Donald Tang mundur sebagai Executive Chairman Shein dan beralih jadi penasehat senior setelah sukses mengantarkan perusahaan ke ambang IPO Hong Kong. Langkah ini diambil setelah CSRC (regulator China) memberikan lampu hijau pada 10 Juli 2026, mengakhiri kegagalan IPO di New York dan London.
Executive Chairman Shein, Donald Tang, resmi mundur dari jabatannya dan akan beralih peran menjadi penasihat senior. Langkah ini menandai babak baru bagi raksasa fast-fashion asal China tersebut yang sebentar lagi akan melantai di bursa Hong Kong.
Founder sekaligus CEO, Sky Xu, akan mengambil alih kursi chairman dan langsung memimpin roadshow investor untuk menjaring dana segar. Keputusan ini diambil berdasarkan informasi dari tiga sumber yang mengetahui langsung proses tersebut kepada Reuters.
Tang direkrut tiga tahun lalu dengan satu misi utama: memprofesionalkan perusahaan yang terkenal tertutup ini dan mengawalnya hingga berhasil melantai di bursa saham. Sumber Reuters menyebut, mundurnya Tang pertanda bahwa misi utamanya—membawa Shein ke tahap IPO—sudah selesai dijalankan.
Titik baliknya adalah restu dari China Securities Regulatory Commission (CSRC) pada 10 Juli 2026, yang menjadi lampu hijau terakhir dari sisi regulasi. Inilah yang disebut sebagai momen yang pas untuk serah terima jabatan.
Selama tiga tahun menjadi 'wajah barat' Shein, Tang—seorang miliarder China-Amerika yang berlatar belakang bankir investasi—berhasil membangun jaringan politik dan keuangan yang kuat. Perannya sebagai penasihat senior akan memastikan koneksi tersebut tetap bisa dimanfaatkan perusahaan.
Valuasi Shein terkoreksi tajam dari puncaknya. Hal ini mencerminkan kekhawatiran investor atas perlambatan pertumbuhan laba, lingkungan regulasi yang semakin ketat, serta kendala geopolitik yang memaksa perusahaan mengurungkan niat listing di New York dan London.
Penyusutan ini erat kaitannya dengan kinerja keuangan. Pada 2024, laba bersih Shein turun sekitar 40% year-on-year menjadi sekitar $1 miliar, meskipun pendapatan tumbuh 19%. Pertumbuhan yang melambat menjadi risiko tambahan bagi besaran dana yang bisa diraup dari IPO Hong Kong.
Pada 10 Juli 2026, CSRC mengumumkan telah menerima pengajuan pencatatan saham Shein di luar negeri melalui entitas operasional domestiknya, Guangzhou Shein International Import & Export Co. Shein berencana menjual hingga 341,6 juta saham dalam IPO Hong Kong.
Persetujuan ini datang setelah proses menunggu selama setahun pasca pengajuan draf rahasia pada Juni 2025. Sebelumnya, rencana IPO di New York gagal karena tekanan politik, sementara upaya di London terhenti karena masalah regulasi dan ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola).
Dengan mundurnya Tang, Sky Xu—pendiri Shein yang selama ini menjabat CEO—kini harus merangkap jabatan sebagai Chairman dan langsung memimpin roadshow investor.
Ini memusatkan kendali di tangan pendiri di momen yang krusial. Investor kini akan berhadapan langsung dengan orang yang membangun perusahaan, yang bisa menjadi nilai tawar dalam negosiasi valuasi.
Namun, analis Reuters Breakingviews menilai penggabungan peran CEO dan Chairman ini justru menambah 'kerumitan' bagi IPO. Investor biasanya lebih menyukai pemisahan kekuasaan demi tata kelola perusahaan yang lebih baik. Kepergian Tang juga menghilangkan sosok yang dikenal luas dan memiliki koneksi politik yang kaya.
Xu kini memikul tanggung jawab penuh untuk meyakinkan investor menerima target valuasi $40-50 miliar di tengah tren laba yang menurun serta model bisnis yang terus menghadapi sorotan terkait aturan perdagangan, tarif, dan ESG.
Shein sendiri menargetkan pencatatan saham pada September atau Oktober 2026. Xu harus mampu menjawab kekhawatiran investor terkait valuasi, struktur tata kelola, dan keberlanjutan pertumbuhan di tengah lingkungan global yang kian menantang.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Donald Tang mundur sebagai Executive Chairman Shein dan beralih jadi penasehat senior setelah sukses mengantarkan perusahaan ke ambang IPO Hong Kong.
Donald Tang mundur sebagai Executive Chairman Shein dan beralih jadi penasehat senior setelah sukses mengantarkan perusahaan ke ambang IPO Hong Kong. Langkah ini diambil setelah CSRC (regulator China) memberikan lampu hijau pada 10 Juli 2026, mengakhiri kegagalan IPO di New York dan London.
CEO sekaligus Founder Sky Xu akan merangkap jabatan sebagai Chairman, sebuah langkah yang dinilai 'rumit' oleh analis karena investor biasanya menginginkan pemisahan kekuasaan.