Tiga Perusahaan China Tambahan Kantongi Izin AS untuk Beli Chip AI Canggih Nvidia dan AMD
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD. Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencen...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD.
Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencent, ByteDance, dan JD.com.
Meski izin AS sudah keluar, pengiriman chip masih terhambat karena Beijing menerapkan sistem persetujuan impor sendiri.
Kebijakan AS mewajibkan Nvidia dan AMD menyetor 15% pendapatan dari penjualan chip AI ke China, serta memberlakukan tarif 25% dan batas volume 50% dari penjualan ke pelanggan AS.
Search & fact-check with cited sources for What recent U.SAI-generated editorial hero image for US-China AI chip export licensing.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What recent U.S. government approvals have been granted to Chinese entities — including ZTE's uni. Article summary: Here is a comprehensive, sourced breakdown of the state of play as of mid-July 2026.. Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as
openai.com
Perdagangan chip AI antara Amerika Serikat dan China tengah berada di fase paling rumit sejak sanksi ekspor pertama kali diberlakukan. Washington dan Beijing sama-sama menjalankan sistem persetujuan paralel — izin dari satu pihak belum menjamin barang bisa masuk ke pihak lain. Berikut adalah situasi terkini per pertengahan Juli 2026 berdasarkan dokumen pemerintah, laporan keuangan, serta pemberitaan dari Reuters, Bloomberg, dan Wall Street Journal.
Tiga Pemegang Izin Baru dari China (14 Juli 2026)
Pada 14 Juli 2026, Reuters melaporkan — dikonfirmasi oleh dokumen dan dua sumber — bahwa pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China tambahan untuk membeli chip AI canggih dari Nvidia dan AMD .
ZTE Kangxun Telecom (unit dari ZTE Corp) dan pabrikan server Maginfra mendapat izin untuk membeli chip H200 buatan Nvidia .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Tiga Perusahaan China Tambahan Kantongi Izin AS untuk Beli Chip AI Canggih Nvidia dan AMD"?
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD. Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencent, ByteDance, dan JD.com.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Meski izin AS sudah keluar, pengiriman chip masih terhambat karena Beijing menerapkan sistem persetujuan impor sendiri.
Tiga Perusahaan China Tambahan Kantongi Izin AS untuk Beli Chip AI Canggih Nvidia dan AMD
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD. Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencen...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD.
Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencent, ByteDance, dan JD.com.
Meski izin AS sudah keluar, pengiriman chip masih terhambat karena Beijing menerapkan sistem persetujuan impor sendiri.
Kebijakan AS mewajibkan Nvidia dan AMD menyetor 15% pendapatan dari penjualan chip AI ke China, serta memberlakukan tarif 25% dan batas volume 50% dari penjualan ke pelanggan AS.
Search & fact-check with cited sources for What recent U.SAI-generated editorial hero image for US-China AI chip export licensing.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What recent U.S. government approvals have been granted to Chinese entities — including ZTE's uni. Article summary: Here is a comprehensive, sourced breakdown of the state of play as of mid-July 2026.. Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as
openai.com
Perdagangan chip AI antara Amerika Serikat dan China tengah berada di fase paling rumit sejak sanksi ekspor pertama kali diberlakukan. Washington dan Beijing sama-sama menjalankan sistem persetujuan paralel — izin dari satu pihak belum menjamin barang bisa masuk ke pihak lain. Berikut adalah situasi terkini per pertengahan Juli 2026 berdasarkan dokumen pemerintah, laporan keuangan, serta pemberitaan dari Reuters, Bloomberg, dan Wall Street Journal.
Tiga Pemegang Izin Baru dari China (14 Juli 2026)
Pada 14 Juli 2026, Reuters melaporkan — dikonfirmasi oleh dokumen dan dua sumber — bahwa pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China tambahan untuk membeli chip AI canggih dari Nvidia dan AMD .
ZTE Kangxun Telecom (unit dari ZTE Corp) dan pabrikan server Maginfra mendapat izin untuk membeli chip H200 buatan Nvidia .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Tiga Perusahaan China Tambahan Kantongi Izin AS untuk Beli Chip AI Canggih Nvidia dan AMD"?
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Pada 14 Juli 2026, pemerintah AS memberikan izin ekspor kepada tiga entitas China baru — ZTE Kangxun Telecom, Maginfra, dan anak perusahaan Kingsoft — untuk membeli chip AI canggih Nvidia H200 dan AMD. Izin ini menambah daftar perusahaan China yang sudah mendapat lampu hijau dari Washington, termasuk Alibaba, Tencent, ByteDance, dan JD.com.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Meski izin AS sudah keluar, pengiriman chip masih terhambat karena Beijing menerapkan sistem persetujuan impor sendiri.
