Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy resmi memecat Mykhailo Fedorov sebagai Menteri Pertahanan pada 15 Juli 2026. Keputusan ini mengakhiri masa jabatan Fedorov yang hanya berlangsung enam bulan dan menjadi bagian dari perombakan besar-besaran (reshuffle) kabinet perang Ukraina. Perdana Menteri Yulia Svyrydenko juga ikut diganti pada saat yang sama ![]()
![]()
.
Siapa Mykhailo Fedorov? Arsitek Perang Drone
- Fedorov, 35 tahun, bukanlah seorang militer. Ia pertama kali menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital sejak tahun 2019. Dari sanalah ia membangun "Army of Drones" (Tentara Drone) Ukraina dari nol dan menjadi arsitek strategi perang drone negara itu
![]()
![]()
.
- Sebelum invasi besar-besaran Rusia, ia mengakui tidak ada satu pun perusahaan swasta di Ukraina yang memproduksi rudal atau robot. Namun pada awal 2026, sudah ada puluhan perusahaan yang melakukannya
. Ia mendorong penggantian drone buatan China dengan model produksi dalam negeri dan mengawasi keputusan darurat pembelian drone yang membutuhkan pengalihan dana ![]()
.
- New York Times pernah memprofilkannya sebagai sosok yang "menempa masa depan perang" dengan kecerdasan buatan (AI) dan sistem otonom
. Pengangkatannya sebagai menteri pertahanan pada Januari 2026 dianggap sebagai deklarasi bahwa perang drone adalah fondasi strategi pertahanan Ukraina
.
Empat Alasan Utama Di balik Pemecatan Fedorov
Berbagai sumber menyebutkan setidaknya empat penyebab utama:
- Bentrokan strategis dengan petinggi militer. Zelenskyy memberi tahu para anggota parlemen bahwa Fedorov dan Panglima Tertinggi Oleksandr Syrskyi "tidak melihat perang dengan cara yang sama" dan bahwa Fedorov tidak mengoordinasikan pembelian negara dengan Staf Umum
. Para jenderal secara terbuka mengkritik presentasi bergaya Silicon Valley milik Fedorov serta pendekatannya dalam pengadaan rudal dan amunisi ![]()
.
- Gagal mereformasi kantor pendaftaran militer (TCC). Alasan utama yang dikemukakan Zelenskyy untuk mengganti Fedorov dengan Klymenko adalah keyakinannya bahwa menteri dalam negeri bisa berhasil mereformasi Pusat Rekrutmen Teritorial (TCC) — sebuah reformasi yang gagal dilakukan Fedorov
![]()
![]()
.
- Ketegangan soal pengadaan dan audit. Fedorov memulai masa jabatannya dengan audit yang mengungkap pemborosan belanja pertahanan sekitar . Temuan ini membuatnya berselisih dengan kepentingan mapan di dalam birokrasi militer .
Siapa Saja yang Masuk dalam Kabinet Baru?
- Serhii Koretskyi sebagai Perdana Menteri. Zelenskyy memecat PM Yulia Svyrydenko pada 12 Juli dan mencalonkan Serhii Koretskyi, CEO raksasa energi negara Naftogaz, sebagai penggantinya
![]()
![]()
. Zelenskyy menyebut Koretskyi sebagai "orang yang paling siap" untuk peran tersebut dan secara resmi menyerahkan pencalonannya ke parlemen pada 15 Juli ![]()
. Koretskyi diperkirakan akan memaparkan prioritas pemerintahan baru, dengan beberapa menteri (Shmyhal, Berezhna) kemungkinan tetap bertahan
.
- Ihor Klymenko sebagai Menteri Pertahanan. Banyak anggota parlemen mengonfirmasi pada 15 Juli bahwa Zelenskyy akan mencalonkan Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko untuk menggantikan Fedorov
. Klymenko, seorang petugas polisi dan keamanan karier yang memimpin Kementerian Dalam Negeri sejak 2023, dipandang sebagai figur yang bisa menegakkan reformasi institusional dan meningkatkan koordinasi dengan Staf Umum. Namun, pengangkatannya menuai kritik dari masyarakat sipil dan sekutu internasional yang menghargai pendekatan reformis dan berbasis teknologi milik Fedorov .