Pengungsian: Sekitar 12.841 orang mengungsi dan ribuan lainnya tinggal di kamp-kamp sementara, termasuk di Ali Primera Park . NASA memperkirakan sekitar 59.000 bangunan rusak atau hancur
. Para penyintas bertahan di tenda-tenda pengungsian, menggambarkan ketakutan, trauma, dan ketidakpastian tentang masa depan
.
Kerugian: Briefing Connecting Business (28 Juni) melaporkan estimasi kerugian melebihi $10 miliar . Laporan ACAPS memperkirakan kerugian langsung berkisar $10–100 miliar
. Wikipedia mencatat perkiraan kerusakan langsung sebesar $37 miliar
. Angka spesifik $6,7 miliar tidak muncul dalam bukti sumber yang diberikan — estimasi aktual jauh lebih tinggi dan bervariasi.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio memimpin respons cepat seluruh pemerintahan. Pada 25 Juni, Rubio mengumumkan pengerahan segera tim pencari dan penyelamat dari Fairfax County, Virginia, dan Los Angeles, dengan tim tambahan menyusul . Ia menyatakan, "Kami memiliki respons seluruh pemerintahan. Ini akan besar, cepat, dan efektif"
. Gedung Putih mengaktifkan satuan tugas darurat dan mengerahkan bantuan awal $150 juta
.
Rubio secara pribadi berbicara dengan presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, untuk menyampaikan dukungan AS . Respons ini digambarkan sebagai salah satu respons bencana alam AS terkuat sejak pembubaran USAID
.
Angka $300+ juta: Media (misalnya, New York Times) mendokumentasikan pengerahan sumber daya yang signifikan oleh pemerintahan AS, tetapi komitmen awal yang dikonfirmasi adalah $150 juta . Angka $300+ juta mungkin mencerminkan eskalasi atau paket total di kemudian hari, tetapi tidak ada sumber yang secara eksplisit mengkonfirmasi "$300+ juta" sebagai total yang pasti dan resmi.
Respons AS menuai pujian dan kritik tajam.
Pujian: Pengerahan cepat tim penyelamat khusus dan diplomasi pribadi Rubio secara luas dianggap cepat dan substansial, terutama mengingat latar belakang politik yang kompleks .
Kritik terkait saluran bantuan dan penutupan USAID: Gempa bumi terjadi hanya beberapa bulan setelah pemerintahan Trump membubarkan USAID dan membekukan sebagian besar bantuan luar negeri berdasarkan perintah eksekutif Januari 2025 . Seorang pejabat senior USAID sebelumnya telah memperingatkan bahwa keringanan Rubio untuk bantuan "penyelamat hidup" gagal melindungi program-program penting
. Kritikus berpendapat bahwa pembubaran USAID membuat AS kehilangan infrastruktur kemanusiaan utamanya, memaksa respons dadakan yang dipimpin Departemen Luar Negeri yang lebih lambat dan kurang terkoordinasi
.
The Guardian membingkai bencana ini sebagai ujian bagi kebijakan Belahan Bumi Barat pemerintahan Trump setelah AS menggulingkan pemerintahan Venezuela sebelumnya dalam penggerebekan pasukan khusus pada Januari . New York Times melaporkan bahwa pemerintahan melakukan mobilisasi "meskipun Trump memiliki ketidaksukaan terhadap bantuan luar negeri," menggarisbawahi ironi dari operasi kemanusiaan skala besar oleh pemerintahan yang telah membubarkan lembaga-lembaga yang biasanya bertanggung jawab untuk misi semacam itu
.
Kamp sementara: Ribuan penyintas yang mengungsi tinggal di kamp-kamp tenda . Tim Learning from Earthquakes melaporkan distribusi bantuan dan operasi perumahan sementara di Ali Primera Park dan lokasi lainnya
.
Infrastruktur: Lebih dari 2.500 lokasi infrastruktur terpengaruh, termasuk 38 rumah sakit dan lebih dari 700 bangunan, dengan La Guaira sebagai negara bagian yang paling parah terkena dampak . Sebuah komisi kepresidenan dibentuk untuk menilai kerusakan perumahan dan infrastruktur
.
Kerugian Ekonomi: Diperkirakan $10–100 miliar dalam kerusakan langsung, dengan rekonstruksi diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun . Krisis ekonomi yang sudah ada sebelumnya di Venezuela memperparah tantangan ini.
Upaya bantuan bencana pemerintahan Trump terkait erat dengan tujuan politiknya untuk Venezuela.