Zhuhai Hengqin Yunxiang Zhisheng Network Technology (anak perusahaan penyedia cloud Kingsoft) diizinkan menggunakan chip AMD yang setara dengan H200 .
Ketiga perusahaan ini belum pernah disebut sebagai pemegang izin sebelumnya. Kehadiran mereka memperluas daftar penerima izin di luar kelompok raksasa internet China dan distributor elektronik besar . Masuknya ZTE cukup menonjol karena perusahaan dan unitnya, ZTE Kangxun, sempat masuk dalam Entity List AS — daftar hitam perdagangan — hingga akhirnya dikeluarkan pada 2017 .
Daftar Perusahaan China yang Sudah Disetujui AS
Pada Mei 2026, Reuters melaporkan bahwa AS telah menyetujui sekitar 10 perusahaan China untuk membeli chip Nvidia H200, termasuk :
Alibaba
Tencent
ByteDance
JD.com
Sebelumnya, perusahaan seperti Baidu juga dikabarkan telah menerima izin. Total pembeli China yang disetujui AS kini melebihi belasan entitas . Beberapa distributor seperti Foxconn dan Lenovo juga mendapat persetujuan .
Status Pengiriman: Nol Besar, Lalu Mulai Bergerak
Meski izin sudah keluar, hingga pertengahan Mei 2026, belum satu pun chip H200 benar-benar terkirim ke pembeli China, menurut Brookings . Kemacetan ini terjadi karena:
Keengganan Beijing untuk menyetujui impor (dijelaskan di bawah)
Proses tinjauan keamanan AS yang masih berjalan dan menunda beberapa persetujuan
Pada akhir Mei 2026, sejumlah kecil H200 (disebut "remeh" oleh pejabat) akhirnya dikonfirmasi telah dikirim ke China oleh Wakil Menteri Perdagangan Jeffrey Kessler . Memasuki Juli 2026, beberapa perusahaan cloud China mulai memberi tahu mitra dan klien bahwa mereka mungkin segera bisa mendapatkan chip H200, menandakan adanya kemajuan dalam proses review impor China .
Persetujuan Selektif China ("Sisi Lain Koin")
China juga menerapkan sistem persetujuan paralel. Tonggak pentingnya:
Januari 2026 – Beijing meminta Alibaba dan perusahaan teknologi besar lainnya untuk menyiapkan pesanan chip H200, menandakan persetujuan formal akan segera keluar .
17 Januari 2026 – Beberapa hari setelah persetujuan AS, pejabat bea cukai China memerintahkan agen bahwa pengiriman H200 tidak diizinkan masuk, secara efektif memberlakukan larangan impor .
28 Januari 2026 – China memberikan izin formal pertamanya untuk pembelian H200, bertepatan dengan kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang .
Pertengahan Mei 2026 – Brookings melaporkan bahwa meskipun Washington menyetujui penjualan ke 10 perusahaan China, keberatan Beijing membuat nol chip telah terkirim.
8 Juli 2026 – China berencana mengizinkan perusahaan AI teratas (Alibaba, ByteDance, DeepSeek) untuk membeli sejumlah terbatas chip H200, mencabut blokade domestiknya sendiri . Jumlah yang disetujui diyakini di bawah 200.000 unit total, kurang dari setengah permintaan ketiga perusahaan tersebut .
Ini menciptakan dinamika yang tidak biasa: Washington telah menyetujui lebih banyak entitas daripada yang diizinkan Beijing untuk benar-benar membeli.
Lanskap Lisensi AS yang Terus Berkembang
Agustus 2025 – Departemen Perdagangan AS mulai memberikan lisensi kepada Nvidia untuk chip H20 — varian dengan kemampuan yang dikurangi untuk mematuhi aturan ekspor China .
Agustus 2025 – Pemerintahan Trump mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya: Nvidia dan AMD akan menyetor 15% dari pendapatan chip AI mereka dari China ke pemerintah AS sebagai imbalan atas lisensi ekspor .
Oktober 2025 – Senat AS mengesahkan undang-undang bipartisan yang mewajibkan Nvidia dan AMD memastikan perusahaan AS mendapat akses prioritas ke produk mereka sebelum China .
