PBB mendesak Iran hentikan eksekusi 10 pemuda demonstran dalam kasus 'Alikhani Square', Isfahan. Dua orang, Erfan Esfandiari (18 19 tahun) dan Gol Mohammad Mohammadi (23 24 tahun), telah dieksekusi pada 19 Juli 2026.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact check with cited sources for What did the United Nations demand regarding the 12 protesters sentenced to death in Iran followi. Article summary: Here is a detailed, sourced breakdown of the UN's demands, the Alikhani Square case, the broader execution wave, and the international response.. Topic tags: general web, workflow, security. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it usef
Berikut adalah uraian terperinci berdasarkan sumber mengenai tuntutan PBB, kasus Alikhani Square, gelombang eksekusi yang lebih luas, serta respons internasional.
Misi Pencari Fakta Independen Internasional PBB untuk Iran (UN Independent International Fact-Finding Mission on Iran) mengeluarkan seruan langsung pada 23 Juli 2026, mendesak otoritas Iran untuk segera menghentikan eksekusi terhadap 10 pria yang terlibat dalam protes Isfahan, dengan peringatan bahwa keluarga mereka sudah dipanggil untuk kunjungan terakhir . Misi tersebut juga sangat mengutuk eksekusi pada 19 Juli terhadap dua pria lain yang telah dijatuhi hukuman mati dalam kasus yang sama
.
Secara terpisah, para ahli PBB pada 27 Juli menyerukan Iran untuk membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan kepada 10 pemuda tersebut, dengan mencatat bahwa mereka dijatuhi hukuman mati dalam satu sidang tertutup bersama dua orang lainnya yang sudah dieksekusi .
Sebelumnya, pada 27 Februari 2026, Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk menyerukan moratorium segera hukuman mati di Iran setelah hukuman mati pertama terkait protes Januari dijatuhkan . Ia berulang kali menegaskan tuntutan itu, memperingatkan bahwa masih banyak individu lain yang menghadapi eksekusi
.
Per akhir Juli 2026, 10 pria masih berada di sel hukuman mati dan dalam risiko eksekusi yang sangat dekat. Di antara terdakwa yang disebutkan namanya adalah :
Laporan pada 27 Juli mengindikasikan tician baru telah didirikan di Isfahan, memicu kekhawatiran bahwa eksekusi lebih lanjut akan segera terjadi .
Kasus 12 Alikhani Square adalah bagian dari pola eksekusi negara yang jauh lebih besar:
Kelompok hak asasi menggambarkan persidangan tersebut sebagai "proses hukuman mati yang dipercepat" yang dilakukan dengan pelanggaran berat terhadap standar proses hukum internasional .
Dewan HAM PBB mengadakan Sesi Khusus ke-39 dan mengadopsi Resolusi S-39/1 dengan 25 suara mendukung, 7 menentang, dan 13 abstain . Resolusi tersebut:
Teks resolusi (A/HRC/RES/S-39/1) diarsipkan di PBB .
Iran menolak resolusi tersebut, menyebutnya bermotif politik dan tidak sah .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
PBB mendesak Iran hentikan eksekusi 10 pemuda demonstran dalam kasus 'Alikhani Square', Isfahan.
PBB mendesak Iran hentikan eksekusi 10 pemuda demonstran dalam kasus 'Alikhani Square', Isfahan. Dua orang, Erfan Esfandiari (18 19 tahun) dan Gol Mohammad Mohammadi (23 24 tahun), telah dieksekusi pada 19 Juli 2026.
Para pemuda itu dijatuhi hukuman mati dalam satu sidang tertutup tanpa jaminan due process.