| +5,7% vs Q2 2025 |
| Belum terverifikasi dari sumber |
| Q2 2025 (aktual) | 384.122 | — | — |
Konsensus Q2 2026 menunjukkan pemulihan tahun-ke-tahun yang modest dibanding Q2 2025, namun sumber yang ada belum mendukung perhitungan perubahan kuartalan atau angka pengiriman tahun fiskal 2025 secara lengkap .
Data yang tersedia tidak mendukung angka penjualan BYD Q2 2026 secara spesifik untuk segmen BEV murni atau selisih langsung dengan Tesla. Namun, sumber terpercaya menyebutkan bahwa BYD mengirimkan 557.090 kendaraan listrik murni (BEV) pada Q2 2026, berdasarkan data yang dikompilasi oleh Bloomberg. Angka ini menempatkan BYD kembali di puncak persaingan BEV global dengan selisih lebih dari 160.000 unit dibandingkan perkiraan pengiriman Tesla di periode yang sama (~396.500 unit berdasarkan konsensus Bloomberg) . Secara total, penjualan global BYD pada Juni 2026 naik 5,5% year-on-year menjadi 403.472 kendaraan, didorong oleh lonjakan ekspor yang mengompensasi lemahnya permintaan di China
.
Eropa — Rebound kuat sedang berlangsung. Pendaftaran (registrasi) Tesla di beberapa pasar Eropa melonjak pada Mei 2026. Reuters menggambarkan kenaikan ini sebagai bagian dari pemulihan berkelanjutan penjualan Tesla di Eropa . Barclays juga menyebut pertumbuhan penjualan di Eropa sebagai alasan utama menaikkan perkiraan pengiriman Q2 Tesla menjadi ~418.000 unit
. Jerman dan Austria tetap menjadi pasar BEV yang relatif kuat pada Mei 2026, dengan kendaraan baterai-listrik mencakup sekitar seperempat dari total penjualan di kedua pasar tersebut
. Lebih penting lagi, Jerman baru saja meluncurkan program insentif EV baru senilai €3 miliar yang terbuka untuk semua produsen, termasuk merek China. Program ini menargetkan rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah
. Secara kumulatif, pendaftaran Tesla di Eropa pada lima bulan pertama 2026 melonjak 57% dibanding tahun sebelumnya
.
Amerika Serikat — Hambatan kredit pajak. Sumber yang ada belum memberikan informasi pasti mengenai status kredit pajak EV federal AS saat ini atau perkiraan pengiriman regional Tesla di AS untuk Q2 2026.
China — Sinyal campuran. Barclays menyebut rebound di sektor EV China sebagai salah satu faktor di balik perkiraan pengiriman Tesla yang lebih tinggi . Namun, laporan penjualan BYD juga menunjukkan lemahnya permintaan di China, yang hanya bisa diimbangi oleh pertumbuhan ekspor yang pesat
. Data dari Deutsche Bank memperkirakan total pengiriman Tesla dari China pada Q2 2026 mencapai sekitar 133.000 unit
. Sumber yang ada tidak mendukung klaim spesifik mengenai ekspor Giga Shanghai, pendaftaran ritel domestik, atau kesenjangan 46 poin yang disebutkan sebelumnya.
Bukti tidak mencukupi dalam sumber yang diperoleh mengenai status terkini proses persetujuan regulasi Full Self-Driving (FSD) Tesla di Eropa. Sumber yang ada tidak berisi detail spesifik tentang keputusan regulasi, persetujuan, atau penolakan di negara-negara Eropa terkait penerapan FSD Tesla. Ini tetap menjadi variabel yang belum terselesaikan dan memerlukan riset lebih lanjut ke otoritas tipe-approval kendaraan nasional Eropa dan peraturan UNECE yang mengatur sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut di Uni Eropa.
Q2 2026 Tesla tampaknya akan menjadi kuartal pemulihan yang modest, dengan konsensus yang dikompilasi perusahaan sekitar 406.000 pengiriman dan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 5,7% dibanding Q2 2025 . Rebound Eropa menjadi faktor pendorong jangka pendek yang paling jelas didukung data, dengan pendaftaran Tesla meningkat di beberapa pasar Eropa dan Barclays menyebut Eropa sebagai alasan utama kenaikan perkiraan Q2-nya
. Program insentif EV baru Jerman juga berpotensi mendukung permintaan, meskipun program ini terbuka untuk merek China juga
. Bukti yang ada mendukung momentum kuat BYD di Juni, tetapi tidak cukup untuk memberikan perbandingan BEV Q2 yang presisi melawan Tesla
. Gambaran regulasi FSD di Eropa masih menjadi variabel yang belum terpecahkan dan tidak dirinci dalam bukti yang tersedia.