Krisis Selat Hormuz 2026—dipicu oleh perang udara AS Israel melawan Iran sejak 28 Februari—telah menutup jalur yang membawa sekitar 20% pasokan minyak global, memangkas pengiriman minyak laut hingga 16%. Diskon minyak mentah Rusia (Urals) untuk India telah lenyap sepenuhnya untuk pengiriman September 2026 karena per...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for How are the Middle East crisis and Strait of Hormuz disruptions reshaping global crude flows, spe. Article summary: The 2026 Strait of Hormuz crisis — triggered by the US-Israeli air war against Iran starting February 28, 2026 — has practically closed the chokepoint through which roughly 20% of global oil supply transited, cutting sea. Topic tags: general, education, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermark
Krisis Selat Hormuz 2026 — yang dipicu oleh perang udara AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 — secara efektif telah menutup jalur laut yang membawa sekitar 20% dari total pasokan minyak global. Dampaknya sangat dahsyat: pengiriman minyak mentah laut global anjlok hingga 16%, menciptakan guncangan pasar minyak terbesar dalam sejarah . Berikut adalah bagaimana krisis ini mengubah lanskap aliran minyak mentah, harga, dan dinamika kilang di seluruh Asia.
China:
India:
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Krisis Selat Hormuz 2026—dipicu oleh perang udara AS Israel melawan Iran sejak 28 Februari—telah menutup jalur yang membawa sekitar 20% pasokan minyak global, memangkas pengiriman minyak laut hingga 16%.
Krisis Selat Hormuz 2026—dipicu oleh perang udara AS Israel melawan Iran sejak 28 Februari—telah menutup jalur yang membawa sekitar 20% pasokan minyak global, memangkas pengiriman minyak laut hingga 16%. Diskon minyak mentah Rusia (Urals) untuk India telah lenyap sepenuhnya untuk pengiriman September 2026 karena permintaan alternatif yang melonjak akibat gangguan pasokan Timur Tengah.
Diskon untuk minyak ESPO Rusia ke China juga menyempit drastis dari rekor $5 6 per barel menjadi hanya $1 3 per barel, namun pembeli China tetap memborong pasokan September karena kelangkaan dari Timur Tengah.