Beberapa media melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump langsung menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang skorsing Balogun, dan laporan ini memainkan peran penting dalam keputusan tersebut . Trump kemudian memposting di media sosial berterima kasih kepada FIFA karena "melakukan apa yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" . The Hill, Chosun, Sportskeeda, dan media lainnya meliput sudut pandang ini; The New York Times/The Athletic juga melaporkannya .
FIFA menggunakan Pasal 27 dari Kode Disiplinnya, yang memungkinkan badan pengatur untuk menunda penerapan sanksi disipliner . Komite disiplin menempatkan larangan tersebut pada masa percobaan satu tahun — yang berarti jika Balogun melakukan pelanggaran serupa dalam waktu satu tahun, skorsing akan diberlakukan pada saat itu . People magazine, CBS Sports, The Guardian, dan lainnya mengonfirmasi detail percobaan satu tahun ini .
Banyak sumber menggambarkan ini sebagai pertama kalinya sejak 1962 seorang pemain mendapatkan skorsing kartu merah dicabut untuk memungkinkannya bermain di pertandingan Piala Dunia berikutnya . Laporan Chosun secara eksplisit menyatakan "pengecualian yang belum pernah terjadi sebelumnya — mengizinkan pemain untuk bertanding setelah lebih dari 60 tahun" .
The Athletic (NYT) melaporkan bahwa "beberapa pejabat FIFA" menyatakan tentangan terhadap penanganan Infantino atas keputusan tersebut . Sportskeeda dan media lainnya melaporkan bahwa setidaknya tiga wakil presiden FIFA keberatan dengan keputusan Infantino secara internal . Laporan Chosun juga menyebutkan perbedaan pendapat internal terkait langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini . Angka pasti "tiga" muncul di laporan sekunder; pernyataan resmi dewan FIFA belum dipublikasikan yang mengonfirmasi jumlah spesifik.
Royal Belgian Football Association (RBFA) secara terbuka menyatakan bahwa mereka "terkejut" dengan keputusan FIFA dan "sedang menyelidiki semua opsi potensial" . Dalam pernyataan resmi, RBFA mengatakan bahwa keputusan tersebut "didasarkan pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA" dan bahwa mereka "percaya telah dirugikan" . New York Post, CBS Sports, dan Bolavip semuanya mengutip pernyataan RBFA secara verbatim .
| Klaim | Terkonfirmasi? | Sumber Terbaik |
|---|---|---|
| Balogun mendapat kartu merah langsung, larangan 1 pertandingan otomatis | Ya | NYT/The Athletic, ESPN |
| FIFA menangguhkan larangan menggunakan Pasal 27 | Ya | CBS Sports, The Guardian, People |
| Larangan ditempatkan pada masa percobaan 1 tahun | Ya | People, CBS Sports, India Today |
| Trump menelepon Infantino untuk meminta peninjauan ulang | Ya (dilaporkan secara luas) | Chosun, Sportskeeda, The Hill |
| Pertama kali sejak 1962 seorang pemain dibersihkan dengan cara ini | Ya (dilaporkan secara luas) | Chosun, Sportskeeda |
| Setidaknya 3 wakil presiden FIFA menentang Infantino | Dilaporkan di sumber sekunder; tidak dikonfirmasi di pernyataan FIFA utama | Sportskeeda, Chosun |
| Federasi Belgia "terkejut," menyelidiki opsi | Ya (pernyataan langsung) | NY Post, CBS Sports, Bolavip |