Penting untuk dicatat bahwa NIST sendiri memilih untuk tidak menstandardisasi Classic McEliece pada saat yang sama. NIST menunggu proses ISO selesai untuk kemudian mempertimbangkan pengembangan standar berdasarkan hasil ISO, guna menghindari standar yang tidak kompatibel .
Secara fundamental, RSA dan Classic McEliece berdiri di atas fondasi matematis yang sangat berbeda .
| Aspek | Classic McEliece (Berbasis Kode) | RSA (Teori Bilangan) |
|---|---|---|
| Masalah Sulit (Hard Problem) | Mendekodekan kode linear acak (NP-hard) . Secara spesifik, mencari codeword terdekat dalam suatu kode linear . | Faktorisasi bilangan bulat besar menjadi faktor-faktor primanya . |
| Mekanisme Inti | Mengenkripsi plaintext sebagai codeword dari kode koreksi kesalahan (misalnya, Goppa codes). Penerima yang memiliki kunci privat dapat mendekodekan dan memperbaiki 'kesalahan' yang sengaja ditambahkan saat enkripsi . | Menggunakan modulus publik (hasil kali dua bilangan prima besar) dan eksponen untuk enkripsi. Hanya pemilik kunci privat (yang mengetahui faktor-faktor prima) yang dapat mendekripsinya . |
| Ancaman Kuantum | Kebal terhadap serangan komputer kuantum, karena tidak menggunakan struktur matematis yang bisa dipecahkan oleh algoritma Shor . | Rentan terhadap serangan komputer kuantum karena algoritma Shor dapat memfaktorkan bilangan besar dengan efisien . |
Tabel Perbandingan Detail:
| Aspek | Classic McEliece | RSA |
|---|---|---|
| Ukuran Kunci Publik | Sangat besar: 260 KB hingga 1 MB untuk parameter keamanan yang disarankan NIST . Ini adalah kelemahan utamanya. | Jauh lebih kecil, misalnya 2048-bit (0.25 KB). |
| Ukuran Ciphertext | Kecil . | Setara dengan ukuran modulus (misalnya, 2048-bit atau 0.25 KB). |
| Kinerja | Enkapsulasi dan dekapsulasi cepat. Pembuatan kunci (key generation) lambat . | Beragam tergantung pada ukuran kunci, tetapi secara komputasi lebih berat untuk dekripsi. |
Intinya: RSA rapuh di era kuantum. Classic McEliece, dengan mengandalkan fondasi kode koreksi kesalahan yang berbeda, menawarkan pertahanan yang kuat. Konsekuensinya adalah kunci publik yang sangat besar, tetapi sebagai imbalannya, ia memiliki ukuran ciphertext yang kecil dan rekam jejak keamanan yang luar biasa sejak diperkenalkan pada tahun 1978 .
Terverifikasi: BSI telah menjadi pendukung utama Classic McEliece sejak awal. Dalam Technical Guideline TR-02102-1 versi 2020-01, BSI merekomendasikan FrodoKEM dan Classic McEliece dengan parameter keamanan yang sesuai untuk aplikasi pasca-kuantum . BSI bahkan menyebutnya sebagai pilihan paling konservatif untuk perlindungan kerahasiaan jangka panjang (2021) dan mendukung standardisasi internasionalnya (2022) .
Terverifikasi: NIST menganggap Classic McEliece sebagai kandidat yang sangat aman ("widely regarded as secure") . Namun, karena kekhawatiran tentang ukuran kunci publik yang besar dan minat pengguna yang terbatas, NIST memilih untuk tidak menstandardisasikannya, dan memilih HQC sebagai algoritma berbasis kode alternatif pada tahun 2025 . NIST menyatakan akan meninjau kembali standardisasi Classic McEliece setelah proses ISO selesai .
Tidak terverifikasi dari sumber yang diberikan: Meskipun beberapa sumber dan menyebutkan bahwa Classic McEliece telah diterapkan secara signifikan, termasuk oleh penyedia VPN seperti Mullvad, detail spesifik mengenai timeline, patch openssh-mceliece, atau pengumuman resmi tidak terdapat dalam sumber-sumber yang disediakan. Oleh karena itu, klaim tersebut tidak dapat disajikan sebagai fakta yang terverifikasi berdasarkan kumpulan sumber ini.
Classic McEliece adalah salah satu sistem kripto kunci publik tertua, hampir setua RSA . Namun, selama 47 tahun keberadaannya, sistem ini belum pernah mengalami kerusakan keamanan (security break) yang dramatis, berbeda dengan RSA yang pernah mengalami berbagai serangan . Reputasi ini menjadikannya pilihan yang sangat konservatif dan dapat dipercaya untuk keamanan jangka panjang, bahkan ketika dihadapkan pada komputer kuantum yang sangat kuat .
