| Berat | ~42–43 kg |
| Derajat Kebebasan (DoF) | 31 total (6 per kaki, 7 per lengan, 3 pinggang, 2 kepala, plus 6 di setiap tangan) |
| Komputasi | NVIDIA Thor T5000 dengan daya komputasi AI hingga 2070 TFLOPS (FP4) |
| Kecepatan jalan maks. | 7,2 km/jam |
| Kapasitas angkat (dua lengan) | 10 kg |
| Daya tahan baterai | ~2 jam |
| Torsi puncak sendi | Hingga 140 Nm pada sendi terkuat |
| Konektivitas | Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, USB, locking USB-C |
| Pendinginan | Pendingin udara lokal |
T2 diposisikan sebagai platform pengembangan AI berwujud (embodied-AI) yang bersifat terbuka untuk riset dan implementasi di dunia nyata. Kasus penggunaan yang disebutkan meliputi:
Booster Robotics didirikan pada Juni 2023 oleh Cheng Hao, lulusan Universitas Tsinghua yang tim intinya berasal dari Lab Kontrol Robot Tsinghua dan Tim RoboCup Tsinghua Hephaestus . Perusahaan ini berkantor pusat di Beijing, China.
Riwayat pendanaan (putaran kunci):
Total pendanaan yang diungkapkan: ~$139 Juta per penutupan Series B pada April 2026 . Investor termasuk CMBC Capital, Zhongguancun Science City, IDG Capital, Source Code Capital, dan dana AI/robot kota Beijing
.
T2 bersaing di segmen robot humanoid berukuran menengah dengan komputasi tinggi. Pembeda utamanya:
Pesaing utama termasuk Tesla Optimus, Figure 02, Agility Robotics Digit, dan Unitree H1 — sebagian besar lebih tinggi/berat tetapi banyak yang tidak memiliki kepadatan komputasi onboard T2 pada titik harga yang sebanding .