13 Januari 2026 – Biro Industri dan Keamanan (BIS) mengeluarkan aturan penting yang mengubah kebijakan review lisensi untuk Nvidia H200 dan AMD MI325X (dan chip serupa) dari praduga penolakan menjadi peninjauan kasus per kasus, dengan syarat ketat :
Pengujian pihak ketiga untuk memverifikasi fungsionalitas AI sebelum pengiriman
China tidak boleh menerima lebih dari 50% volume yang dijual ke klien AS
Nvidia harus menjaga pasokan domestik AS yang memadai
Tarif 25% berlaku
Persyaratan KYC ketat dan pemantauan penggunaan akhir
14 Januari 2026 – Pemerintah AS secara resmi mengizinkan Nvidia untuk mendistribusikan chip H200 di China .
Maret 2026 – Pejabat AS menyusun peraturan yang mewajibkan izin global untuk semua penjualan chip AI Nvidia/AMD di seluruh dunia, tidak hanya ke China . Secara terpisah, aturan baru sedang dipertimbangkan yang mewajibkan negara asing untuk berinvestasi di pusat data AI AS sebagai syarat akses chip .
31 Mei 2026 – Departemen Perdagangan bertindak menutup celah yang memungkinkan ratusan ribu chip AI mencapai anak perusahaan China di luar China (misalnya melalui entitas di negara ketiga seperti Singapura dan Malaysia) .
Ketegangan yang Lebih Luas
Kebuntuan dua jalur: Bahkan ketika lisensi AS diberikan, proses persetujuan impor Beijing sendiri menghalangi pengiriman. Ini menciptakan situasi di mana AS telah menyetujui lebih banyak pembeli daripada yang diizinkan China untuk benar-benar mengambil kiriman .
Dorongan domestik: China secara aktif mendorong alternatif chip AI dalam negeri (misalnya Ascend milik Huawei), menciptakan ketidakpastian tentang permintaan jangka panjang untuk chip AS bahkan jika semua hambatan regulasi terselesaikan .
Bingkai keamanan nasional: Washington berpendapat H200 dapat mendukung modernisasi militer China; Nvidia mendorong untuk mempertahankan akses ke salah satu pasar teknologi terbesar di dunia .
Ambisi kontrol global: Aturan draf untuk izin penjualan chip AI di seluruh dunia (Maret 2026) menandakan potensi pergeseran dari kontrol khusus China ke rezim lisensi global .
Eksploitasi celah: Tindakan 31 Mei 2026 mengungkapkan bahwa ratusan ribu chip AI telah mencapai perusahaan China melalui anak perusahaan asing — skala yang menunjukkan pengelakan sistematis .
Zhuhai Hengqin Yunxiang Zhisheng Network Technology (anak perusahaan penyedia cloud Kingsoft) diizinkan menggunakan chip AMD yang setara dengan H200 .
Ketiga perusahaan ini belum pernah disebut sebagai pemegang izin sebelumnya. Kehadiran mereka memperluas daftar penerima izin di luar kelompok raksasa internet China dan distributor elektronik besar . Masuknya ZTE cukup menonjol karena perusahaan dan unitnya, ZTE Kangxun, sempat masuk dalam Entity List AS — daftar hitam perdagangan — hingga akhirnya dikeluarkan pada 2017 .
Daftar Perusahaan China yang Sudah Disetujui AS
Pada Mei 2026, Reuters melaporkan bahwa AS telah menyetujui sekitar 10 perusahaan China untuk membeli chip Nvidia H200, termasuk :
Alibaba
Tencent
ByteDance
JD.com
Sebelumnya, perusahaan seperti Baidu juga dikabarkan telah menerima izin. Total pembeli China yang disetujui AS kini melebihi belasan entitas . Beberapa distributor seperti Foxconn dan Lenovo juga mendapat persetujuan .
Status Pengiriman: Nol Besar, Lalu Mulai Bergerak
Meski izin sudah keluar, hingga pertengahan Mei 2026, belum satu pun chip H200 benar-benar terkirim ke pembeli China, menurut Brookings . Kemacetan ini terjadi karena:
Keengganan Beijing untuk menyetujui impor (dijelaskan di bawah)
Proses tinjauan keamanan AS yang masih berjalan dan menunda beberapa persetujuan
Pada akhir Mei 2026, sejumlah kecil H200 (disebut "remeh" oleh pejabat) akhirnya dikonfirmasi telah dikirim ke China oleh Wakil Menteri Perdagangan Jeffrey Kessler . Memasuki Juli 2026, beberapa perusahaan cloud China mulai memberi tahu mitra dan klien bahwa mereka mungkin segera bisa mendapatkan chip H200, menandakan adanya kemajuan dalam proses review impor China .
