Dua jenis produksi dipelajari:
Pengukuran dilakukan pada tiga resolusi spasial — 0,6, 0,3, dan 0,2 femtometer — dengan memvariasikan transfer momentum (|t|) . Pada skala terkecil (0,2 fm), laju produksi partikel J/ψ mengalami penekanan yang signifikan, dengan signifikansi statistik sekitar tiga standar deviasi
. Penekanan ini menandakan bahwa gluon mulai berperilaku kolektif pada skala yang sangat kecil — ciri khas dari gluon saturation, di mana pemecahan dan rekombinasi gluon mencapai keseimbangan dinamis
.
Baik nuclear shadowing maupun gluon saturation sama-sama memprediksi penekanan kerapatan gluon pada x kecil, tetapi data multidimensi baru (energi × transfer momentum) kini dapat membedakannya. Pola penekanan yang diamati pada resolusi tertinggi lebih sesuai dengan model saturasi daripada perhitungan shadowing konvensional . Menurut kolaborasi ALICE, hasilnya menunjukkan "bukti untuk penekanan J/ψ dalam produksi fotonuklear inkoheren" — model hot-spot yang bergantung pada energi, di mana fluktuasi gluonik berevolusi dengan energi tumbukan, paling sesuai dengan data
.
Meskipun quark sering disebut sebagai blok bangunan fundamental, hampir semua massa materi kasat mata — dari atom dalam tubuh kita hingga materi di dalam bintang — berasal dari energi yang dibawa oleh gluon dan gaya kuat yang mengikat quark bersama-sama . Memahami bagaimana gluon terdistribusi dan bagaimana mereka berperilaku kolektif di dalam inti atom oleh karena itu sangat penting untuk menjelaskan bagaimana materi memperoleh massa dan strukturnya
. Pengukuran ini juga memberikan panduan kunci untuk Electron-Ion Collider di masa depan, yang desainnya sebagian dimotivasi oleh pencarian akan gluon saturation
.
Tim ALICE sedang menganalisis data Run 3 dan Run 4, yang diharapkan dapat memberikan statistik yang lebih tinggi dan resolusi yang lebih halus. Hasil saat ini, meskipun signifikan secara statistik pada sekitar tiga standar deviasi, belum merupakan penemuan definitif — tetapi ini mewakili sinyal paling jelas hingga saat ini bahwa saturasi gluon itu nyata, dan bahwa kerangka shadowing konvensional saja tidak dapat menjelaskan apa yang terjadi di dalam inti atom pada skala terkecil.