Laporan perdana Mozilla menemukan model AI terbuka kini hanya tertinggal sekitar 3% dari sistem proprietari teratas, sementara biaya pelatihan dan inferensi turun hingga 50 kali lipat dalam tiga tahun. Pinterest menjadi contoh adopsi perusahaan: penggunaan model terbuka disebut menghemat sekitar US$10 juta hanya dal...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key findings and strategic implications of Mozilla's first "State of Open Source AI". Article summary: Mozilla's first State of Open Source AI report makes a data-driven case that open models have crossed a threshold: they are now within striking distance of proprietary performance at a fraction of the cost, and real ente. Topic tags: general, education, documentation, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text,
Model AI terbuka tidak lagi sekadar penantang dari belakang. Dalam laporan perdana State of Open Source AI yang diterbitkan pada 14 Juli 2026, Mozilla menyajikan bukti berbasis data bahwa jarak antara AI terbuka dan sistem proprietari menyusut dengan cepat—sekaligus mengubah perhitungan ekonomi dalam pengembangan dan penggunaan AI.
Laporan ini disusun berdasarkan survei global terhadap lebih dari 950 pengembang serta analisis pasar baru B. Temuannya muncul ketika Mozilla juga mengubah strategi organisasi dan mengarahkan sumber daya besar untuk membangun ekosistem AI yang lebih terbuka.
Angka yang paling menarik perhatian adalah jarak performa model terbuka dengan sistem proprietari teratas seperti ChatGPT dan Claude. Menurut Mozilla, model terbuka kini hanya tertinggal sekitar 3 poin persentase pada sejumlah tolok ukur utama, turun dari selisih dua digit pada tahun-tahun sebelumnya B.
Temuan ini sejalan dengan AI Index 2025 dari Stanford HAI, yang mencatat bahwa model terbuka asal China mendekati tingkat performa model AI terdepan dari Amerika Serikat pada tolok ukur MMLU dan HumanEval selama 2024 H.
Kemajuan tersebut bukan berarti perusahaan pemilik model proprietari berhenti berinovasi. Model dengan bobot terbuka—terutama dari laboratorium seperti DeepSeek dan Qwen—justru mempercepat laju pengembangannya. Keunggulan yang sebelumnya terbentuk selama bertahun-tahun kini dapat dipangkas hanya dalam hitungan bulan.
Mozilla menyebut biaya pelatihan dan inferensi model terbuka turun sekitar 50 kali lipat dalam tiga tahun. Penurunan ini didorong oleh arsitektur yang lebih kecil dan efisien, serta persaingan di antara penyedia model dengan bobot terbuka B.
Salah satu contoh yang dikutip adalah DeepSeek R1. Biaya pelatihan model bahasa besar yang sebanding disebut turun dari sekitar US$100 juta menjadi kira-kira US$5 juta O.
Tren tersebut juga terlihat pada tingkat industri yang lebih luas. Data Stanford HAI menunjukkan biaya inferensi sistem dengan kemampuan setara GPT-3.5 turun lebih dari 280 kali lipat antara November 2022 dan Oktober 2024 H. Pada sisi perangkat keras, biaya turun sekitar 30% per tahun, sementara efisiensi energi meningkat sekitar 40% setiap tahun.
Bagi perusahaan, perubahan ini berarti AI tidak lagi harus selalu dibeli dalam bentuk layanan tertutup dengan biaya penggunaan yang terus berjalan. Dalam skenario tertentu, menjalankan model sendiri dapat menjadi pilihan bisnis yang lebih masuk akal—meski tetap membutuhkan kemampuan teknis dan infrastruktur.
Contoh perusahaan yang paling sering dikutip dalam laporan Mozilla adalah Pinterest. CTO Mozilla Raffi Krikorian mengatakan Pinterest menggunakan model terbuka sebagai pengganti model tertutup dan menghemat “sekitar US$10 juta pada kuartal itu saja” BC.
CEO Pinterest Bill Ready juga menyampaikan kepada analis bahwa perusahaan mendapatkan performa yang sebanding dengan model AI terdepan dengan biaya kurang dari 10%, terutama untuk tugas visual dan multimodal RF.
