LFM2.5-2.6B dirilis pada 4 Agustus 2026 . Model ini adalah model dense dengan 2,69 miliar total parameter dan 30 lapisan: 22 blok konvolusi pendek ganda (double-gated short convolution blocks) dan 8 lapisan Grouped-Query Attention (GQA), dibangun di atas arsitektur hibrida LFM2 .
Model ini diciptakan khusus untuk menjalankan alur kerja agen (agentic workflows) sepenuhnya di perangkat — mulai dari merencanakan, memanggil alat (tool calling), mencari di web, hingga mengeksekusi tugas multi-langkah — dengan data yang tidak pernah meninggalkan perangkat dan biaya inferensi tambahan yang nol . Model ini memiliki kemampuan pemanggilan alat bawaan (native tool calling) dan dilatih untuk bekerja dengan andal di dalam kerangka agen sungguhan, termasuk Hermes Agent, OpenClaw, dan Pi .
LFM2.5-2.6B berjalan dalam kurang dari 2,5 GB memori . Berikut adalah kecepatan decode yang dilaporkan oleh Liquid AI:
| Perangkat Keras | Kecepatan Decode |
|---|---|
| Apple M5 Max | 220 token/detik |
| AMD Ryzen AI Max+ 395 | 113 token/detik |
| Ponsel Pintar | ~30 token/detik |
| GPU Nvidia H100 Tunggal (konkurensi tinggi) | ~15.000 token/detik |
Model ini mendukung llama.cpp (GGUF), MLX (Apple Silicon), vLLM, SGLang, ONNX, dan Transformers standar .
Unduhan bobot terbuka (open-weight) tersedia di Hugging Face pada tautan LiquidAI/LFM2.5-2.6B, dengan repositori terpisah untuk format kuantisasi GGUF, MLX, dan ONNX . Dilisensikan di bawah lisensi bobot terbuka LFM1.0 .
Liquid AI didirikan pada tahun 2023 sebagai spinoff dari MIT CSAIL oleh Ramin Hasani (CEO), Mathias Lechner (CTO), Alexander Amini (CSO), dan Daniela Rus (profesor MIT dan direktur CSAIL) . Teknologi perusahaan ini berevolusi dari penelitian tentang jaringan saraf cair (liquid neural networks) di MIT .
LFM2.5-2.6B tidak disarankan untuk tugas coding agen atau tugas yang membutuhkan pengetahuan mendalam. Pada tolok ukur pengkodean, model yang lebih besar (misalnya, Qwen3.5-9B) masih unggul, dan kartu model resmi di Hugging Face menyarankan untuk tidak menggunakannya untuk beban kerja tersebut . Untuk tugas coding agen yang kompleks atau pengambilan pengetahuan yang mendalam, model yang lebih besar tetap menjadi pilihan yang lebih baik .