Sainz dinilai melanggar prosedur unlapping di bawah safety car. Dalam situasi tertentu, mobil yang tertinggal satu lap dapat menyalip safety car untuk kembali ke posisi lap yang sama dengan pemimpin balapan. Namun, Sainz dianggap melakukan manuver tersebut ketika ia tidak berhak melakukannya.
Masalah utamanya adalah apakah Sainz termasuk mobil yang berstatus lapped car pada titik referensi yang digunakan untuk menentukan pembalap mana yang boleh menyalip safety car. Berdasarkan keputusan steward, ia bukan salah satu mobil yang diizinkan melakukan unlapping pada saat itu.
Silverstone memiliki pintu masuk pit yang tidak biasa: jalurnya bercabang dari lintasan sebelum garis start-finis dan secara efektif melewati tiga tikungan terakhir. Geometri ini membuat urutan waktu Sainz dan mobil-mobil lain terlihat berbeda dibandingkan sirkuit dengan desain pit lane yang lebih konvensional.
Rangkaian kejadiannya berlangsung sebagai berikut:
Dengan kata lain, tata letak sirkuit membuat tindakan Sainz tampak sah secara urutan waktu, tetapi daftar mobil yang diizinkan menyalip safety car tidak mencantumkan namanya.
Menurut penjelasan yang dilaporkan terkait keputusan steward, Williams mengakui dua kekeliruan dalam menangani situasi tersebut:
Williams pada akhirnya menerima bahwa Sainz secara efektif memperoleh satu lap yang tidak seharusnya ia dapatkan.
Steward menjatuhkan penalti berdasarkan kesimpulan bahwa Sainz melakukan unlapping di belakang safety car tanpa hak untuk melakukannya. Tata letak pintu masuk pit Silverstone menjadi faktor yang memperumit situasi, tetapi tidak menghapus kewajiban tim dan pembalap untuk mengikuti daftar serta prosedur resmi unlapping.
Alih-alih penalti waktu biasa, steward menerapkan penalti satu lap untuk membatalkan lap yang dianggap diperoleh Sainz secara tidak sah. Itulah yang membuat sanksi ini menjadi salah satu penalti paling tidak lazim dalam balapan F1 tersebut.
Sainz finis di posisi ke-12 sebelum penalti, sedangkan poin Formula 1 hanya diberikan kepada 10 pembalap teratas. Turun ke posisi ke-17 tidak mengubah pembagian poin dari Grand Prix Inggris 2026, karena Sainz sudah berada di luar zona poin sejak awal.