Pada 11 Agustus 2026, helikopter MH 60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire ke kapal kargo MV Vela Nova di Teluk Oman setelah awak kapal disebut mengabaikan peringatan berulang. Serangan ini menjadikan MV Vela Nova sebagai kapal ketiga yang dilumpuhkan sejak AS memberlakukan kembali blokade laut terhadap...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened when a U.S. Navy helicopter fired Hellfire missiles at a Panama-flagged cargo ship in the Gulf of Oman, how many vessels have. Article summary: Let me search for the latest information on## Attack on the M/V Vela Nova. Topic tags: general, general web, news, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pada 11 Agustus 2026, sebuah helikopter MH-60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal AGM-114 Hellfire ke kapal kargo berbendera Panama, MV Vela Nova, di Teluk Oman. Serangan itu melumpuhkan sistem kemudi kapal sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Iran setelah awak sipilnya disebut mengabaikan peringatan berulang . Serangan yang dikonfirmasi Komando Pusat AS (CENTCOM) ini merupakan eskalasi terbaru dari blokade laut yang sejak diberlakukan kembali pada 14 Juli 2026 telah mengalihkan 59 kapal, melumpuhkan 3 kapal, dan memeriksa 2 kapal
. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. Di tengah kebuntuan diplomasi dan perbedaan proyeksi permintaan minyak yang semakin lebar antara OPEC dan IEA, situasi ini menjadi salah satu konfrontasi maritim paling serius dalam beberapa dekade.
CENTCOM menyatakan helikopter MH-60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire ke ruang mesin Vela Nova setelah awak kapal sipil gagal mematuhi peringatan dari pasukan AS . Kapal kontainer berbendera Panama itu, dengan panjang sekitar 145 meter dan lebar 23 meter, berusaha melintasi Teluk Oman menuju pelabuhan Iran dan melanggar blokade laut AS
. Rudal tersebut menargetkan sistem kemudi dan propulsi kapal dalam sebuah tindakan yang oleh analis disebut sebagai intersepsi presisi untuk membatasi kerusakan dibandingkan serangan artileri laut yang lebih berat
. Kapal tersebut saat ini tidak lagi melanjutkan perjalanan ke Iran
.
Hingga 12 Agustus 2026, berikut hasil penegakan blokade laut AS terhadap pelabuhan Iran yang dimulai pada 14 Juli 2026 :
Angka ini menunjukkan eskalasi yang stabil: 24 dialihkan dan 2 dilumpuhkan pada 30 Juli , 35 dialihkan pada 2 Agustus , 44 pada 3 Agustus , 51 pada 7 Agustus , dan 55 pada 9 Agustus . Vela Nova adalah kapal ketiga yang dilumpuhkan sejak blokade kembali diberlakukan
.
Ini bukan pertama kalinya pasukan AS menembaki kapal yang tidak patuh. Pada 15 Juli 2026, sebuah pesawat AS melumpuhkan kapal tanker berbendera Curacao MT Belma dengan menembakkan rudal Hellfire ke cerobong asapnya setelah kapal itu mengabaikan peringatan saat berlayar menuju Pulau Kharg .
Upaya diplomatik antara AS dan Iran masih menemui jalan buntu total.
Iran kembali menegaskan pada 9 Agustus bahwa mereka tidak mengadakan negosiasi langsung dengan AS dan tidak akan memulai kembali perundingan sampai Washington memenuhi persyaratan tertentu dan berhenti melanggar Nota Kesepahaman Islamabad, seperti yang dinyatakan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi . Iran juga mengatakan pada 13 Agustus bahwa upaya mediasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan sementara Juni 2026 belum membuahkan hasil .
Presiden Trump memposting di Truth Social pada 12 Agustus bahwa "AS memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz," menyebut blokade itu sebagai "dinding baja" . Ia mengulangi klaim tersebut pada 13 Agustus . Teheran segera menolak pernyataan itu, dengan Otoritas Pengelola Selat Hormuz Iran mengatakan Selat tersebut tetap tertutup sampai AS menerima kondisi Iran dan bahwa Washington tidak mengendalikan jalur perairan itu . Lalu lintas Selat mencapai titik terendah dalam seminggu di sekitar klaim Trump .
