TotalEnergies resmi angkat kaki dari proyek Arctic LNG 2 Rusia, mengalihkan 10% sahamnya ke NordLine LLC, anak perusahaan Novatek. Keputusan ini berawal dari sanksi keras AS yang menjatuhkan status SDN pada Arctic LNG 2 pada 2 November 2023, membuat proyek terisolasi dari modal dan teknologi Barat.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact check with cited sources for What happened with TotalEnergies' exit from Russia's Arctic LNG 2 project, including the timeline. Article summary: Here is the full verified timeline and context of TotalEnergies' exit from Arctic LNG 2.. Topic tags: general web, workflow, regulation, manufacturing, finance. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual,
Berikut adalah kronologi lengkap dan konteks hengkangnya TotalEnergies dari proyek Arctic LNG 2 yang telah terverifikasi.
Pada 2 November 2023, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS menetapkan Arctic LNG 2 sebagai Specially Designated National (SDN) berdasarkan Perintah Eksekutif 14024 dan 13662 terkait Rusia. Status ini memicu risiko sanksi sekunder bagi pihak mana pun yang bertransaksi dengan proyek tersebut . Uni Eropa kemudian mengadopsi peraturan untuk menghentikan impor LNG Rusia secara bertahap pada 2027, dan Inggris melarang layanan maritim untuk kargo LNG Rusia. Langkah-langkah ini secara kolektif melumpuhkan akses proyek terhadap modal, teknologi, dan pengiriman Barat.
TotalEnergies sebelumnya telah menghapus nilai asetnya di Rusia sebesar $4,1 miliar pada 2022, yang sebagian besar mencerminkan sahamnya di Arctic LNG 2, dan menyatakan force majeure pada proyek tersebut setelah sanksi Barat membuat konstruksi, pembiayaan, dan perjanjian jual beli tidak mungkin dilakukan .
Pada 3 Juni 2026, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang mengizinkan TotalEnergies untuk menjual 10% sahamnya di Arctic LNG 2 kepada NordLine LLC, sebuah anak perusahaan baru dari Novatek (yang sudah memegang 60% proyek) . Dekret tersebut mengizinkan NordLine untuk menyelesaikan transaksi akuisisi 10% saham yang dimiliki oleh TotalEnergies EP Salmanov (entitas Rusia dari perusahaan Prancis)
. Pada saat dekret diterbitkan, TotalEnergies tidak memberikan komentar publik
.
Pada 23 Juli 2026, dalam konferensi pers hasil keuangan kuartal kedua, CEO Patrick Pouyanné secara resmi mengkonfirmasi keluarnya perusahaan dari Arctic LNG 2 . Ia menyatakan bahwa TotalEnergies akan mentransfer 10% sahamnya ke NordLine dan penjualan diperkirakan akan selesai "dalam waktu dekat"
. Pouyanné menambahkan, transfer tersebut telah diotorisasi oleh otoritas Rusia pada bulan Juni
.
Setelah penjualan, Novatek (melalui anak perusahaannya, NordLine) akan memegang 10% yang sebelumnya dimiliki TotalEnergies, meningkatkan kendali efektif Novatek atas Arctic LNG 2 menjadi di atas 60% awalnya . Pemegang saham lain termasuk CNPC dan CNOOC dari China (masing-masing 10%), serta konsorsium Jepang (Mitsui/JOGMEC, 10%) — meskipun semuanya juga terkendala oleh sanksi.
Meskipun ada pengunduran diri dan tekanan pasar LNG yang lebih luas, TotalEnergies melaporkan hasil Q2 2026 yang kuat pada 23 Juli 2026 :
Catatan terkait penurunan 39% pada pendapatan segmen LNG terintegrasi: Hasil pencarian mengkonfirmasi angka laba bersih disesuaikan sebesar $6 miliar dan arus kas $9,8 miliar, serta rilis laba yang mencatat kinerja kuat di pasar minyak, pemurnian, dan listrik yang mengimbangi kinerja lemah di sektor lain . Namun, angka spesifik penurunan 39% pada pendapatan segmen LNG terintegrasi tidak ditemukan dalam hasil pencarian yang tersedia. Poin data tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen dari sumber yang dikumpulkan di sini.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
TotalEnergies resmi angkat kaki dari proyek Arctic LNG 2 Rusia, mengalihkan 10% sahamnya ke NordLine LLC, anak perusahaan Novatek.
TotalEnergies resmi angkat kaki dari proyek Arctic LNG 2 Rusia, mengalihkan 10% sahamnya ke NordLine LLC, anak perusahaan Novatek. Keputusan ini berawal dari sanksi keras AS yang menjatuhkan status SDN pada Arctic LNG 2 pada 2 November 2023, membuat proyek terisolasi dari modal dan teknologi Barat.
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan izin melalui dekret pada 3 Juni 2026, memungkinkan TotalEnergies menjual sahamnya ke Novatek.