Dolar AS Terpeleset di Kamis (13/8) karena Inflasi AS Melandai, Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed di September Meredup
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan.
Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Indeks dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 99,94, tetapi tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,4%.
Euro bertahan di dekat $1,1537 didorong ekspektasi kenaikan suku bunga ECB bulan depan.
How did the U.SAI-generated editorial hero image for How did the U.S. dollar perform and what factors influenced its movement on Thursday, including the impact of July inflation data (CPI and P.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did the U.S. dollar perform and what factors influenced its movement on Thursday, including the impact of July inflation data (CPI and P. Article summary: dollar drifted lower on Thursday, August 13, after a benign July inflation report curbed expectations for a Federal Reserve rate hike in September, though the greenback remained on track for a modest weekly gain [7].. Topic tags: general web, workflow, video, social media, manufacturing. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermark
openai.com
Dolar AS terpeleset tipis pada perdagangan Kamis (13/8) setelah rilis data inflasi bulan Juli yang lebih rendah dari perkiraan meredam ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed (Federal Reserve) pada September mendatang. Meski begitu, mata uang greenback masih berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan yang moderat .
Berikut adalah pergerakan utama dan faktor-faktor yang memengaruhinya:
Kinerja Dolar AS dan Data Inflasi
Indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,1–0,15% pada Kamis ke level 99,94, menghentikan tren kenaikan tiga hari berturut-turut . Meskipun melemah harian, dolar AS masih menguat 0,4% secara mingguan .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Dolar AS Terpeleset di Kamis (13/8) karena Inflasi AS Melandai, Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed di September Meredup"?
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Indeks dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 99,94, tetapi tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,4%.
Dolar AS Terpeleset di Kamis (13/8) karena Inflasi AS Melandai, Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed di September Meredup
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan.
Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Indeks dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 99,94, tetapi tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,4%.
Euro bertahan di dekat $1,1537 didorong ekspektasi kenaikan suku bunga ECB bulan depan.
How did the U.SAI-generated editorial hero image for How did the U.S. dollar perform and what factors influenced its movement on Thursday, including the impact of July inflation data (CPI and P.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did the U.S. dollar perform and what factors influenced its movement on Thursday, including the impact of July inflation data (CPI and P. Article summary: dollar drifted lower on Thursday, August 13, after a benign July inflation report curbed expectations for a Federal Reserve rate hike in September, though the greenback remained on track for a modest weekly gain [7].. Topic tags: general web, workflow, video, social media, manufacturing. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermark
openai.com
Dolar AS terpeleset tipis pada perdagangan Kamis (13/8) setelah rilis data inflasi bulan Juli yang lebih rendah dari perkiraan meredam ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed (Federal Reserve) pada September mendatang. Meski begitu, mata uang greenback masih berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan yang moderat .
Berikut adalah pergerakan utama dan faktor-faktor yang memengaruhinya:
Kinerja Dolar AS dan Data Inflasi
Indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,1–0,15% pada Kamis ke level 99,94, menghentikan tren kenaikan tiga hari berturut-turut . Meskipun melemah harian, dolar AS masih menguat 0,4% secara mingguan .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Dolar AS Terpeleset di Kamis (13/8) karena Inflasi AS Melandai, Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed di September Meredup"?
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Dolar AS melemah tipis pada Kamis (13/8) setelah data inflasi CPI dan PPI bulan Juli lebih rendah dari perkiraan. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 turun dari 54% menjadi sekitar 40%.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Indeks dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 99,94, tetapi tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,4%.
Katalis utama pelemahan ini adalah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juli yang hanya naik 0,1% secara bulanan, dengan inflasi tahunan melambat ke 3,4% dari 3,5% . Data Indeks Harga Produsen (PPI) juga datar (flat), semakin mengonfirmasi tren pendinginan inflasi .
Akibatnya, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September turun drastis menjadi sekitar 40%, dari sebelumnya ~55% pada pekan lalu. Pasar kini melihat probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober 2026 di kisaran 56% .
Pergerakan Pasangan Mata Uang Utama
Euro: Mata uang tunggal Eropa ini diperdagangkan stabil di kisaran $1,1534–1,1537, ditopang oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga pada bulan depan . Sikap hawkish ECB membantu EUR/USD bertahan di atas level $1,1500 .
Poundsteling (GBP): Poundsteling diperdagangkan di dekat $1,3487–1,3494 pada Kamis. Data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk kuartal II-2026 tumbuh 0,4% secara kuartalan, melampaui ekspektasi . Namun, data produksi industri yang lemah membatasi kenaikan lebih lanjut .
Yen Jepang (JPY): Yen kembali melemah ke level sekitar 159,3 per dolar AS, setelah kehilangan hampir separuh dari penguatannya pasca-intervensi bersama AS-Jepang pada akhir Juli lalu . Intervensi tersebut dilakukan setelah yen menyentuh level tertinggi dalam 40 tahun di dekat 164 per dolar. Pelemahan menuju level 160 kembali memicu kekhawatiran akan adanya aksi intervensi baru dari otoritas Jepang .
Pergerakan Lain dan Sentimen Pasar
Krone Norwegia melemah setelah Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) mempertahankan suku bunga . Dolar Australia dan Krone Norwegia menjadi dua mata uang G10 dengan performa terbaik terhadap dolar AS sepanjang tahun ini, masing-masing menguat sekitar 5,6%.
Pasar kini menanti rilis data inflasi inti PCE (Personal Consumption Expenditures) pada 26 Agustus mendatang untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga The Fed .
wikifx.comDBG Markets: Market Report for August 13, 2026
Katalis utama pelemahan ini adalah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juli yang hanya naik 0,1% secara bulanan, dengan inflasi tahunan melambat ke 3,4% dari 3,5% . Data Indeks Harga Produsen (PPI) juga datar (flat), semakin mengonfirmasi tren pendinginan inflasi .
Akibatnya, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September turun drastis menjadi sekitar 40%, dari sebelumnya ~55% pada pekan lalu. Pasar kini melihat probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober 2026 di kisaran 56% .
Pergerakan Pasangan Mata Uang Utama
Euro: Mata uang tunggal Eropa ini diperdagangkan stabil di kisaran $1,1534–1,1537, ditopang oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga pada bulan depan . Sikap hawkish ECB membantu EUR/USD bertahan di atas level $1,1500 .
Poundsteling (GBP): Poundsteling diperdagangkan di dekat $1,3487–1,3494 pada Kamis. Data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk kuartal II-2026 tumbuh 0,4% secara kuartalan, melampaui ekspektasi . Namun, data produksi industri yang lemah membatasi kenaikan lebih lanjut .
Yen Jepang (JPY): Yen kembali melemah ke level sekitar 159,3 per dolar AS, setelah kehilangan hampir separuh dari penguatannya pasca-intervensi bersama AS-Jepang pada akhir Juli lalu . Intervensi tersebut dilakukan setelah yen menyentuh level tertinggi dalam 40 tahun di dekat 164 per dolar. Pelemahan menuju level 160 kembali memicu kekhawatiran akan adanya aksi intervensi baru dari otoritas Jepang .
Pergerakan Lain dan Sentimen Pasar
Krone Norwegia melemah setelah Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) mempertahankan suku bunga . Dolar Australia dan Krone Norwegia menjadi dua mata uang G10 dengan performa terbaik terhadap dolar AS sepanjang tahun ini, masing-masing menguat sekitar 5,6%.
Pasar kini menanti rilis data inflasi inti PCE (Personal Consumption Expenditures) pada 26 Agustus mendatang untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga The Fed .
wikifx.comDBG Markets: Market Report for August 13, 2026