Strategi Pinterest, yang dimulai pada 2023, tidak sepenuhnya bergantung pada satu jenis model. Perusahaan menggabungkan model internal, model tertutup dari Anthropic dan OpenAI, serta model terbuka dari Alibaba B. Pada akhir 2025, Pinterest memperkuat komitmennya terhadap model terbuka dan menilai penghematan biaya sebagai salah satu aspek paling penting dalam transformasi AI-nya F.
Kasus Pinterest menunjukkan bahwa perdebatan tentang AI terbuka dan tertutup tidak selalu berujung pada pilihan tunggal. Perusahaan dapat memilih model berbeda untuk kebutuhan berbeda, lalu menyeimbangkan performa, biaya, kecepatan, dan kendali atas data.
Laporan ini bukan sekadar kajian akademis. Ia menjadi bagian dari perubahan strategi Mozilla untuk mengambil posisi sebagai penghubung utama dalam ekosistem AI terbuka.
Presiden Mozilla Mark Surman menggambarkan strategi tersebut sebagai upaya membangun “semacam aliansi pemberontak”—jaringan longgar yang terdiri dari perusahaan rintisan, pengembang, dan teknolog yang bekerja untuk kepentingan publik. Jaringan ini ditujukan sebagai penyeimbang dominasi OpenAI, Anthropic, dan laboratorium AI tertutup lainnya LC.
Istilah tersebut mengingatkan pada posisi Mozilla pada awal 2000-an, ketika organisasi itu menjadi penantang dalam perjuangan mempertahankan web yang lebih terbuka.
Mozilla berencana mengerahkan sekitar US$1,4 miliar dalam bentuk cadangan untuk mendukung perusahaan teknologi yang berorientasi pada misi melalui Mozilla Ventures, yang telah aktif sejak 2022 BLC. Dorongan ini juga mencakup komitmen investasi sekitar US$650 juta untuk pengembangan ekosistem AI terbuka G.
Sejak 2022, Mozilla Ventures telah mendukung lebih dari 55 perusahaan, termasuk sejumlah perusahaan rintisan AI seperti Trail, perusahaan tata kelola AI asal Jerman; Transformer Lab; dan Oumi G.
Anak perusahaan Mozilla, Mozilla.ai, mengembangkan berbagai perangkat infrastruktur terbuka. Fokusnya mencakup perangkat kepercayaan dan keselamatan untuk agen AI, kerangka evaluasi, serta platform bagi pengembang BL.
Tujuannya adalah membuat model terbuka lebih mudah digunakan, diterapkan, dan diawasi di lingkungan produksi. Mozilla sendiri mengakui bahwa model tertutup masih unggul dalam satu hal penting: “Sistem AI tertutup saat ini menang karena memang lebih mudah digunakan” B.
Salah satu persoalan terbesar bagi perusahaan yang mengadopsi AI adalah vendor lock-in, yaitu kondisi ketika perusahaan terlalu bergantung pada satu penyedia sehingga sulit berpindah meski tersedia pilihan yang lebih murah atau lebih baik.
Sejumlah survei pada 2026 menunjukkan pola yang serupa:
Angka “85% merasa bisa berpindah, tetapi hanya sekitar 30% yang benar-benar bisa” yang muncul dalam sejumlah analisis merupakan gabungan dari beberapa data tersebut. Angka itu paling dekat dengan analisis cx-o.com yang mengutip survei Zapier dan Parallels C.
Bagi direktur teknologi dan sistem informasi, pesannya jelas: menjalankan model terbuka sendiri bukan hanya pilihan ideologis. Dalam kondisi tertentu, langkah tersebut dapat menjadi strategi untuk mengurangi risiko ketergantungan terhadap vendor, perubahan harga, perubahan kebijakan, dan gangguan layanan.
Menurut Mozilla, kesenjangan kemampuan yang dahulu menjadi alasan utama perusahaan memilih sistem tertutup kini menyusut cepat. Yang masih tersisa adalah kesenjangan dalam hal kemudahan penggunaan dan integrasi B.
