Reaksi pasar ini tidak mengherankan. China menyumbang sekitar 14–20% pendapatan ASML dalam beberapa waktu terakhir, dan mesin DUV immersion merupakan bagian penting dari penjualan tersebut . Munculnya pesaing domestik yang kredibel—meski masih sangat dini—langsung memicu pertanyaan: apakah monopoli ASML di litografi DUV mulai terancam?
BofA menyebut aksi jual ini sebagai "reaksi berlebihan" dan mempertahankan peringkat Beli dengan target harga $2.845 untuk saham ASML yang terdaftar di AS .
Penilaian terperinci JPMorgan atas aksi jual ini memang tidak seluas BofA, namun pandangan bank ini dapat dirangkum dari laporan sebelumnya dan liputan terkait.
BNP Paribas bergabung dengan BofA dan JPMorgan dalam menggambarkan aksi jual ini sebagai sesuatu yang berlebihan, dengan mengemukakan empat alasan struktural .
| Faktor | BofA | JPMorgan | BNP Paribas |
|---|---|---|---|
| Rating / Sikap | Beli, target $2.845, aksi jual adalah 'reaksi berlebihan' | Hati-hati tetapi melihat ancaman jangka pendek terbatas | Aksi jual berlebihan, moat masih utuh |
| Produksi China (2026/27) | ~5 / ~20 unit | Angka yang sama, dapat diabaikan vs. ASML | ~5 / ~20, sangat kecil dibandingkan ~130 unit ASML |
| Dampak Pendapatan | Ancaman sederhana, tidak ada dampak material jangka pendek | Minimal dari penggantian domestik; risiko lebih besar dari pembatasan ekspor AS | Tidak material pada skala saat ini |
| Kesenjangan Teknologi | Tertinggal signifikan dalam presisi, throughput, keandalan | "Masih jauh untuk menyamai ASML" | Kesenjangan besar dalam presisi, throughput, rantai pasok |
| Pembeda Utama | Monopoli EUV adalah benteng sesungguhnya; China tidak bisa mengaksesnya | Kisah kemandirian jangka panjang, bukan risiko jangka pendek | Teknologi proprietary dan rantai pasok sulit untuk direplikasi |
Kesimpulan: Ketiga bank sepakat bahwa terobosan DUV China adalah nyata, tetapi dampaknya sangat dilebih-lebihkan oleh pasar. Konsensusnya adalah volume yang dilaporkan hanyalah rounding error dibandingkan skala produksi ASML, kesenjangan teknologi masih lebar, dan monopoli EUV ASML—yang tidak bisa diakses China secara legal—menyediakan benteng struktural yang tidak bisa ditembus oleh kompetisi DUV saja.