Data perdagangan kuartal pertama 2026 dari Asosiasi Baja Eropa (EUROFER) menunjukkan sektor baja UE dalam tekanan berat akibat runtuhnya ekspor, produksi dalam negeri terendah sepanjang sejarah, dan perubahan kebijaka... Ekspor baja jadi UE ke negara di luar blok (third countries) turun 33% year on year dalam dua bu...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What do the European Steel Association's first-quarter 2026 trade data reveal about the state of. Article summary: The European Steel Association's (EUROFER) first-quarter 2026 trade data depict an EU steel sector under severe strain from collapsing exports, record-low domestic production, and a tectonic shift in trade policy set for. Topic tags: general, general web, user generated, government. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, cha
Data perdagangan kuartal pertama 2026 yang dirilis Asosiasi Baja Eropa (EUROFER) memberikan gambaran suram tentang sektor baja Uni Eropa. Sektor ini sedang mengalami tekanan dahsyat akibat ekspor yang runtuh, produksi dalam negeri yang anjlok ke rekor terendah, dan perubahan besar dalam kebijakan perdagangan yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.
Ekspor baja jadi (finished steel) Uni Eropa ke negara-negara di luar blok (third countries) merosot 33% year-on-year dalam dua bulan pertama tahun 2026 . Penyebab utamanya adalah ketegangan perdagangan global yang masih tinggi dan permintaan internasional yang lemah
. Lima negara tujuan utama yang menyumbang 61% dari total ekspor baja jadi UE adalah Inggris, Turki, Swiss, Amerika Serikat, dan India
.
Total impor baja UE turun 23% year-on-year pada Q1 2026. Impor baja canai (rolled steel) juga turun 17%, dengan penurunan terjadi di segmen baja datar (flat steel, -17%) dan baja panjang (long steel, -19%) . Penurunan ini terjadi setelah lonjakan impor yang sangat tajam sebesar 53% pada Q4 2025, saat para importir berebut mengamankan stok sebelum aturan pengamanan baru berlaku
. Lonjakan di akhir 2025 ini membuat pangsa impor terhadap konsumsi baja UE mencapai rekor 37% pada Q4 2025
.
Ekspor baja UE ke Amerika Serikat mengalami pukulan telak setelah Washington menaikkan tarif impor baja menjadi 50% pada Juni 2025. Dalam tiga kuartal setelah pemberlakuan tarif (Juli 2025 – Maret 2026), ekspor baja UE ke AS turun 34% year-on-year, dari 2,93 juta ton menjadi 1,94 juta ton . Data ini merupakan angka yang dikonfirmasi langsung oleh EUROFER; pemberitaan tentang penurunan 46% dalam satu kuartal tidak didukung oleh sumber yang valid
.
Produksi baja mentah (crude steel) Uni Eropa pada tahun 2025 mencapai titik terendah sepanjang sejarah, yaitu 125,8 juta ton, turun 2,9% year-on-year . Sebagai perbandingan, angka ini sekitar 60 juta ton di bawah tingkat sebelum krisis 2008
. Kapasitas produksi yang terpakai (capacity utilization) hanya berada di kisaran 65,4%, mencerminkan permintaan yang lemah dan proses restrukturisasi industri yang sedang berlangsung.
EUROFER memperkirakan konsumsi baja semu (apparent steel consumption) di Uni Eropa hanya akan tumbuh 0,4% pada tahun 2026, setelah sempat melonjak 4,4% pada tahun 2025 . Pertumbuhan yang lamban ini terutama disebabkan oleh lemahnya sektor otomotif
.
Mulai 1 Juli 2026, Uni Eropa akan memberlakukan regulasi pertahanan perdagangan baja yang baru, menggantikan sistem safeguard yang telah berlaku sejak 2018 . Aturan baru ini, yang telah disetujui oleh Parlemen Eropa pada 19 Mei 2026, membatasi impor bebas tarif hanya sebesar 18,3 juta ton per tahun—pemangkasan 47% dibandingkan jatah tahun 2024
. Untuk impor yang melebihi kuota, akan dikenakan bea masuk sebesar 50% untuk 30 kategori produk baja
. Regulasi ini juga mewajibkan pelacakan asal-usul baja (melt & pour traceability) dan melarang impor baja dari Rusia dan Belarus
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Data perdagangan kuartal pertama 2026 dari Asosiasi Baja Eropa (EUROFER) menunjukkan sektor baja UE dalam tekanan berat akibat runtuhnya ekspor, produksi dalam negeri terendah sepanjang sejarah, dan perubahan kebijaka...
Data perdagangan kuartal pertama 2026 dari Asosiasi Baja Eropa (EUROFER) menunjukkan sektor baja UE dalam tekanan berat akibat runtuhnya ekspor, produksi dalam negeri terendah sepanjang sejarah, dan perubahan kebijaka... Ekspor baja jadi UE ke negara di luar blok (third countries) turun 33% year on year dalam dua bulan pertama 2026, didorong ketegangan perdagangan global dan permintaan internasional yang lemah [6].
Lima negara tujuan utama—Inggris, Turki, Swiss, AS, dan India—menyerap 61% dari total ekspor baja jadi UE [6].
Loading comments...
Comments
0 comments