Alibaba melarang karyawan menggunakan Claude Code mulai 10 Juli 2026 karena ditemukan kode tersembunyi yang bisa mengidentifikasi pengguna di China, dianggap sebagai 'backdoor' atau spyware [3][4]. Anthropic membela diri dengan mengatakan kode tersebut adalah fitur anti penyalahgunaan untuk mendeteksi kampanye disti...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What triggered Alibaba's reported ban on Anthropic's Claude Code for employees starting July 10,. Article summary: Alibaba's July 10 ban is a direct retaliatory response to discovering Anthropic's hidden user-profiling code in Claude Code. Anthropic defends that code as a legitimate anti-abuse measure triggered by what it says is Ali. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wi
Berikut adalah rincian berdasarkan sumber terpercaya mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan tuduhan dari masing-masing pihak.
Alibaba akan melarang karyawannya menggunakan alat coding AI milik Anthropic, Claude Code, di lingkungan kerja mulai 10 Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah penilaian internal mengklasifikasikan alat tersebut sebagai perangkat lunak 'berisiko tinggi' .
Larangan ini dipicu oleh penemuan Alibaba bahwa Claude Code mengandung kode deteksi tersembunyi yang dapat mengidentifikasi pengguna yang terhubung dengan China — kode yang oleh Alibaba dan banyak pengembang disebut sebagai 'backdoor' atau mekanisme pelacakan ala spyware .
Alibaba mengklaim bahwa Anthropic menyematkan logika pelacakan tersembunyi dalam kode sumber Claude Code yang secara diam-diam menandai pengguna berdasarkan lokasi, karakteristik jaringan, dan potensi afiliasi dengan laboratorium AI China .
Para pengembang yang menganalisis alat tersebut melaporkan bahwa Claude Code menggunakan teknik steganografi — menyembunyikan sinyal deteksi di dalam output kode yang tampak normal — untuk secara diam-diam memprofilkan pengguna China tanpa sepengetahuan mereka .
Menanggapi hal ini, Anthropic mulai menarik fitur tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah eksperimen anti-penyalahgunaan yang dimaksudkan untuk mendeteksi dan memblokir kampanye distilasi ilegal, bukan untuk pengawasan umum .
Pada 24 Juni 2026, Anthropic secara terbuka menuduh Alibaba menjalankan serangan distilasi terbesar yang pernah diketahui terhadap model Claude miliknya . Dalam sebuah surat kepada Komite Perbankan Senat AS, Anthropic menuduh:
Anthropic mengirimkan surat kepada senator AS yang mendesak hukuman, dan insiden ini telah memperkuat seruan di Washington untuk memperketat kontrol ekspor AI terhadap China .
Episode ini adalah bagian dari pola yang jauh lebih besar:
Larangan 10 Juli oleh Alibaba adalah respons balasan langsung terhadap penemuan kode profiling pengguna tersembunyi milik Anthropic di Claude Code. Anthropic membela kode tersebut sebagai tindakan anti-penyalahgunaan yang sah, yang dipicu oleh apa yang mereka katakan sebagai pelanggaran sebelumnya oleh Alibaba — kampanye distilasi dengan 28,8 juta pertanyaan dan 25.000 akun palsu. Perselisihan ini kini menjadi simbol perang dingin AI antara AS dan China, di mana masing-masing pihak saling menuduh menggunakan teknologi sebagai senjata untuk spionase atau pencurian.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Alibaba melarang karyawan menggunakan Claude Code mulai 10 Juli 2026 karena ditemukan kode tersembunyi yang bisa mengidentifikasi pengguna di China, dianggap sebagai 'backdoor' atau spyware [3][4].
Alibaba melarang karyawan menggunakan Claude Code mulai 10 Juli 2026 karena ditemukan kode tersembunyi yang bisa mengidentifikasi pengguna di China, dianggap sebagai 'backdoor' atau spyware [3][4]. Anthropic membela diri dengan mengatakan kode tersebut adalah fitur anti penyalahgunaan untuk mendeteksi kampanye distilasi ilegal, sambil menuduh Alibaba menjalankan kampanye pencurian AI terbesar yang pernah tercata...
Anthropic menuduh operator yang terkait dengan Alibaba dan lab Qwen menggunakan sekitar 25.000 akun palsu untuk menghasilkan lebih dari 28,8 juta pertukaran API dengan Claude antara April dan Juni 2026 [1][5][7].