Indeks belanja token AI (Silo Data LLM Token Expenditure Index) turun hampir 20% setelah mencapai puncak pada Mei 2026, setelah sebelumnya hampir dua kali lipat sejak akhir 2025. Harga per token (unit cost AI) telah ambruk sekitar 90%–98% sejak 2023, menekan daya ungkit harga (pricing power) penyedia layanan AI.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What explains the recent 20% decline in the AI token spending index, and how does this drop — com. Article summary: Here is a verified breakdown of each claim, with citations repaired against the provided sources.. Topic tags: general, education, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative vis
Berikut adalah analisis mendalam tentang fenomena penurunan indeks belanja token AI sebesar 20%, lengkap dengan data dan sumber terverifikasi.
Silo Data LLM Token Expenditure Index — indeks yang melacak pengeluaran untuk penggunaan token model bahasa besar — turun hampir 20% setelah mencapai puncak pada Mei, setelah sebelumnya hampir dua kali lipat sejak akhir 2025 . Indeks ini dijadikan sinyal pasar untuk mengukur apakah permintaan AI sebanding dengan skala investasi infrastruktur
.
Apa yang menyebabkan penurunan ini? Penurunan terjadi meskipun harga token telah jatuh tajam sejak 2023. Torsten Slok dari Apollo Global Management menyebutkan harga per token turun sekitar 90% selama periode tersebut . Pembalikan setelah Mei menunjukkan bahwa pertumbuhan belanja token melambat atau mendatar — pengguna mungkin tidak meningkatkan penggunaan secara cukup untuk mengimbangi kompresi harga
.
Jadi polanya adalah: harga unit merosot tajam, total belanja token masih bisa naik, namun laju pertumbuhan belanja kini tampak melambat setelah puncak Mei .
Data pendapatan yang tepat tidak sepenuhnya didukung oleh sumber yang ada, tetapi klaim secara keseluruhan terbukti: belanja infrastruktur AI terus berakselerasi ke level rekor, sementara basis pendapatan masih tertekan untuk membenarkan pembangunan besar-besaran ini .
Ini adalah sinyal konkret bahwa Meta mungkin memiliki kapasitas AI yang lebih besar dari yang dibutuhkan secara internal, dan sedang mencari cara untuk memonetisasi kelebihan tersebut secara eksternal .
Sumber yang ada mendukung kekhawatiran inti tentang daya ungkit harga: harga token telah turun sekitar 90% sejak 2023, sementara indeks belanja token melemah setelah puncak Mei . Bain memperkuat poin ini dari sisi biaya pelanggan: biaya token bagi perusahaan pengguna AI saat ini hanya sekitar 1–2% dari biaya gaji, dengan beberapa skenario memperkirakan bisa naik menjadi 20–30%
.
Artinya, penyedia AI membutuhkan penggunaan yang jauh lebih tinggi, daya ungkit harga yang lebih kuat, atau keduanya, untuk mengubah investasi infrastruktur besar-besaran menjadi pertumbuhan pendapatan yang tahan lama .
Sumber yang diberikan tidak secara langsung memverifikasi klaim spesifik tentang jual saham semikonduktor dan memori. Namun, narasi yang lebih luas di balik aksi jual tersebut didukung oleh:
Implikasi saham semikonduktor adalah sebuah kesimpulan logis: jika investor menyimpulkan bahwa infrastruktur AI telah dibangun berlebihan atau daya ungkit harga token memburuk, mereka dapat merevaluasi saham chip dan memori yang terkait dengan pembangunan tersebut.
Mekanisme intinya adalah ini: Perusahaan AI mengeluarkan dana sangat besar untuk infrastruktur dengan asumsi bahwa penggunaan dan pendapatan akan tumbuh cukup cepat untuk membenarkan pembangunan. Sebaliknya, persaingan dan efisiensi telah mendorong harga token turun sekitar 90%, indeks belanja token berbalik dari puncak Mei, dan Meta mulai menjajaki penjualan komputasi AI berlebih secara eksternal . Pasar kini menilai ulang apakah belanja infrastruktur AI dapat diubah menjadi pendapatan yang tahan lama dengan margin tinggi
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Indeks belanja token AI (Silo Data LLM Token Expenditure Index) turun hampir 20% setelah mencapai puncak pada Mei 2026, setelah sebelumnya hampir dua kali lipat sejak akhir 2025.
Indeks belanja token AI (Silo Data LLM Token Expenditure Index) turun hampir 20% setelah mencapai puncak pada Mei 2026, setelah sebelumnya hampir dua kali lipat sejak akhir 2025. Harga per token (unit cost AI) telah ambruk sekitar 90%–98% sejak 2023, menekan daya ungkit harga (pricing power) penyedia layanan AI.
Belanja modal (capex) AI perusahaan Big Tech AS diperkirakan menembus US$600 miliar pada 2026, menciptakan kesenjangan lebar dengan pendapatan AI yang masih terbatas.