Penting untuk dicatat bahwa NIST sendiri memilih untuk tidak menstandardisasi Classic McEliece pada saat yang sama. NIST menunggu proses ISO selesai untuk kemudian mempertimbangkan pengembangan standar berdasarkan hasil ISO, guna menghindari standar yang tidak kompatibel .
Secara fundamental, RSA dan Classic McEliece berdiri di atas fondasi matematis yang sangat berbeda .
| Aspek | Classic McEliece (Berbasis Kode) | RSA (Teori Bilangan) |
|---|---|---|
| Masalah Sulit (Hard Problem) | Mendekodekan kode linear acak (NP-hard) . Secara spesifik, mencari codeword terdekat dalam suatu kode linear . | Faktorisasi bilangan bulat besar menjadi faktor-faktor primanya . |
| Mekanisme Inti | Mengenkripsi plaintext sebagai codeword dari kode koreksi kesalahan (misalnya, Goppa codes). Penerima yang memiliki kunci privat dapat mendekodekan dan memperbaiki 'kesalahan' yang sengaja ditambahkan saat enkripsi . | Menggunakan modulus publik (hasil kali dua bilangan prima besar) dan eksponen untuk enkripsi. Hanya pemilik kunci privat (yang mengetahui faktor-faktor prima) yang dapat mendekripsinya . |
| Ancaman Kuantum | Kebal terhadap serangan komputer kuantum, karena tidak menggunakan struktur matematis yang bisa dipecahkan oleh algoritma Shor . | Rentan terhadap serangan komputer kuantum karena algoritma Shor dapat memfaktorkan bilangan besar dengan efisien . |
Tabel Perbandingan Detail:
| Aspek | Classic McEliece | RSA |
|---|---|---|
| Ukuran Kunci Publik | Sangat besar: 260 KB hingga 1 MB untuk parameter keamanan yang disarankan NIST . Ini adalah kelemahan utamanya. | Jauh lebih kecil, misalnya 2048-bit (0.25 KB). |
| Ukuran Ciphertext | Kecil . | Setara dengan ukuran modulus (misalnya, 2048-bit atau 0.25 KB). |
| Kinerja | Enkapsulasi dan dekapsulasi cepat. Pembuatan kunci (key generation) lambat . | Beragam tergantung pada ukuran kunci, tetapi secara komputasi lebih berat untuk dekripsi. |
Intinya: RSA rapuh di era kuantum. Classic McEliece, dengan mengandalkan fondasi kode koreksi kesalahan yang berbeda, menawarkan pertahanan yang kuat. Konsekuensinya adalah kunci publik yang sangat besar, tetapi sebagai imbalannya, ia memiliki ukuran ciphertext yang kecil dan rekam jejak keamanan yang luar biasa sejak diperkenalkan pada tahun 1978 .
Terverifikasi: BSI telah menjadi pendukung utama Classic McEliece sejak awal. Dalam Technical Guideline TR-02102-1 versi 2020-01, BSI merekomendasikan FrodoKEM dan Classic McEliece dengan parameter keamanan yang sesuai untuk aplikasi pasca-kuantum . BSI bahkan menyebutnya sebagai pilihan paling konservatif untuk perlindungan kerahasiaan jangka panjang (2021) dan mendukung standardisasi internasionalnya (2022) .
Terverifikasi: NIST menganggap Classic McEliece sebagai kandidat yang sangat aman ("widely regarded as secure") . Namun, karena kekhawatiran tentang ukuran kunci publik yang besar dan minat pengguna yang terbatas, NIST memilih untuk tidak menstandardisasikannya, dan memilih HQC sebagai algoritma berbasis kode alternatif pada tahun 2025 . NIST menyatakan akan meninjau kembali standardisasi Classic McEliece setelah proses ISO selesai .
Tidak terverifikasi dari sumber yang diberikan: Meskipun beberapa sumber dan menyebutkan bahwa Classic McEliece telah diterapkan secara signifikan, termasuk oleh penyedia VPN seperti Mullvad, detail spesifik mengenai timeline, patch openssh-mceliece, atau pengumuman resmi tidak terdapat dalam sumber-sumber yang disediakan. Oleh karena itu, klaim tersebut tidak dapat disajikan sebagai fakta yang terverifikasi berdasarkan kumpulan sumber ini.
Classic McEliece adalah salah satu sistem kripto kunci publik tertua, hampir setua RSA . Namun, selama 47 tahun keberadaannya, sistem ini belum pernah mengalami kerusakan keamanan (security break) yang dramatis, berbeda dengan RSA yang pernah mengalami berbagai serangan . Reputasi ini menjadikannya pilihan yang sangat konservatif dan dapat dipercaya untuk keamanan jangka panjang, bahkan ketika dihadapkan pada komputer kuantum yang sangat kuat .