Bukti dalam laporan Mozilla menunjukkan peluang besar, tetapi juga memperlihatkan tantangan yang tidak ringan.
Biaya terus turun, performa semakin mendekati model proprietari, dan adopsi di perusahaan meningkat. Pinterest hanyalah salah satu contoh organisasi yang menggabungkan model terbuka dan tertutup GDH.
Survei McKinsey, Mozilla Foundation, dan Patrick J. McGovern Foundation terhadap 700 pemimpin teknologi menunjukkan lebih dari separuh organisasi yang disurvei telah menggunakan setidaknya satu komponen AI terbuka—sering kali berdampingan dengan kunci API komersial D. McKinsey mencatat adopsi meningkat terutama di sektor industri maju, teknologi, media dan telekomunikasi, serta jasa keuangan F.
Di sisi lain, model tertutup masih menguasai sekitar 80% penggunaan oleh pengembang dan tetap unggul dalam kemudahan penggunaan R. Laboratorium terdepan seperti OpenAI, Anthropic, dan Google DeepMind memiliki modal yang sangat besar untuk membiayai pelatihan model berskala raksasa—sesuatu yang sulit disaingi oleh ekosistem model dengan bobot terbuka.
Ekosistem terbuka juga terfragmentasi. Analisis Red Line mencatat bahwa open source dalam pengertian yang sepenuhnya terbuka sedang menurun, sementara model open-weight—model yang bobotnya tersedia tetapi tidak selalu memenuhi definisi open source secara penuh—justru berkembang R. Model tertutup masih menyumbang sekitar 95% pendapatan meski model dengan bobot terbuka terus meningkat R.
Mozilla mengakui situasi ini secara terbuka: “Sistem AI tertutup saat ini menang karena memang lebih mudah digunakan” B. Taruhannya adalah apakah penghematan biaya, fleksibilitas, dan kendali yang ditawarkan model terbuka dapat mengimbangi keunggulan integrasi model tertutup.
Laporan perdana State of Open Source AI dari Mozilla menyatakan bahwa model terbuka telah melewati titik penting. Model-model tersebut kini mendekati performa sistem proprietari, tetapi dapat ditawarkan dengan biaya yang jauh lebih rendah. Perusahaan nyata seperti Pinterest juga telah melaporkan penghematan besar setelah menggunakannya.
Namun, kemenangan itu belum pasti. Model tertutup masih lebih mudah digunakan, didukung modal yang jauh lebih besar, dan menguasai sebagian besar penggunaan serta pendapatan AI. Di saat yang sama, banyak perusahaan terlalu percaya diri terhadap kemampuan mereka untuk berpindah vendor ketika sistem AI sudah terlanjur menjadi bagian dari operasi inti.
Mozilla ingin menjadi kekuatan pengkoordinasi bagi ekosistem terbuka melalui pendanaan, Mozilla.ai, dan jaringan perusahaan serta pengembang yang disebutnya sebagai “aliansi pemberontak”. Pada akhirnya, masa depan AI terbuka tidak hanya akan ditentukan oleh skor tolok ukur dan kurva biaya, tetapi juga oleh kemampuan ekosistem tersebut menutup kesenjangan dalam kemudahan penggunaan dan integrasi—sebelum laboratorium AI terdepan semakin jauh meninggalkannya.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Laporan perdana Mozilla menemukan model AI terbuka kini hanya tertinggal sekitar 3% dari sistem proprietari teratas, sementara biaya pelatihan dan inferensi turun hingga 50 kali lipat dalam tiga tahun.
Laporan perdana Mozilla menemukan model AI terbuka kini hanya tertinggal sekitar 3% dari sistem proprietari teratas, sementara biaya pelatihan dan inferensi turun hingga 50 kali lipat dalam tiga tahun. Pinterest menjadi contoh adopsi perusahaan: penggunaan model terbuka disebut menghemat sekitar US$10 juta hanya dalam satu kuartal.
Mozilla berencana mengerahkan cadangan sekitar US$1,4 miliar dan komitmen investasi US$650 juta untuk membangun ekosistem AI terbuka yang disebut sebagai “aliansi pemberontak”.