Laba industri China hanya naik 0,7% year on year pada Mei 2024, melambat tajam dari 4% di bulan April, karena permintaan domestik yang lemah mengimbangi ketahanan ekspor, menurut Biro Statistik Nasional (NBS). Angka tersebut menyembunyikan kesenjangan yang semakin lebar: elektronik terkait AI melonjak, sementara lab...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for How did China's industrial profits perform in May 2024, and what factors—including the AI boom bo. Article summary: Here is the fact-checked breakdown based on the available sources.. Topic tags: general, news, general web, government, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Laba industri China pada Mei 2024 hanya tumbuh 0,7% secara year-on-year, melambat drastis dari 4% di bulan April, berdasarkan data Biro Statistik Nasional (NBS) yang dilaporkan Reuters . Untuk periode Januari–Mei, laba tercatat naik 3,4% year-on-year
. Perlambatan ini menandakan lemahnya permintaan domestik, meskipun data sebelumnya sempat menunjukkan perbaikan permintaan dari luar negeri
.
Namun, angka tunggal ini menyembunyikan perbedaan tajam yang terjadi di bawah permukaan. Sementara produsen elektronik terkait AI dan eksportir melesat, sektor yang bergantung pada konsumsi domestik—seperti otomotif, furnitur, dan industri terkait properti—mengalami kontraksi laba yang parah.
Klarifikasi penting: Angka pertumbuhan laba 18,8% yang kadang muncul di beberapa laporan merujuk pada periode Januari–Mei 2026, bukan Mei 2024 . Angka yang benar untuk Mei 2024 adalah kenaikan 0,7% dari data NBS
.
Putaran investasi super (supercycle) AI global menjadi angin segar bagi manufaktur berorientasi ekspor China. Bloomberg melaporkan bahwa ekspor China melonjak lebih dari 19% di bulan Mei, didorong oleh permintaan hardware AI, dengan penjualan chip meningkat 111% . Sektor elektronik melonjak 17% berkat rantai pasok AI, dan manufaktur peralatan tumbuh 9,5%, menyumbang hampir 80% dari total pertumbuhan output industri
.
Pada 2026, Xinhua melaporkan bahwa elektronik terkait AI dan material energi baru menjadi pendorong utama percepatan pertumbuhan laba industri di China pada lima bulan pertama tahun tersebut . Kekuatan ekspor ini menjadi bantalan terhadap perlambatan domestik.
Industri otomotif memberikan gambaran paling jelas tentang tekanan domestik. Laba produsen mobil turun 19,8% di Mei 2024, menurut data NBS dan Wind yang dilaporkan CNBC , bahkan saat volume ekspor tetap kuat. Kejatuhan ini dipicu oleh perang harga yang berkepanjangan dan intens, dimulai pada 2023, awalnya dipicu oleh diskon Tesla dan kemudian diikuti BYD
.
Reuters melaporkan bahwa industri otomotif China berada di bawah tekanan finansial yang parah akibat kelebihan kapasitas dan persaingan harga yang terus berlanjut, dengan regulator dan pemimpin industri memperingatkan bahwa ketidakstabilan ini mengancam keberlanjutan sektor dalam jangka panjang . Margin laba rata-rata industri anjlok ke titik terendah bersejarah, yaitu 4,1% pada tahun 2025 dan turun lagi menjadi 2,9% pada awal 2026
. S&P Global memperingatkan bahwa perang harga "menghancurkan profitabilitas" dan menggerus belanja riset dan pengembangan (R&D)
.
Laba produsen furnitur ambles 58,4% di Mei 2024 (data NBS) . Jatuhnya laba ini terkait langsung dengan penurunan berkepanjangan di pasar properti China. Sebuah laporan USDA/Foreign Agricultural Service memaparkan tantangan berat yang dihadapi industri furnitur kayu China, termasuk menyusutnya permintaan domestik akibat kemerosotan pasar perumahan, persaingan harga yang ketat, margin laba yang rendah, serta persaingan internasional yang sengit
.
Pada semester pertama 2025, perusahaan furnitur skala besar mencatat laba total turun 23,1% year-on-year, dengan margin laba operasional hanya 3,4%, jauh di bawah rata-rata sektor manufaktur . Lebih dari 40% dari 56 perusahaan bahan bangunan dan perlengkapan rumah tangga yang terdaftar melaporkan kerugian bersih pada tahun 2025
.
NBS dan Reuters sama-sama menyebutkan lesunya permintaan domestik sebagai faktor utama di balik melambatnya pertumbuhan laba di bulan Mei . Data bulan Mei menyoroti tantangan persisten dalam perekonomian: penjualan ritel (retail sales) dan investasi aset tetap tetap lemah, dan deflasi harga produsen terus menekan margin di sektor-sektor yang terpapar pasar domestik
.
Bahkan saat perusahaan industri asing dan swasta mencatat pertumbuhan laba (masing-masing naik 12,6% dan 7,6% di Januari–Mei), perusahaan milik negara (BUMN) mengalami penurunan laba sebesar 2,4% selama periode yang sama, menyoroti ketidakmerataan pemulihan .
Bukti yang ada mendukung gambaran dua kecepatan yang jelas: elektronik terkait AI dan manufaktur terkait ekspor menunjukkan kekuatan yang jelas dalam data-data setelahnya, sementara sektor yang berorientasi domestik seperti otomotif dan furnitur menghadapi tekanan dari perang harga, kelebihan kapasitas, kelemahan properti, dan permintaan yang lembek . Pertumbuhan laba industri sebesar 0,7% di bulan Mei menutupi perbedaan internal ini, terutama antara ketahanan yang didorong ekspor dan lemahnya permintaan domestik
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Laba industri China hanya naik 0,7% year on year pada Mei 2024, melambat tajam dari 4% di bulan April, karena permintaan domestik yang lemah mengimbangi ketahanan ekspor, menurut Biro Statistik Nasional (NBS).
Laba industri China hanya naik 0,7% year on year pada Mei 2024, melambat tajam dari 4% di bulan April, karena permintaan domestik yang lemah mengimbangi ketahanan ekspor, menurut Biro Statistik Nasional (NBS). Angka tersebut menyembunyikan kesenjangan yang semakin lebar: elektronik terkait AI melonjak, sementara laba produsen mobil ambles 19,8% dan laba furnitur anjlok 58,4% akibat perang harga dan kelemahan sektor properti.
Angka 0,7% di Mei 2024 adalah data yang benar; angka 18,8% yang kadang muncul merujuk pada periode Januari–Mei 2026, periode yang berbeda.
Loading comments...
Comments
0 comments