Polarisasi yang sangat tinggi ini hanya bisa dihasilkan jika vacuum birefringence secara aktif menyaring foton sinar-X saat mereka merambat melalui magnetosfer magnetar, memilih satu mode polarisasi di atas yang lain dan meningkatkan polarisasi bersih .
Dalam kondisi sehari-hari, ruang hampa bersifat isotropik secara optik—cahaya bergerak dengan cara yang sama ke segala arah. Namun, elektrodinamika kuantum (QED) memprediksi bahwa dalam medan magnet yang sangat kuat, vakum itu sendiri menjadi birefringen. Ia bertindak seperti kristal, membelokkan cahaya secara berbeda tergantung pada arah polarisasinya .
Efek ini muncul karena pasangan elektron-positron virtual dalam vakum kuantum terpolarisasi di bawah pengaruh medan magnet, menyebabkan vakum berperilaku sebagai medium birefringen . Pertama kali diteorikan oleh Werner Heisenberg pada tahun 1936, efek ini belum pernah diamati secara langsung hingga kini
.
Magnetar adalah objek paling magnetis di alam semesta. Dengan kekuatan medan mencapai 10¹⁴–10¹⁵ Gauss, mereka menciptakan kondisi yang mustahil untuk ditiru di laboratorium Bumi mana pun . Kampanye terkoordinasi ini adalah pengukuran polarisasi sinar-X dan radio simultan pertama dari sebuah magnetar, memungkinkan tim untuk mengesampingkan penjelasan alternatif dan mengkonfirmasi geometri sumber
.
Sudut polarisasi yang diukur oleh IXPE konsisten dengan model rotating-vector yang menggabungkan vacuum birefringence, dan pengamatan radio simultan dari Parkes mengkonfirmasi geometri wilayah emisi .
Penemuan ini menandai konfirmasi observasional langsung pertama dari vacuum birefringence — efek QED murni yang secara eksperimental sulit dipahami selama hampir 90 tahun . Hasil ini membuka jendela baru ke dalam sifat kuantum ruang hampa dalam kondisi ekstrem, secara efektif mengubah magnetar menjadi laboratorium alami untuk menguji fisika fundamental
.
Para peneliti yang terlibat dalam studi ini, termasuk Rachael Stewart dari George Washington University dan Hoa Dinh Thi dari Rice University, menekankan bahwa pendekatan multi-panjang gelombang yang terkoordinasi sangat penting. Simulasi menunjukkan bahwa untuk memenuhi kendala polarisasi sinar-X dan radio secara simultan, vacuum birefringence harus ada di sekitar bintang neutron .
Deteksi ini mengkonfirmasi bahwa vakum tidak benar-benar kosong — ia dapat terpolarisasi dan dapat mengubah perambatan cahaya dengan cara yang hanya dapat dideteksi di lingkungan magnetik paling ekstrem di kosmos. Kemampuan ini, pada gilirannya, menyediakan alat baru untuk menyelidiki struktur kuantum ruang-waktu itu sendiri .