Pada malam 27 28 Juni 2026, Rusia melancarkan serangan gabungan rudal dan drone ke Ukraina dengan 8 rudal (2 rudal anti kapal Tsirkon/Oniks dan 6 rudal balistik Iskander M/S 400) serta 142 drone tempur jenis Shahed. Pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh atau menjam 132 dari sekitar 150 proyektil yang dilu...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What happened during Russia's large-scale missile and drone assault on Ukraine on June 28, includ. Article summary: On the night of **June 27–28, 2026**, Russia launched a combined missile and drone assault on Ukraine involving anti-ship missiles, ballistic missiles, and 142 strike drones, according to Ukraine’s Air Force as reported . Topic tags: general. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbna
Pada malam 27-28 Juni 2026, Rusia melancarkan serangan gabungan rudal dan drone skala besar terhadap Ukraina, menembakkan rudal anti-kapal, rudal balistik, dan gelombang 142 drone tempur, menurut Angkatan Udara Ukraina seperti dilaporkan oleh RBC-Ukraine dan Ukrainska Pravda . Serangan ini merupakan bagian dari pola serangan udara Rusia yang semakin intensif yang menargetkan kota-kota Ukraina dan infrastruktur sipil sepanjang Juni 2026.
Angkatan Udara Ukraina memberikan rincian berikut tentang senjata yang digunakan dalam serangan malam itu :
Serangan multi-vektor ini menggabungkan rudal anti-kapal yang terbang rendah, rudal balistik yang sangat bermanuver, dan kawanan drone besar — taktik yang berulang kali digunakan Rusia untuk membanjiri pertahanan udara Ukraina.
Pasukan pertahanan udara Ukraina melaporkan berhasil menetralisir sebagian besar ancaman yang masuk :
| Jenis Target | Diluncurkan | Ditembak Jatuh atau Dijam | Tingkat Intersepsi |
|---|---|---|---|
| Rudal anti-kapal (Tsirkon/Oniks) | 2 | 1 | 50% |
| Rudal balistik (Iskander-M/S-400) | 6 | 6 | 100% |
| Drone (Shahed, Gerbera, dll.) | 142 | 125 | ~88% |
| Total | ~150 | 132 | ~88% |
Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi bahwa pertahanan udara berhasil menembak jatuh atau menjam 132 target udara, termasuk seluruh enam rudal balistik dan satu rudal anti-kapal . Meskipun tingkat intersepsi tinggi, satu rudal dan 14 drone serangan berhasil mengenai 11 lokasi berbeda di seluruh Ukraina, menyebabkan kerusakan dan korban jiwa .
Meskipun gempuran rudal-drone semalam menghantam berbagai lokasi, serangan Rusia yang terpisah pada 28 Juni — termasuk serangan bom berpemandu pada siang hari — menghasilkan korban sipil yang signifikan di beberapa wilayah Ukraina. Total yang dikonfirmasi dari berbagai sumber menunjukkan gambaran yang suram:
Ringkasan korban jiwa pada 28 Juni 2026: Sedikitnya 10 warga sipil tewas dan lebih dari 50 luka-luka di seluruh Ukraina, menurut otoritas regional .
Rincian per wilayah:
Catatan: Gempuran rudal-drone semalam pada 27-28 Juni berkontribusi pada total ini, tetapi jumlah korban yang tepat per lokasi yang secara khusus terkait hanya dengan serangan udara semalam itu tidak sepenuhnya dipisahkan dalam sumber yang tersedia. Angka-angka di atas mewakili total korban sipil dari semua serangan Rusia pada 28 Juni 2026, termasuk gempuran semalam dan serangan siang hari.
Serangan 28 Juni tidak terjadi secara terisolasi. Sepanjang Juni 2026, Rusia meningkatkan kampanye serangan jarak jauhnya terhadap kota-kota Ukraina, sementara Ukraina juga mengintensifkan serangan dronenya sendiri ke wilayah Rusia.
Serangan besar Rusia terhadap Ukraina pada Juni 2026:
Serangan lintas batas Ukraina ke wilayah Rusia:
Eskalasi saling balas ini menunjukkan kedua belah pihak semakin mengandalkan salvo drone dan rudal jarak jauh, dengan populasi sipil menanggung biaya terberat. Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina (HRMMU) mengonfirmasi bahwa serangan 2 Juni saja menewaskan 22 warga sipil, termasuk dua anak-anak, dan melukai 145 .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada malam 27 28 Juni 2026, Rusia melancarkan serangan gabungan rudal dan drone ke Ukraina dengan 8 rudal (2 rudal anti kapal Tsirkon/Oniks dan 6 rudal balistik Iskander M/S 400) serta 142 drone tempur jenis Shahed.
Pada malam 27 28 Juni 2026, Rusia melancarkan serangan gabungan rudal dan drone ke Ukraina dengan 8 rudal (2 rudal anti kapal Tsirkon/Oniks dan 6 rudal balistik Iskander M/S 400) serta 142 drone tempur jenis Shahed. Pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh atau menjam 132 dari sekitar 150 proyektil yang diluncurkan, termasuk seluruh 6 rudal balistik dan 125 drone (tingkat intersepsi drone sekitar 88%).
Total korban sipil dari seluruh serangan Rusia pada 28 Juni 2026 mencapai sedikitnya 10 tewas dan lebih dari 50 luka luka, tersebar di Zaporizhzhia, Dnipropetrovsk, Kharkiv, Sumy, Donetsk, dan Kherson.