Dengan kenaikan sebesar itu dalam satu sesi, banyak investor memilih mengunci keuntungan. Para analis menggambarkan penurunan Senin sebagai koreksi setelah reli yang terlalu panas, bukan sebagai bukti munculnya guncangan fundamental baru .
Aksi ambil untung menjelaskan pembalikan pada Senin, tetapi volatilitas sektor semikonduktor sudah berlangsung selama beberapa pekan. Sejumlah faktor yang lebih besar ikut membebani saham memori dan cip terkait kecerdasan buatan (AI).
Kelompok yang lebih berhati-hati menilai pasar semikonduktor belum sepenuhnya menemukan dasar. Catatan analis pada 17 Juli memperingatkan bahwa masih ada “terlalu banyak investor bullish” di sektor ini. Jika aksi jual berlanjut, para pemegang posisi yang sebelumnya enggan menjual dapat dipaksa menyerah, sehingga kerugian semakin dalam .
Dalam pandangan ini, perpindahan dana dari saham-saham pemenang reli AI bukan sekadar reaksi jangka pendek. Modal dapat bergeser dari perusahaan yang menjual “sekop”—pembuat cip dan pemasok infrastruktur—ke perusahaan yang memakai infrastruktur tersebut untuk membangun aplikasi AI, yang dianalogikan sebagai “penambang” .
Di sisi lain, analis Bank of America menyebut pelemahan ini sebagai “reset musim panas, bukan pembalikan fundamental”. Mereka berpendapat sektor semikonduktor memang secara historis cenderung berkinerja lebih lemah pada kuartal ketiga, tetapi siklus besar AI masih berjalan .
Reuters juga melaporkan pada 3 Agustus bahwa investor global masih mempertahankan kepercayaan pada perusahaan-perusahaan besar yang menjadi penopang KOSPI. Menurut pandangan ini, gejolak tersebut lebih bersifat teknis daripada fundamental . Posisi short terhadap saham Korea Selatan sedikit menurun, sementara pembelian asing pada Jumat mencetak rekor—indikasi bahwa sebagian investor institusional mungkin melihat koreksi sebagai peluang masuk kembali .
Perdebatan utamanya bukan sekadar apakah Samsung atau SK Hynix akan naik pada sesi berikutnya. Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah siklus belanja modal AI sudah mencapai puncaknya, atau hanya memasuki fase baru setelah investor mengurangi eksposur pada pembuat cip.
Jika skenario bearish benar, valuasi yang tinggi, perlambatan harga memori, dan penjualan paksa dapat memperpanjang koreksi. Namun, jika skenario bullish yang terbukti, penurunan tajam ini mungkin hanya jeda setelah reli ekstrem dan rotasi dana di dalam ekosistem AI.
Untuk saat ini, jawabannya masih belum pasti. KOSPI tetap mencatat kenaikan yang besar sepanjang tahun meski mengalami koreksi, sehingga pergerakan satu hari belum cukup untuk memastikan bahwa siklus AI telah berakhir .