Dorongan hardware ini dipimpin oleh io Products, sebuah startup yang didirikan oleh mantan kepala desain Apple, Jony Ive, yang kemudian diakuisisi oleh OpenAI . Bloomberg melaporkan bahwa OpenAI telah bermitra dengan Luxshare (sebuah perakit utama perangkat Apple) untuk urusan manufaktur .
Brockman tidak mengonfirmasi atau membantah rumor spesifik yang beredar — termasuk laporan Bloomberg bahwa perangkat pertama adalah speaker pintar tanpa layar yang bisa dipindahkan yang dibangun sebagai pendamping AI, atau upaya pengembangan chip terpisah . Ia menolak memberikan jadwal rilis, hanya mengatakan bahwa hardware akan "segera hadir" . Laporan dari The Information dan Bloomberg juga menyebutkan prototipe untuk kacamata AR, perekam suara, dan pin yang bisa dikenakan, namun Brockman tidak membahasnya .
Apple mengajukan gugatan pada 10 Juli 2026, menuduh OpenAI melakukan "pola pencurian" dengan merekrut karyawan Apple dan membujuk mereka untuk menyerahkan desain hardware proprietary serta informasi rahasia .
Brockman memberikan tanggapan yang sengaja dibatasi, dengan alasan kasus masih dalam proses litigasi aktif :
"Ini adalah litigasi aktif, jadi bukan sesuatu yang ingin saya bicarakan, tetapi yang bisa saya katakan adalah kami sangat berkomitmen pada peta jalan jangka panjang dan kami fokus pada pengembangan serta teknologi kami sendiri. Itulah yang kami minati."
Pernyataan ini mencerminkan pernyataan publik OpenAI sebelumnya (dari 14 Juli) bahwa mereka "tidak mengetahui adanya bukti" bahwa gugatan Apple memiliki dasar yang kuat .
Pada 9 Juli 2026, OpenAI menggabungkan aplikasi coding Codex yang berdiri sendiri ke dalam aplikasi desktop ChatGPT, menciptakan antarmuka terpadu dengan tiga tab: Chat, Work, dan Codex — dan menambahkan mode agentic baru bernama ChatGPT Work yang didukung oleh GPT-5.6 . Para pengguna langsung menganggap antarmuka ini membingungkan, terutama karena sulitnya menemukan riwayat obrolan .
Brockman mengakui bahwa desain ulang tersebut "agak berantakan" dan perusahaan terburu-buru dalam integrasi ini .
Detail penting dari wawancara Brockman:
Brockman memprediksi bahwa suara akan menjadi cara dominan orang berinteraksi dengan komputer dalam beberapa tahun ke depan, memposisikan investasi hardware dan model audio OpenAI sejalan dengan tesis tersebut . Ia menggambarkan pergeseran ini sebagai perubahan dari interaksi yang mengutamakan layar menuju paradigma percakapan berbasis audio — sebuah visi yang secara langsung selaras dengan speaker pintar tanpa layar yang disebutkan dalam laporan sebelumnya .