Waktunya sungguh tidak biasa. DeepSeek berubah dari perusahaan tanpa investor luar sama sekali menjadi valuasi lebih dari USD50 miliar, dan kemudian langsung mengincar valuasi USD71 miliar—semua terjadi dalam rentang waktu sekitar dua bulan.
DeepSeek menutup putaran pendanaan eksternal pertamanya pada Juni 2026, dengan mengumpulkan lebih dari 50 miliar yuan (sekitar USD7,4 miliar) pada valuasi pasca-pendanaan yang melampaui USD50 miliar (dilaporkan antara USD52 miliar dan USD59 miliar) . Putaran ini menjadikan DeepSeek sebagai startup AI paling bernilai di China.
| Investor | Jumlah (yuan) | Perkiraan USD |
|---|---|---|
| Liang Wenfeng (pendiri/CEO) | 20 miliar | ~USD2,8 miliar |
| Tencent | 10 miliar | ~USD1,4 miliar |
| CATL (raksasa baterai) | 5 miliar | ~USD700 juta |
| NetEase | ~3 miliar | ~USD420 juta |
| JD.com | ~3 miliar | ~USD420 juta |
| IDG Capital | ~3 miliar | ~USD420 juta |
| China National AI Industry Investment Fund | ~1 miliar | ~USD140 juta |
Yang menarik, pendiri Liang Wenfeng menyuntikkan dana pribadi sebesar 20 miliar yuan, menjadikannya peserta tunggal terbesar dalam putaran ini dan memastikan kendali mayoritasnya atas perusahaan tetap terjaga .
Putaran pendanaan pertama DeepSeek dibangun dengan ketentuan yang sangat ramah bagi pendiri, sesuatu yang jarang terjadi di dunia pendanaan startup :
Struktur ini memungkinkan Liang menggalang dana dalam jumlah besar tanpa kehilangan kendali perusahaan. Ini sekaligus mencerminkan posisi tawarnya yang kuat dan betapa pentingnya DeepSeek bagi pemerintah China.
Pendanaan besar DeepSeek terjadi di tengah perlombaan AI yang kian panas antara China dan Amerika Serikat. Model penalaran R1 milik perusahaan yang dirilis pada Januari 2025, mampu menyamai performa model-model terdepan AS tetapi dengan biaya pelatihan yang jauh lebih murah. Hal ini mengejutkan pasar global dan memicu aksi jual besar-besaran pada saham-saham chip AI seperti Nvidia .
Dana segar ini secara eksplisit ditujukan untuk menantang nama-nama besar AS seperti OpenAI dan Anthropic .
Catatan: Angka USD852 miliar untuk OpenAI dan USD965 miliar untuk Anthropic yang sempat disebut tidak dapat diverifikasi secara independen dari sumber yang ada dan tampaknya tidak konsisten dengan valuasi yang banyak dilaporkan akhir-akhir ini. OpenAI saat ini dilaporkan di kisaran USD260 miliar dalam negosiasi pendanaan awal 2026 , sementara Anthropic dilaporkan di kisaran USD60–65 miliar.
Perusahaan menggunakan modal barunya untuk berekspansi secara agresif:
Langkah-langkah ini menandakan ambisi jangka panjang DeepSeek untuk membangun infrastruktur AI yang mandiri di China, sehingga mengurangi kerentanan terhadap sanksi AS.
Laju pendanaan DeepSeek yang sangat cepat mencerminkan pergeseran besar dalam lanskap AI global. Perusahaan yang awalnya menolak pendanaan dari luar ini kini menjadi magnet bagi modal, baik dari raksasa teknologi swasta maupun dana investasi negara. Kemampuannya untuk mendapatkan valuasi USD71 miliar hanya beberapa pekan setelah menutup putaran pendanaan USD7,4 miliar dengan valuasi lebih rendah menunjukkan bahwa permintaan investor terhadap DeepSeek masih sangat tinggi.
Kesepakatan ini juga menegaskan komitmen strategis China untuk membangun juara AI dalam negeri. Keterlibatan dana negara dengan persyaratan istimewa, adopsi chip dalam negeri, dan rencana ekspansi sumber daya manusia secara besar-besaran—semua ini menunjuk pada satu hal: DeepSeek sedang diposisikan sebagai 'jawara nasional' dalam perlombaan AI global.
Bagi rival AS seperti OpenAI dan Anthropic, kebangkitan pesat DeepSeek merupakan tantangan kompetitif yang tidak bisa diabaikan. Kemampuan laboratorium AI China ini untuk menyamai performa model terdepan dengan biaya yang jauh lebih rendah telah mengubah ekspektasi tentang apa yang mungkin dalam pengembangan AI—dan dengan valuasi USD71 miliar, DeepSeek kini memiliki kekuatan finansial yang sebanding dengan ambisi teknisnya.