CPU Nvidia Vera dengan 88 inti kustom Olympus kini dalam produksi penuh dan telah dikirim ke OpenAI, Anthropic, SpaceX, dan Oracle Cloud. Tolok ukur independen dari Phoronix menunjukkan Vera 1,55x lebih cepat dari Intel Xeon flagship dan 10% di atas AMD EPYC.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What recent developments have occurred in Nvidia's push into the CPU market with its Vera process. Article summary: ## Nvidia's Vera CPU: Recent Developments. Topic tags: general, news, documentation, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Nvidia resmi memasuki pasar prosesor server dengan CPU Vera, chip 88 inti yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) agen. Bukan sekadar prosesor biasa, Vera adalah senjata baru Nvidia untuk menantang dominasi Intel dan AMD di pusat data. Berikut ulasan lengkapnya berdasarkan data dan tolak ukur independen.
CPU Vera adalah prosesor pusat data mandiri pertama buatan Nvidia, yang diumumkan di ajang GTC San Jose pada Maret 2026 . Pendiri Nvidia, Jensen Huang, menyebutnya sebagai "bisnis multi-miliar dolar berikutnya"
. Chip ini dibangun di atas 88 inti kustom Olympus Arm pada satu keeping silikon monolitik (bukan desain chiplet), dengan bandwidth memori LPDDR5X sebesar 1,2 TB/s dan fabrik on-chip 3,6 TB/s
. Nvidia mengklaim Vera memiliki instructions per clock (IPC) tertinggi di dunia, mampu mengeksekusi hingga 10 instruksi per siklus clock
.
Berbeda dengan pendahulunya, CPU Grace yang merupakan pendamping GPU, Vera bisa beroperasi secara mandiri untuk menangani berbagai tugas di pabrik AI seperti eksekusi kode, sandboxing, analitik, dan orkestrasi agen AI .
Nvidia menyatakan bahwa Vera menyelesaikan tugas AI agen 1,8x lebih cepat dibandingkan CPU x86 dan memberikan performa sandbox 80% lebih baik dari infrastruktur CPU tradisional . Klaim ini bersifat sementara dan perlu diverifikasi dengan data independen lebih lanjut
.
Phoronix merilis hasil pengujian independen pertama untuk CPU Vera bertenaga 88 inti :
Kesimpulan Phoronix, seperti yang ditulis oleh pengulasnya: ini adalah "persaingan paling tangguh yang pernah ada untuk prosesor x86_64 Intel dan AMD" .
Wakil Presiden Infrastruktur Perplexity, Nate Kupp, mengatakan bahwa Vera memproses tugas coding AI agen sekitar 1,5x lebih cepat dari CPU tradisional. Kupp menambahkan, "Vera benar-benar menonjol bagi kami sebagai kecocokan yang sempurna untuk sebagian besar pekerjaan inti" .
Nvidia memperkirakan $20 miliar dalam penjualan CPU Vera pada akhir tahun fiskal saat ini (akhir Januari 2027) . Perkiraan ini terpisah dari proyeksi pendapatan $1 triliun Nvidia sebelumnya untuk chip AI Blackwell dan Rubin
.
CFO Nvidia, Colette Kress, menggambarkan Vera sebagai pembuka "peluang baru senilai $200 miliar" dan menambahkan bahwa "setiap pembuat sistem dan hyperscaler besar bermitra dengan kami untuk menyebarkannya" . Proyeksi pendapatan kuartal kedua Nvidia secara keseluruhan sebesar $91 miliar juga melampaui perkiraan analis Wall Street yang sebesar $86,84 miliar
.
Berdasarkan konfirmasi resmi Nvidia, pelanggan dan mitra awal meliputi :
Nvidia juga telah mulai melakukan penawaran penjualan CPU Vera kepada klien perusahaan di China, meskipun pendapatan dari China tidak termasuk dalam perkiraan kuartal kedua saat ini .
Perplexity mengonfirmasi pada 7 Juli 2026 bahwa mereka berencana menggunakan CPU Vera Nvidia untuk mendukung beban kerja agen AI mereka . Perplexity saat ini juga sudah menggunakan Nemotron 3 Ultra buatan Nvidia untuk produk pencarian dan Perplexity Computer
. Perusahaan tidak mengungkapkan volume pembelian yang direncanakan
.
Vera adalah pusat dari platform Vera Rubin, sebuah superkomputer AI full-stack yang menggabungkan CPU Vera, GPU Rubin, NVLink 6 Switch, ConnectX-9 SuperNIC, BlueField-4 DPU, dan Switch Ethernet Spectrum-6 . Platform ini dirancang untuk memangkas waktu pelatihan dan biaya token inferensi untuk beban kerja AI agen. Produksi sistem Vera Rubin telah dimulai pada kuartal kedua 2026 di lebih dari 350 pabrik di 30 negara, dengan sistem yang diperkirakan akan dikirim pada paruh kedua 2026
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
CPU Nvidia Vera dengan 88 inti kustom Olympus kini dalam produksi penuh dan telah dikirim ke OpenAI, Anthropic, SpaceX, dan Oracle Cloud.
CPU Nvidia Vera dengan 88 inti kustom Olympus kini dalam produksi penuh dan telah dikirim ke OpenAI, Anthropic, SpaceX, dan Oracle Cloud. Tolok ukur independen dari Phoronix menunjukkan Vera 1,55x lebih cepat dari Intel Xeon flagship dan 10% di atas AMD EPYC.
Nvidia menargetkan pendapatan $20 miliar dari penjualan CPU Vera pada tahun fiskal ini, membuka pasar senilai $200 miliar.