Inti dari semua bukti ini adalah: nomor baryon dan muatan listrik ternyata tidak selalu bergerak bersama. Jika quark membawa keduanya, seharusnya keduanya berhenti secara bersamaan. Tapi kenyataannya, baryon berhenti lebih banyak. Ini hanya bisa dijelaskan jika ada entitas lain yang membawa nomor baryon — yaitu simpul gluon .
Bagaimana Ini Bekerja?
Bayangkan tiga quark valensi diikat oleh 'lem' gluon. Dalam model baru ini, 'lem' tersebut tidak hanya merekat, tetapi di tengahnya terdapat sebuah 'simpul' (junction) berbentuk Y yang membawa seluruh nomor baryon (B=1) tanpa muatan listrik. Ketika dua proton bertabrakan dengan kecepatan tinggi, quark valensi yang ringan dan cepat bisa terus melesat. Namun, simpul gluon yang berat dan kompleks ini akan 'tersangkut' atau berhenti di pusat tumbukan. Energi dari simpul yang berhenti ini kemudian berubah menjadi partikel baru (baryon) yang menyembur ke berbagai arah, tegak lurus dari jalur tumbukan .
Dampak Besar bagi Fisika dan Alam Semesta
Temuan ini bukan sekadar koreksi buku teks. Ini memiliki implikasi yang luas:
Dengan kata lain, identitas proton — dan semua materi di sekitar kita — mungkin tidak ditentukan oleh 'batu bata' terkecilnya (quark), melainkan oleh cara 'lem' (gluon) yang merekatkannya.