Saham ASML (NASDAQ:ASML) ditutup merosot 4% ke $1.726,04 pada Senin, 13 Juli 2026, dengan volume perdagangan 25% di bawah rata rata [3]. Penurunan ini dipicu oleh efek domino dari krisis pasar saham Korea Selatan yang bersejarah.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact check with cited sources for What caused ASML shares to fall on Monday, July 13, 2026, and what key factors — including the So. Article summary: What caused ASML's decline on Monday, July 13, 2026 ASML shares fell 4% on Monday, July 13, closing at $1,726.04 after trading as low as $1,718.08, with volume about 25% below average [3].. Topic tags: general web, ai, workflow, regulation, benchmarks. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickba
Saham ASML Holdings N.V. (NASDAQ:ASML) mengalami hari yang berat pada Senin, 13 Juli 2026. Saham raksasa mesin litografi asal Belanda ini ditutup turun 4% di level $1.726,04, setelah sempat menyentuh titik terendah harian di $1.718,08 . Yang menarik, volume perdagangan hari itu sekitar 25% lebih rendah dari rata-rata, menunjukkan bahwa tekanan jual datang dari para pemain besar, bukan aksi panik ritel
.
Apa yang sebenarnya terjadi? Penyebab utamanya adalah efek domino dari krisis pasar saham Korea Selatan yang begitu dahsyat, diperparah oleh ketidakpastian kebijakan ekspor global yang membayangi ASML.
Akar masalah pada hari itu berpusat di Korea Selatan. Indeks KOSPI ambrol hingga 8,95% dan ditutup di level 6.806,93, menembus level psikologis 7.000 untuk pertama kalinya dalam dua bulan . Pasar Korea benar-benar kalang kabut:
Yang menarik, pola ini bukan pertama kalinya. Sepekan sebelumnya, pada 7 Juli, saham ASML juga melorot 4,6% setelah laba Samsung yang memecahkan rekor gagal memenuhi ekspektasi pasar yang terlalu tinggi . Artinya, pasar Korea Selatan kini menjadi "pemicu kejut" utama bagi saham ASML.
Di atas semua itu, ada ancaman struktural yang membayangi bisnis ASML: ketidakpastian aturan ekspor ke China. Isu utamanya adalah RUU MATCH Act (Multilateral Alignment of Technology Controls on Hardware Act) yang diusulkan oleh anggota parlemen AS pada April 2026 .
Kombinasi antara krisis jangka pendek dari Korea dan ancaman jangka panjang dari aturan ekspor AS membuat investor ASML berada dalam posisi yang tidak nyaman.
Hari Rabu, 15 Juli 2026, menjadi tanggal yang ditunggu-tunggu. ASML dijadwalkan merilis laporan laba kuartal kedua tahun fiskal 2026 sebelum pasar dibuka . Laporan ini menjadi krusial karena:
Meskipun dilanda tekanan, tidak semuanya suram bagi ASML. Rata-rata dari 43 analis saham masih memberikan rating "Strong Buy" dengan target harga 12 bulan sebesar $1.830,83 . Beberapa bank investasi besar baru-baru ini menaikkan target harga mereka, dipicu oleh sentimen positif seperti:
Kenaikan target harga ini datang dari berbagai bank seperti Deutsche Bank, Goldman Sachs, JPMorgan, Bank of America, dan Morgan Stanley . Wells Fargo bahkan mengeluarkan salah satu upgrade paling agresif pada akhir Juni
.
Saham ASML saat ini berada di antara kekuatan bullish dan bearish yang kuat. Sisi bullish didukung oleh permintaan AI yang luar biasa dan panduan pertumbuhan yang kuat. Sisi bearish didorong oleh risiko geopolitik (MATCH Act) dan volatilitas ekstrem dari pasar Korea Selatan. Hari Senin, 13 Juli adalah contoh sempurna bagaimana guncangan di Korea bisa langsung berdampak pada saham raksasa Belanda ini. Semua mata kini tertuju pada laporan laba Q2 pada 15 Juli untuk menentukan arah selanjutnya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Saham ASML (NASDAQ:ASML) ditutup merosot 4% ke $1.726,04 pada Senin, 13 Juli 2026, dengan volume perdagangan 25% di bawah rata rata [3].
Saham ASML (NASDAQ:ASML) ditutup merosot 4% ke $1.726,04 pada Senin, 13 Juli 2026, dengan volume perdagangan 25% di bawah rata rata [3]. Penurunan ini dipicu oleh efek domino dari krisis pasar saham Korea Selatan yang bersejarah.
Kekacauan di Korea dipicu oleh aksi jual besar besaran saham chip AI, terutama SK Hynix, yang diperparah oleh produk leveraged single stock yang dituding regulator sebagai biang volatilitas ekstrem [4].