Pada konferensi Build 2026 bulan Juni, Microsoft mengumumkan keluarga tujuh model MAI (Microsoft AI) baru yang mencakup kemampuan penalaran, coding, pembuatan gambar, transkripsi, dan suara . Model unggulannya adalah MAI-Thinking-1, model penalaran dengan 35 miliar parameter dan jendela konteks 256K, yang dibangun dari awal menggunakan data berlisensi komersial
. Untuk pengembang, Microsoft juga merilis MAI-Code-1-Flash, model coding berukuran kecil yang disetel khusus untuk GitHub Copilot
. Jajaran lengkapnya meliputi MAI-Image-2.5 dan varian Flash-nya, MAI-Transcribe-1.5, MAI-Voice-2 dan varian Flash-nya, serta MAI-Code-1-Flash
.
Kurang dari sebulan kemudian, pada 7 Juli 2026, Bloomberg melaporkan bahwa Microsoft telah mulai menggunakan model MAI ini di dalam Excel dan Outlook — menggantikan model OpenAI dan Anthropic untuk puluhan ribu prompt AI setiap minggunya . Motivasi yang disebutkan: penghematan biaya
. Prompt-prompet ini sebelumnya mengandalkan model pihak ketiga; kini Microsoft secara diam-diam mengalihkannya ke model miliknya sendiri melalui apa yang disebut perusahaan sebagai orkestrasi model di platform Azure AI Foundry
.
Perbandingan harga MAI pada Juni 2026, yang mengutip data Azure AI Foundry, melaporkan bahwa model MAI 20–60% lebih murah dibandingkan model pihak ketiga yang setara . Contoh spesifik dari analisis tersebut:
| Model | Harga per 1K token input | Model Pihak Ketiga Setara | Harga Pihak Ketiga |
|---|---|---|---|
| MAI-Thinking-1 | $0,03 | Setara OpenAI o3 | $0,10 atau lebih |
| MAI-Code-1-Flash | $0,015 | Claude Haiku 4.5 | $0,025 |
Dengan angka tersebut, MAI-Thinking-1 kira-kira 70% lebih murah dari harga setara OpenAI o3 yang disebutkan, sementara MAI-Code-1-Flash 40% lebih murah dari Claude Haiku 4.5 . Sebuah unggahan LinkedIn terpisah mengklaim bahwa MAI-Thinking-1 milik Microsoft, setelah disetel untuk McKinsey, mengungguli GPT-5.5 milik OpenAI dengan efisiensi biaya 10 kali lipat lebih baik, meskipun klaim ini berasal dari sumber buatan pengguna dan harus diperlakukan dengan hati-hati, bukan sebagai tolok ukur independen yang terkonfirmasi
.
Pergantian model di Excel dan Outlook tidak berarti Microsoft meninggalkan OpenAI atau Anthropic. Perusahaan terus menjual model kedua mitra tersebut melalui Azure dan bahkan baru pada Mei 2026 mengintegrasikan model Claude milik Anthropic ke dalam beberapa fitur Office 365 Copilot . Yang berubah adalah campuran model Microsoft: alih-alih hanya mengandalkan OpenAI untuk beban kerja Copilot, perusahaan beralih ke strategi multi-model yang fleksibel di mana model MAI buatan sendiri menangani tugas-tugas sensitif biaya bervolume tinggi di Excel dan Outlook, Anthropic Claude menangani tugas kreatif atau analitis tertentu di PowerPoint dan Word, dan model OpenAI tetap tersedia untuk kasus penggunaan lain
.
Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, target internal Microsoft adalah mengurangi pembayaran ke penyedia AI pihak ketiga dengan mengalihkan permintaan inferensi sebanyak mungkin ke modelnya sendiri — sebuah strategi yang lebih mudah dijalankan sekarang karena Microsoft mengendalikan infrastruktur (Azure) dan lapisan model (MAI) .
Microsoft telah menginvestasikan sekitar $13 miliar di OpenAI dan $5 miliar di Anthropic, menurut berbagai laporan . Investasi tersebut tetap strategis: Microsoft masih menjual kembali model kedua mitra melalui Azure, dan OpenAI sendiri telah berkomitmen untuk konsumsi Azure sekitar $250 miliar
. Namun, dorongan MAI memberi Microsoft daya ungkit biaya atas mitra-mitra tersebut. Setiap prompt Copilot yang berpindah dari model eksternal ke model MAI adalah prompt yang marginnya tetap dimiliki Microsoft, alih-alih membayar biaya API pihak ketiga
.
CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman, mengatakan kepada Bloomberg bahwa "tujuan kami adalah mengurangi dan pada akhirnya menghilangkan" pembayaran ke Anthropic . Prinsip yang sama berlaku untuk OpenAI: model Microsoft sendiri kini menjadi opsi yang ekonomis, mengurangi urgensi untuk menerima kenaikan harga dari kedua mitra
.
Sumber yang disediakan mengonfirmasi bahwa OpenAI dan Anthropic sama-sama mengajukan IPO secara rahasia pada awal Juni 2026 . Namun, bukti tidak mendukung kesimpulan pasti tentang bagaimana pergeseran MAI Microsoft akan memengaruhi IPO tersebut. Yang dapat dikatakan lebih sempit: penggunaan MAI di Excel dan Outlook oleh Microsoft dapat mengurangi sebagian permintaan inferensi yang seharusnya menghasilkan pendapatan bagi OpenAI atau Anthropic
. Jika pola ini meluas ke produk Microsoft lainnya, hal itu dapat melemahkan asumsi bahwa penggunaan Microsoft Office dan Copilot secara otomatis akan menghasilkan peningkatan pendapatan inferensi perusahaan bagi penyedia model eksternal
. Sumber-sumber tersebut tidak mengukur dampak pendapatan pada salah satu perusahaan, juga tidak menetapkan bagaimana investor pasar publik akan memberi harga pada risiko itu.
Dorongan MAI Microsoft adalah strategi pengurangan biaya dan pengurangan ketergantungan, bukan perceraian penuh dari mitra AI-nya. Penggunaan MAI yang dikonfirmasi di Excel dan Outlook, peluncuran tujuh model MAI di Build 2026, dan keunggulan harga yang dilaporkan dibandingkan model pihak ketiga yang setara semuanya menunjuk pada masa depan di mana Microsoft memiliki lebih banyak tumpukan AI-nya sendiri — sambil tetap menjaga satu kaki di ekosistem OpenAI dan Anthropic .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Microsoft meluncurkan tujuh model MAI buatan sendiri di Build 2026, termasuk MAI Thinking 1 dan MAI Code 1 Flash, dan mulai menggantikan model OpenAI serta Anthropic di Excel dan Outlook untuk menekan biaya AI — puluh...
Microsoft meluncurkan tujuh model MAI buatan sendiri di Build 2026, termasuk MAI Thinking 1 dan MAI Code 1 Flash, dan mulai menggantikan model OpenAI serta Anthropic di Excel dan Outlook untuk menekan biaya AI — puluh... Model MAI dibanderol 20–60% lebih murah dibanding model pihak ketiga sejenis. Contoh: MAI Thinking 1 hanya $0,03/1K token, sementara OpenAI o3 setara $0,10/1K token atau lebih [8].
Langkah ini menandai strategi multi model: Microsoft tetap menjual model OpenAI dan Anthropic, namun mulai mengalihkan beban kerja Office bervolume tinggi ke model miliknya yang lebih murah [1][4][7].