Kenaikan capex ini bukan sekadar prediksi makro—ini respons langsung terhadap adopsi Hy3 yang eksplosif. Sejak peluncuran pratinjau Hy3 pada 23 April 2026, Tencent mengungkapkan bahwa konsumsi token harian rata-rata meningkat 20 kali lipat, dan pengguna sukarela pratinjau Hy3 di WorkBuddy naik 6 kali lipat E. Lonjakan penggunaan ini menciptakan justifikasi kapasitas untuk peningkatan capex besar-besaran. Tesis BofA bertumpu pada gagasan bahwa bukti permintaan dari sisi pasar (product-market fit)—bukan sekadar kemampuan model—yang membenarkan pengeluaran infrastruktur yang agresif.
Hy3 adalah model bahasa 295B-parameter dengan arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) dan pemikiran hybrid cepat-lambat, dikembangkan oleh tim Hunyuan Tencent. Model ini hanya mengaktifkan sekitar 21B parameter per token menggunakan 192 expert dengan routing sigmoid top-8 DHI. Model ini mendukung jendela konteks 256K token (262K menurut beberapa sumber) dan dapat menghasilkan hingga 131K token pada rilis penuh DHI. Lapisan decoding spekulatif MTP (Multi-Token Prediction) sebesar 3,8B parameter mempercepat kecepatan inferensi HY.
Arsitekturnya menggunakan 80 lapisan transformer (lapisan 0 dense, lapisan 1–79 MoE), Grouped Query Attention dengan 64 Q / 8 KV heads, per-head QK RMSNorm, dan RoPE D. Hy3 dirilis di bawah lisensi open-weight Apache 2.0, dengan rilis GA pada 6 Juli 2026 (pratinjau pada 23 April 2026) GIN. Hy3 memberikan kecerdasan setara model flagship yang 2–5x lebih besar dengan biaya komputasi yang jauh lebih rendah, serta upaya penalaran yang dapat dikonfigurasi (no-think, low CoT, high CoT) GL.
Dalam evaluasi internal Hy3 di skenario kantor WorkBuddy, tingkat keberhasilan tugas naik dari 72% menjadi 90%, dengan durasi tugas rata-rata berkurang 34% E. Setelah Yuanbao meluncurkan pengiriman file bertenaga Hy3, tingkat kesalahan akal sehatnya berkurang setengahnya, dan tingkat halusinasi turun lebih dari setengahnya E.
Poin data yang dikonfirmasi dari bukti:
| Metrik | Nilai | Sumber |
|---|---|---|
| Capex Q1 2026 | RMB 31,9 miliar (naik 16% YoY, naik 63% secara kuartalan) | RNS |
| Panduan investasi produk AI 2026 | >RMB 36 miliar (naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya) | IN |
| Perkiraan capex BofA 2026 | RMB 185 miliar (direvisi naik 23–25%) | NF |
| Perkiraan capex BofA 2027 | RMB 225 miliar | NF |
| Perkiraan capex BofA 2028 | RMB 250 miliar+ | NF |
Tencent mengumpulkan $4,6 miliar dalam obligasi luar negeri pada Juni 2026 untuk pengembangan AI dan pembiayaan kembali U. Pendapatan Q1 2026 adalah RMB 196,5 miliar (+9% YoY, meleset dari konsensus sekitar 1,5%), dengan melesetnya sebagian disebabkan oleh belanja AI dan waktu Tahun Baru Imlek RA.
Catatan tentang perkiraan Goldman Sachs: Meskipun Goldman Sachs dan firma sell-side lainnya telah menerbitkan perkiraan capex Tencent, angka persis RMB 151 miliar untuk FY2026 yang sering dikutip tidak dapat diverifikasi secara independen dari hasil pencarian yang tersedia. Satu artikel SCMP mengutip perkiraan Goldman Sachs sebesar RMB 165 miliar untuk 2027, tetapi angka FY2026 tetap tidak terkonfirmasi S.
Tesis Bofa secara eksplisit bertumpu pada keunggulan distribusi Tencent yang tak tertandingi: WeChat menyediakan basis pengguna built-in lebih dari satu miliar pengguna yang dapat mengakses agen AI tanpa hambatan—melalui Yuanbao, ima, QClaw, dan agen AI native WeChat yang akan datang N. BofA mencatat sebelumnya (3 Juni 2026) bahwa peluncuran agen AI WeChat adalah katalis utama untuk re-rating Tencent N.
Argumen sentral BofA dalam laporan 13 Juli adalah bahwa kepemimpinan Tencent di lapisan orkestrasi agen AI China diremehkan oleh pasar NFN. Logikanya:
Kenaikan capex menandakan bahwa Tencent bertaruh investasi infrastruktur akan membiayai sendiri—penggunaan mendorong pendapatan, pendapatan mendanai lebih banyak infrastruktur, dan roda gila WeChat memperkuat keunggulan. Target harga HK$750 milik BofA menyiratkan keyakinan bahwa parit distribusi agen AI Tencent, bukan hanya kemampuan model, adalah keunggulan kompetitif yang langgeng NP.
Intinya: Lonjakan adopsi Hy3 adalah bukti dari sisi permintaan yang membenarkan peningkatan capex sebesar 23–25%—bukan sebaliknya. Tencent kini diposisikan sebagai platform agen AI end-to-end terkemuka di China, dengan corong distribusi (WeChat) yang tidak dapat ditandingi oleh pesaing domestik mana pun, dan pasar mulai menilai ulang sahamnya sesuai.