Ordo_Liberal mengajukan gugatan hukum di Brasil. Pada 10 Juli 2026, dia mengunggah di Reddit bahwa pengadilan Brasil telah memenangkan perkaranya. Poin-poin penting dari putusan tersebut:
Pengadilan menerapkan undang-undang perlindungan konsumen Brasil yang ketat, yang membebankan tanggung jawab lebih besar pada perusahaan untuk melindungi aset digital konsumen. Putusan ini masih dalam tingkat pertama (pengadilan negeri); Microsoft masih bisa mengajukan banding.
Kasus ini memicu kembali perdebatan yang sudah berlangsung lama:
Pada 6 Juli 2026 — hanya beberapa hari sebelum putusan pengadilan diumumkan — Microsoft mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.800 karyawan di seluruh perusahaan, dengan sebagian besar (sekitar 3.200 peran) berasal dari divisi Xbox. Itu berarti sekitar 20% dari seluruh tenaga kerja Xbox
. Sebanyak 1.600 PHK pertama berlaku efektif segera, dengan PHK tambahan direncanakan selama setahun ke depan
.
CEO Xbox Asha Sharma menggambarkan divisi tersebut sebagai "tidak sehat," dengan mencatat bahwa Xbox telah "merugi 64 sen untuk setiap dolar yang kami investasikan" dan perusahaan telah "terlalu melebar".