Sekitar 63.000 orang dievakuasi dari semenanjung tersebut . Data yang lebih luas dari kementerian dalam negeri Prancis melaporkan total 141.000 orang dievakuasi di seluruh departemen Gironde dan Landes .
Kebakaran dimulai pada 22 Juli di dekat Saumos (utara Teluk Arcachon) dan menjalar ke selatan melalui hutan pinus lebat, didorong oleh angin kencang . Beberapa laporan mengonfirmasi area yang terbakar mencapai 8.700 hektar pada saat perintah evakuasi total dikeluarkan .
700 petugas pemadam kebakaran dikerahkan, dengan kobaran api digambarkan sebagai "sangat hebat" . Presiden Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis telah mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa, dengan mengatakan "situasi masih sangat tegang" dan bahwa bantuan, termasuk dua pesawat Canadair Kroasia, akan segera tiba . Ini bukan aktivasi pertama pada tahun 2026 — Portugal dan Prancis telah mengaktifkannya lebih awal pada Juli .
Pemerintah Spanyol mendeklarasikan darurat nasional akibat kebakaran hutan untuk pertama kalinya dalam sejarah negara itu pada Kamis, 23–24 Juli, mencakup wilayah Madrid dan provinsi Ávila .
Deklarasi ini mengalihkan komando pemadaman kebakaran ke kementerian dalam negeri (polisi dan pasukan keamanan) .
Sekitar 10.000 hingga 20.000 orang dievakuasi di dekat Madrid. Livemint melaporkan setidaknya 19.000 orang dievakuasi atau diperintahkan untuk tetap di dalam rumah di wilayah Madrid, sementara Reuters dan AP menyebutkan sekitar 10.000 orang . Angka yang lebih tinggi (~20.000) muncul di beberapa laporan saat kondisi memburuk .
Beberapa titik api bergabung di luar Madrid, menciptakan apa yang oleh para pejabat disebut sebagai kebakaran hutan terburuk dalam sejarah wilayah tersebut . Pesawat Uni Eropa dikerahkan — Spanyol juga menerima dukungan melalui mekanisme perlindungan sipil UE, termasuk pesawat pemadam kebakaran .
Sepanjang Juni dan Juli 2026, Eropa selatan mengalami krisis kebakaran hutan yang meningkat akibat panas ekstrem dan kekeringan. Poin-poin penting: