Keputusan resmi dari Komisi Eropa diperkirakan akan diumumkan paling cepat pada Agustus 2026 . Dengan ini, ChatGPT dan Roblox akan bergabung dalam jajaran eksklusif yang sudah dihuni oleh para raksasa seperti Meta (Facebook, Instagram), Google, Amazon, Apple (App Store), TikTok, X (Twitter), LinkedIn, Pinterest, Snapchat, Wikipedia, YouTube, Booking.com, dan Zalando .
DSA memiliki aturan main yang jelas: setiap platform daring atau mesin pencari akan dianggap sebagai VLOP jika memiliki rata-rata 45 juta atau lebih pengguna aktif bulanan di Uni Eropa . Angka ini setara dengan sekitar 10% dari total populasi UE dan diatur dalam Pasal 33 regulasi DSA .
Platform wajib melaporkan sendiri jumlah penggunanya setiap enam bulan sekali. Jika angkanya melampaui 45 juta, Komisi Eropa akan segera menetapkan status VLOP .
Dalam kasus ini:
Angka pasti di atas 45 juta memang tidak dipublikasikan secara detail, tetapi yang jelas kedua platform jelas-jelas sudah melewati batas .
Begitu status VLOP resmi disandang, kedua perusahaan hanya punya waktu empat bulan untuk mematuhi seperangkat aturan paling ketat di dunia . Aturan ini mencakup:
Komisi Eropa memiliki kewenangan pengawasan eksklusif atas VLOP terkait kewajiban risiko sistemik ini .
Pelanggaran terhadap DSA bukanlah perkara sepele. Perusahaan yang terbukti melanggar aturan menghadapi denda hingga 6% dari omzet global tahunan (pendapatan di seluruh dunia) . Ini bukan denda main-main. Sebagai gambaran:
Untuk ChatGPT (OpenAI) dan Roblox, dengan omzet global mereka yang sangat besar, potensi dendanya bisa mencapai angka yang mencengangkan.
Penetapan ChatGPT dan Roblox sebagai VLOP menandai babak baru dalam regulasi platform digital global. Ini adalah pertama kalinya sebuah chatbot AI besar (Large Language Model) seperti ChatGPT masuk dalam kerangka regulasi seketat ini, menetapkan preseden penting bagi masa depan AI . Sementara itu, Roblox akan menghadapi pengawasan lebih tajam terutama terkait perlindungan anak, mengingat basis penggunanya yang banyak diisi oleh anak-anak .
Dunia digital Eropa, dan secara tidak langsung global, sedang menuju era transparansi dan akuntabilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.