Eksploitasi yang menjadi inti sengketa ini adalah kerentanan BootROM (SecureROM) pada chip A12 dan A13 buatan Apple, yang memengaruhi iPhone XS, XR, seri 11, dan iPhone SE generasi kedua . Paradigm Shift mengungkapkan kerentanan ini ke publik pada 18–19 Juni 2026 dengan nama 'usbliter8' . Karena BootROM tertanam langsung di silikon saat proses produksi, eksploitasi ini tidak dapat ditambal (unpatchable) — tidak ada pembaruan perangkat lunak dari Apple yang bisa memperbaikinya . Untuk mengeksploitasinya, diperlukan akses USB fisik ke perangkat dan alat seperti Raspberry Pi, tetapi jika berhasil, eksploitasi ini memungkinkan jailbreak penuh dan kompromi sistem yang mendalam .
Menurut gugatan Magnet Forensics:
Gugatan ini diajukan berdasarkan Defend Trade Secrets Act (DTSA), 18 U.S.C. § 1836 et seq., undang-undang federal AS yang mengizinkan pemilik rahasia dagang untuk menuntut di pengadilan federal atas kasus penyalahgunaan . Gugatan Magnet juga mencakup klaim berdasarkan hukum negara bagian Florida (Florida Uniform Trade Secrets Act), pelanggaran kontrak, dan tuntutan terkait lainnya.
Magnet menuntut:
Kasus ini menyoroti kerentanan ekonomi mendasar di sektor keamanan ofensif. Sebuah pengungkapan zero-day tunggal dapat menghancurkan investasi riset senilai jutaan dolar. Perusahaan seperti Magnet mengeluarkan biaya besar untuk menemukan dan mempersenjatai kerentanan yang kemudian digunakan oleh lembaga pemerintah dan penegak hukum untuk mengakses perangkat secara legal. Begitu sebuah kerentanan dipublikasikan, eksklusivitasnya — dan karenanya nilai komersialnya — lenyap seketika . Hal ini menciptakan tekanan luar biasa untuk merahasiakan zero-day, dan risiko litigasi yang sama besarnya ketika mantan kontraktor atau peneliti pindah ke pesaing atau mempublikasikan secara mandiri.
Hingga tanggal pelaporan 17–18 Juli 2026, baik Mario Del Gaudio maupun Paradigm Shift Technology S.L. belum memberikan tanggapan publik terhadap tuduhan tersebut . Paradigm Shift telah mempublikasikan pengungkapan teknis 'usbliter8' mereka beberapa minggu sebelumnya, pada Juni 2026 , dan postingan blog perusahaan tersebut tidak merujuk pada perselisihan apa pun dengan Magnet.