Apple menaikkan harga Mac, iPad, Vision Pro, dan perangkat rumah pada 25 Juni 2026, dengan kenaikan rata rata $246. Penyebabnya adalah lonjakan harga chip memori dan penyimpanan akibat permintaan dahsyat dari pusat data AI.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What caused Apple to raise prices on Macs, iPads, the Vision Pro, and home devices in June 2026,. Article summary: ## What Caused the Price Hikes. Topic tags: general, general web, news, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pada 25 Juni 2026, Apple secara resmi menaikkan harga di seluruh lini produk Mac, iPad, Vision Pro, dan perangkat rumah pintar secara global . Dalam pernyataan resminya, Apple menyalahkan "kelangkaan chip memori dan penyimpanan yang belum pernah terjadi sebelumnya" akibat permintaan yang meroket dari pusat data kecerdasan buatan (AI)
.
Selama ini, Apple mengaku sudah berusaha menyerap sendiri kenaikan biaya komponen tersebut, tetapi akhirnya tidak bisa lagi melindungi konsumen dari lonjakan harga ini . Harga chip memori dan penyimpanan disebut telah naik hampir dua kali lipat dalam setahun terakhir karena pasokan global tersedot oleh pusat data AI
.
Berikut rincian kenaikan harga di pasar Amerika Serikat (harga di Indonesia bisa berbeda setelah pajak dan bea masuk):
Mac (semua model):
iPad (semua model):
Vision Pro: $3.499 → $3.699 (+$200)
Perangkat Rumah (Apple TV, HomePod): Kenaikan berkisar antara $30 hingga $200 tergantung model dan wilayah .
Rata-rata kenaikan harga di semua produk yang terdampak adalah sekitar $246, dengan beberapa konfigurasi bahkan naik hingga $500 .
Kabar baiknya, Apple tidak menaikkan harga untuk lini iPhone, Apple Watch, dan AirPods . Para analis menilai Apple sengaja melindungi produk andalannya yang menjadi sumber pendapatan utama
. Meski begitu, banyak pihak memperkirakan kenaikan harga iPhone juga tinggal menunggu waktu, kemungkinan besar saat peluncuran model terbaru di musim gugur nanti.
Kenaikan harga ini langsung membuat investor khawatir. Saham Apple ambruk 6% pada hari Kamis, 25 Juni, yang nilainya setara dengan lenyapnya sekitar $250 miliar dari nilai pasar perusahaan .
Tak berhenti di situ, kekhawatiran ini merembet ke pasar Asia pada Jumat, 26 Juni:
Aksi jual ini dipicu oleh ketakutan bahwa kenaikan biaya komponen akan menekan permintaan perangkat konsumen dan berpotensi memperlambat kenaikan harga saham chip memori yang selama ini melonjak berkat AI .
Kisah ini memperlihatkan dua sisi mata uang yang sangat kontras antara perusahaan semikonduktor dan perusahaan elektronik konsumen.
Seorang analis dari Yahoo Finance meringkas situasi ini dengan gamblang: "Investor sedang memberi hadiah kepada Micron karena tekanan pasokan memori global telah mengembalikan kekuatan penetapan harga ke pemasok. Apple, yang turun lebih dari 5% setelah menaikkan harga, menunjukkan sisi lain dari perdagangan itu" .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apple menaikkan harga Mac, iPad, Vision Pro, dan perangkat rumah pada 25 Juni 2026, dengan kenaikan rata rata $246.
Apple menaikkan harga Mac, iPad, Vision Pro, dan perangkat rumah pada 25 Juni 2026, dengan kenaikan rata rata $246. Penyebabnya adalah lonjakan harga chip memori dan penyimpanan akibat permintaan dahsyat dari pusat data AI.
iPhone, Apple Watch, dan AirPods untuk sementara tidak terkena dampak kenaikan harga.