Kesepakatan yang diusulkan antara Iran-Oman untuk mengelola lalu lintas Selat dilaporkan pada 5 Agustus. Kesepakatan itu akan memberikan kendali kepada Teheran atas kapal yang memasuki Teluk melalui Selat tersebut, tanpa peran formal AS . Namun, Iran kemudian mengatakan kesepakatan itu tidak akan cukup untuk membuka kembali jalur perairan kecuali AS setuju dengan daftar tuntutan . Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pada 12 Agustus bahwa pembicaraan antara Iran dan Oman tentang Selat berada di "titik kritis" .
Harga minyak diperdagangkan mixed pada 12 Agustus, sehari setelah serangan Vela Nova, karena proyeksi permintaan yang bearish dari OPEC dan Badan Energi Internasional (IEA) mengimbangi kekhawatiran pasokan geopolitik :
Pada 13 Agustus, harga merosot lebih dari $1 karena prospek permintaan yang lemah terus membebani pasar .
Pergerakan harga yang mixed ini mencerminkan ketegangan fundamental: gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz dan blokade mendorong harga naik, sementara perkiraan permintaan yang diturunkan menariknya turun. Konflik ini telah mengurangi pasokan minyak global sebesar 4,3 juta barel per hari (~4%) pada tahun 2026, dengan IEA memproyeksikan defisit pasar sebesar 1,8 juta barel per hari di Q3 .
Laporan pasar minyak Agustus 2026 dari IEA dan OPEC menunjukkan perbedaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam proyeksi permintaan minyak global :
Kedua badan ini sekarang terpaut lebih dari 2 juta barel/hari dalam proyeksi permintaan 2026, perbedaan terlebar dalam sejarah . IEA mengaitkan penurunan perkiraan permintaan dengan perang Iran yang sedang berlangsung, penutupan Selat Hormuz, dan kontraksi ekonomi di Timur Tengah dan Asia-Pasifik
. Pandangan OPEC yang lebih optimis masih mewakili pemotongan signifikan dari perkiraan sebelumnya
.
IEA sekarang memperkirakan permintaan minyak global akan turun 1,6 juta barel per hari pada tahun 2026, turun 510.000 barel/hari dari Juli. "Penutupan Selat Hormuz yang terus berlangsung dan harga bahan bakar yang tinggi terus membebani konsumsi minyak," kata IEA, memotong perkiraan paruh kedua sekitar 550.000 barel/hari .
Blokade menunjukkan tanda-tanda akan melonggar. Dengan 59 kapal dialihkan dan 3 dilumpuhkan dalam waktu kurang dari sebulan penegakan kembali, CENTCOM mengindikasikan bahwa pasukan AS "terus menegakkan blokade secara ketat" . Lebih dari 20 kapal perang AS dikerahkan di kawasan itu .
Secara diplomatis, jalan ke depan masih belum jelas. Iran bersikeras pada konsesi langsung AS sebelum pembicaraan apa pun dimulai kembali. Trump telah menuntut reparasi dari Iran dan terus menegaskan kendali AS atas Selat Hormuz . Kerangka kerja yang dimediasi Oman — yang akan memberi Iran kendali atas kapal yang masuk melalui Selat — merupakan proposal paling konkret yang ada di atas meja, tetapi Teheran telah mengindikasikan bahwa itu tidak cukup tanpa kesepakatan yang lebih luas dari AS .
Untuk pasar minyak, variabel kuncinya adalah durasi penutupan Selat Hormuz. IEA telah memperingatkan bahwa semakin lama gangguan berlangsung, semakin dalam kontraksi permintaan karena harga tinggi dan pasokan yang berkurang menggerogoti aktivitas ekonomi global .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 11 Agustus 2026, helikopter MH 60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire ke kapal kargo MV Vela Nova di Teluk Oman setelah awak kapal disebut mengabaikan peringatan berulang.
Pada 11 Agustus 2026, helikopter MH 60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire ke kapal kargo MV Vela Nova di Teluk Oman setelah awak kapal disebut mengabaikan peringatan berulang. Serangan ini menjadikan MV Vela Nova sebagai kapal ketiga yang dilumpuhkan sejak AS memberlakukan kembali blokade laut terhadap pelabuhan Iran pada 14 Juli 2026.
Presiden Trump mengklaim AS menguasai penuh Selat Hormuz, namun Iran membantah dan menyatakan selat itu tetap tertutup hingga tuntutan mereka dipenuhi.