Persetujuan Selektif China ("Sisi Lain Koin")
China juga menerapkan sistem persetujuan paralel. Tonggak pentingnya:
Januari 2026 – Beijing meminta Alibaba dan perusahaan teknologi besar lainnya untuk menyiapkan pesanan chip H200, menandakan persetujuan formal akan segera keluar .
17 Januari 2026 – Beberapa hari setelah persetujuan AS, pejabat bea cukai China memerintahkan agen bahwa pengiriman H200 tidak diizinkan masuk, secara efektif memberlakukan larangan impor .
28 Januari 2026 – China memberikan izin formal pertamanya untuk pembelian H200, bertepatan dengan kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang .
Pertengahan Mei 2026 – Brookings melaporkan bahwa meskipun Washington menyetujui penjualan ke 10 perusahaan China, keberatan Beijing membuat nol chip telah terkirim.
8 Juli 2026 – China berencana mengizinkan perusahaan AI teratas (Alibaba, ByteDance, DeepSeek) untuk membeli sejumlah terbatas chip H200, mencabut blokade domestiknya sendiri . Jumlah yang disetujui diyakini di bawah 200.000 unit total, kurang dari setengah permintaan ketiga perusahaan tersebut .
Ini menciptakan dinamika yang tidak biasa: Washington telah menyetujui lebih banyak entitas daripada yang diizinkan Beijing untuk benar-benar membeli.
Lanskap Lisensi AS yang Terus Berkembang
Agustus 2025 – Departemen Perdagangan AS mulai memberikan lisensi kepada Nvidia untuk chip H20 — varian dengan kemampuan yang dikurangi untuk mematuhi aturan ekspor China .
Agustus 2025 – Pemerintahan Trump mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya: Nvidia dan AMD akan menyetor 15% dari pendapatan chip AI mereka dari China ke pemerintah AS sebagai imbalan atas lisensi ekspor .
Oktober 2025 – Senat AS mengesahkan undang-undang bipartisan yang mewajibkan Nvidia dan AMD memastikan perusahaan AS mendapat akses prioritas ke produk mereka sebelum China .
13 Januari 2026 – Biro Industri dan Keamanan (BIS) mengeluarkan aturan penting yang mengubah kebijakan review lisensi untuk Nvidia H200 dan AMD MI325X (dan chip serupa) dari praduga penolakan menjadi peninjauan kasus per kasus, dengan syarat ketat :
Pengujian pihak ketiga untuk memverifikasi fungsionalitas AI sebelum pengiriman
China tidak boleh menerima lebih dari 50% volume yang dijual ke klien AS
Nvidia harus menjaga pasokan domestik AS yang memadai
Tarif 25% berlaku
Persyaratan KYC ketat dan pemantauan penggunaan akhir
14 Januari 2026 – Pemerintah AS secara resmi mengizinkan Nvidia untuk mendistribusikan chip H200 di China .
Maret 2026 – Pejabat AS menyusun peraturan yang mewajibkan izin global untuk semua penjualan chip AI Nvidia/AMD di seluruh dunia, tidak hanya ke China . Secara terpisah, aturan baru sedang dipertimbangkan yang mewajibkan negara asing untuk berinvestasi di pusat data AI AS sebagai syarat akses chip .
31 Mei 2026 – Departemen Perdagangan bertindak menutup celah yang memungkinkan ratusan ribu chip AI mencapai anak perusahaan China di luar China (misalnya melalui entitas di negara ketiga seperti Singapura dan Malaysia) .
Ketegangan yang Lebih Luas
Kebuntuan dua jalur: Bahkan ketika lisensi AS diberikan, proses persetujuan impor Beijing sendiri menghalangi pengiriman. Ini menciptakan situasi di mana AS telah menyetujui lebih banyak pembeli daripada yang diizinkan China untuk benar-benar mengambil kiriman .
Dorongan domestik: China secara aktif mendorong alternatif chip AI dalam negeri (misalnya Ascend milik Huawei), menciptakan ketidakpastian tentang permintaan jangka panjang untuk chip AS bahkan jika semua hambatan regulasi terselesaikan .
Bingkai keamanan nasional: Washington berpendapat H200 dapat mendukung modernisasi militer China; Nvidia mendorong untuk mempertahankan akses ke salah satu pasar teknologi terbesar di dunia .
Ambisi kontrol global: Aturan draf untuk izin penjualan chip AI di seluruh dunia (Maret 2026) menandakan potensi pergeseran dari kontrol khusus China ke rezim lisensi global .
Eksploitasi celah: Tindakan 31 Mei 2026 mengungkapkan bahwa ratusan ribu chip AI telah mencapai perusahaan China melalui anak perusahaan asing — skala yang menunjukkan pengelakan sistematis .