Sony akan menghentikan produksi disc fisik untuk semua rilis game PlayStation baru mulai Januari 2028. Mantan bos PlayStation, Shawn Layden, menyebut keputusan ini sebagai 'keputusan spreadsheet murni' yang didorong oleh ekonomi: penjualan digital kini mencapai 80% dari total penjualan game tetapi menghasilkan 95% p...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key details and reactions surrounding Sony's announcement that it will end physical. Article summary: ## Sony's Disc End Date and Rationale. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pada 1 Juli 2026, Sony memberikan kejutan yang akan mengubah lanskap game: mulai Januari 2028, perusahaan akan berhenti memproduksi disc fisik untuk semua rilis game PlayStation baru. Mulai tanggal tersebut, game baru hanya akan tersedia sebagai unduhan digital atau sebagai kode unduh digital di dalam kotak ritel yang kosong . Meskipun disc yang sudah ada dan judul yang dirilis sebelum batas waktu itu masih akan diproduksi, langkah ini menandai awal dari akhir era media fisik untuk salah satu platform game terbesar di dunia
.
Pengumuman ini langsung mendapat reaksi keras dan meluas dari para pengecer, pegiat konservasi game, dan para pemain. Namun, waktu pengumuman ini — yang jatuh hanya beberapa hari setelah Sony mengonfirmasi akan menghapus lebih dari 550 film yang sudah dibeli dari perpustakaan pengguna — menciptakan badai sempurna yang memicu kembali perdebatan global tentang siapa yang sebenarnya memiliki konten digital.
Kritik institusional terkuat datang dari Digital Entertainment and Retail Association (ERA) Inggris, yang mewakili sebagian besar pengecer video game utama termasuk Amazon, Game, Sainsbury's, dan HMV. ERA menyebut keputusan Sony sebagai "kemenangan kenyamanan perusahaan di atas pilihan konsumen" . Asosiasi ritel tersebut berargumen bahwa langkah ini lebih menguntungkan Sony daripada kepentingan konsumen
.
Pernyataan ERA menegaskan bahwa "menghilangkan disc tidak berarti kemajuan" . Organisasi tersebut juga memperingatkan bahwa langkah ini akan menghancurkan pasar ritel fisik, yang — meskipun telah menyusut dari saluran utama menjadi sebagian kecil dari penjualan game — masih merupakan bagian penting dari ekonomi jalan raya utama Inggris.
Pengecer besar Inggris, Game, secara terpisah menyatakan bahwa mereka "tidak akan tinggal diam" dan memperingatkan akan adanya dampak signifikan bagi jalan raya utama Inggris . Seorang pengecer independen meluncurkan petisi "Don't Kill the Disc" di change.org yang berhasil mengumpulkan lebih dari 200.000 tanda tangan dalam waktu seminggu
.
Shawn Layden, mantan presiden Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios dan veteran Sony selama 32 tahun, memberikan penjelasan paling otoritatif tentang mengapa perusahaan mengambil langkah ini. Dalam serangkaian wawancara setelah pengumuman, Layden menggambarkan keputusan tersebut sebagai "cukup dramatis" dan "keputusan spreadsheet murni" yang didorong oleh pertimbangan ekonomi .
Poin-poin utama dari wawancaranya:
Pengumuman disc ini muncul hanya beberapa hari setelah Sony mengungkapkan bahwa mereka akan secara permanen menghapus lebih dari 551 film dan acara TV yang sudah dibeli dari perpustakaan digital pengguna PlayStation di Inggris pada 1 September 2026, karena perjanjian lisensi dengan StudioCanal yang akan berakhir . Sony menawarkan tidak ada pengembalian dana, tidak ada kompensasi, dan tidak ada permintaan maaf
.
Judul-judul yang terkena dampak termasuk film-film besar dari berbagai dekade sinema: Terminator 2: Judgment Day, Paddington, Paddington 2, Pan's Labyrinth, Hot Fuzz, Apocalypse Now, Rambo, Total Recall, dan Bridget Jones's Diary .
Para kritikus segera menghubungkan kedua peristiwa tersebut, dengan tajuk utama Ars Technica berbunyi "Sony menghapus konten digital dari perpustakaan; kita diingatkan bahwa kita tidak memiliki apa yang kita beli" . TechRadar menyebutnya "ini seharusnya ilegal" dan mencatat bahwa kontroversi tersebut mendorong minat baru pada Blu-ray 4K sebagai satu-satunya format kepemilikan yang dapat diandalkan
.
Bagi banyak orang, penghapusan film ini adalah demonstrasi langsung dari risiko masa depan all-digital — konten yang Anda "beli" dapat dicabut ketika perjanjian lisensi berakhir. Waktu kejadian ini memicu gelombang reaksi balik konsumen terhadap strategi digital-first Sony yang lebih luas, dengan para pemain dan jurnalis sama-sama berargumen bahwa meninggalkan disc berarti menyerahkan bentuk kepemilikan asli yang terakhir .
Keputusan Sony untuk mengakhiri produksi disc game fisik adalah perhitungan spreadsheet perusahaan dan momen penting bagi industri game. Langkah ini didorong oleh realitas ekonomi yang tidak dapat disangkal: sekitar 20% pelanggan yang masih membeli game fisik hanya menghasilkan sekitar 5% dari laba, membuat seluruh ekosistem manufaktur dan distribusi menjadi tidak penting dari sudut pandang Sony. Tetapi penghapusan simultan film digital yang dibeli telah mengungkapkan kebenaran yang tidak nyaman dari masa depan all-digital: ketika Anda membeli digital, Anda tidak memiliki apa pun.
Bagi para pemain, pilihannya menjadi semakin jelas: nikmati kenyamanan digital-only sambil menerima bahwa perpustakaan Anda dapat dicabut, atau bertahan untuk media fisik selagi masih ada. Dengan PS6 yang kemungkinan besar akan menjadi konsol all-digital dan tanggal akhir disc yang sudah ditetapkan, pilihan itu mungkin tidak akan bertahan lama.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Sony akan menghentikan produksi disc fisik untuk semua rilis game PlayStation baru mulai Januari 2028.
Sony akan menghentikan produksi disc fisik untuk semua rilis game PlayStation baru mulai Januari 2028. Mantan bos PlayStation, Shawn Layden, menyebut keputusan ini sebagai 'keputusan spreadsheet murni' yang didorong oleh ekonomi: penjualan digital kini mencapai 80% dari total penjualan game tetapi menghasilkan 95% pend...
Pengumuman ini terjadi hanya beberapa hari setelah Sony menghapus lebih dari 551 film StudioCanal yang sudah dibeli pengguna PlayStation di Inggris pada September 2026 tanpa memberikan pengembalian dana — sebuah demon...