Negara-negara Eropa melaporkan lebih dari 10.000 kematian berlebih selama gelombang panas akhir Juni yang memecahkan rekor, menurut data resmi EuroMOMO . Lebih dari 9.000 di antaranya adalah orang berusia 65 tahun ke atas . Penghitungan yang lebih luas dari Wikipedia (mencakup seluruh musim gelombang panas) mencatat lebih dari 23.580 kematian kumulatif di Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Polandia, Spanyol, dan negara-negara lainnya .
Layanan Perubahan Iklim Copernicus (C3S) dalam laporan 'Keadaan Iklim Eropa 2025', yang diterbitkan pada April 2026, mengonfirmasi bahwa Eropa telah memanas sekitar dua kali lebih cepat dari rata-rata global selama 30 tahun terakhir, menjadikannya benua dengan pemanasan tercepat di Bumi . Badan Lingkungan Eropa mencatat bahwa suhu daratan Eropa naik sebesar 2,19–2,26°C selama periode 2015–2024, dibandingkan dengan peningkatan rata-rata global sebesar 1,24–1,28°C .
World Weather Attribution (WWA) menerbitkan analisis pada 26 Juni 2026, yang menemukan bahwa emisi bahan bakar fosil telah memperburuk gelombang panas Eropa dengan cepat hanya dalam beberapa dekade . Di sebagian besar wilayah Eropa Barat, bulan Juni memanas lebih cepat daripada bulan-bulan lainnya, dan suhu maksimum harian memanas sekitar tiga kali lipat dari laju pemanasan global . Pemodelan WWA menunjukkan bahwa pada tingkat emisi saat ini, gelombang panas sebesar ini diperkirakan akan terjadi setiap beberapa dekade .
Oxford Economics memproyeksikan bahwa inflasi pangan di Zona Euro akan naik menjadi sekitar 3% pada tahun 2027, yang didorong oleh kerusakan hasil panen akibat cuaca ekstrem musim panas ini . Perusahaan tersebut memperkirakan bahwa gelombang panas musim panas ini akan berdampak lebih besar pada kenaikan harga pangan tahun depan dibandingkan perang Iran, karena biaya komoditas yang tinggi bergerak melalui rantai pasokan dan cuaca ekstrem merusak panen di seluruh Eropa . Proyeksi staf Bank Sentral Eropa (ECB) sendiri pada Juni 2026 juga memperkirakan inflasi pangan akan mencapai puncak di 3,7% pada kuartal kedua tahun 2027 .
Kesimpulan: Semua klaim telah terverifikasi. Panas ekstrem telah menewaskan ribuan orang di seluruh Eropa, benua ini terus memanas dua kali lipat dari rata-rata global, emisi bahan bakar fosil merupakan pendorong utama intensifikasi gelombang panas, dan para ekonom kini memperkirakan lonjakan inflasi pangan yang signifikan pada tahun 2027 sebagai konsekuensi langsung dari kerusakan tanaman musim panas ini.