Brasil menang 3 0 atas Skotlandia di Hard Rock Stadium pada 24 Juni 2026, memastikan posisi juara Grup C dengan 7 poin dan selisih gol +6, melaju ke babak 32 besar. Vinícius Júnior mencetak dua gol (menit ke 7 dan 45+3) serta Matheus Cunha menambah satu gol (menit ke 60).

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for On June 24, 2026, Brazil defeated Scotland 3-0 at Miami Stadium in a FIFA World Cup 2026 Group C. Article summary: Here is the full verified breakdown of the match and its aftermath.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Brasil memastikan posisi puncak Grup C Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Skotlandia dengan skor telak 3-0 di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada 24 Juni 2026, yang disaksikan 64.478 penonton . Hasil ini mengirim Brasil ke babak 32 besar sebagai juara grup, sementara harapan Skotlandia untuk lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik berada dalam ancaman serius.
Pertandingan praktis selesai dalam 48 menit pertama. Brasil memanfaatkan dua blunder fatal dari bek tengah Skotlandia.
7' — Vinícius Júnior 1-0 (Kesalahan McKenna). Scott McKenna, yang baru pertama kali menjadi starter di turnamen ini, ragu-ragu menguasai bola di kotak penaltinya sendiri. Remaja Brasil, Rayan (19 tahun, menjadi remaja Brasil pertama yang menjadi starter di Piala Dunia sejak 1970 ), merebut bola dari kakinya. Bola jatuh ke Vinícius Júnior yang dengan tenang melewati kiper Angus Gunn dan menceploskannya ke gawang kosong. BBC dan berbagai media menyebutnya sebagai "kesalahan mengerikan"
.
22' — Gol Vinícius Júnior Dianulir (VAR). Vinícius kembali mencetak gol setelah memotong umpan ceroboh Jack Hendry, tetapi wasit César Arturo Ramos membatalkannya setelah tinjauan VAR karena menilai Vinícius telah melanggar Hendry .
45+3' — Vinícius Júnior 2-0. Di masa tambahan waktu babak pertama, Vinícius mencetak gol keduanya dengan sundulan langka, memanfaatkan umpan Bruno Guimarães untuk menggandakan keunggulan Brasil .
60' — Matheus Cunha 3-0. Pada menit ke-60, Matheus Cunha menambah gol ketiga, secara efektif mengakhiri perlawanan Skotlandia dan memastikan posisi puncak grup untuk Brasil .
Penyelamatan Alisson Becker. Kiper Brasil membuat beberapa penyelamatan penting untuk menggagalkan upaya Skotlandia mencetak gol hiburan, menjaga gawang tetap bersih .
Neymar Masuk Sebagai Pemain Pengganti. Neymar masuk pada menit ke-76, menandai penampilan pertamanya di pertandingan kompetitif untuk Brasil setelah pulih dari cedera betis . Ini adalah penampilan Piala Dunia keempatnya secara beruntun.
Brasil dan Maroko melaju ke babak gugur. Skotlandia finis ketiga dengan 3 poin dan selisih gol −3, masih berpeluang sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, namun nasib mereka tergantung hasil laga lain . Haiti finis dasar dengan 0 poin dan tersingkir setelah matchday 2
.
| Pos | Tim | Main | M | S | K | GF | GA | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Brasil (L) | 3 | 2 | 1 | 0 | 7 | 1 | +6 | 7 |
| 2 | Maroko (L) | 3 | 2 | 1 | 0 | 6 | 3 | +3 | 7 |
| 3 | Skotlandia (E) | 3 | 1 | 0 | 2 | 1 | 4 | −3 | 3 |
| 4 | Haiti (E) | 3 | 0 | 0 | 3 | 2 | 8 | −6 | 0 |
Brasil lolos sebagai juara grup berkat selisih gol yang lebih baik (+6 berbanding +3 milik Maroko) dan dijadwalkan menghadapi runner-up Grup F di Houston pada 29 Juni .
Vinícius Júnior mencatatkan sejarah dengan dua golnya ke gawang Skotlandia. Ia menjadi pemain Brasil pertama dalam 24 tahun—dan yang kelima secara keseluruhan—yang mencetak gol di tiga pertandingan fase grup dalam satu Piala Dunia. Ia bergabung dengan Jairzinho (1970), Romário (1994), Ronaldo (2002), dan Rivaldo (2002). Menariknya, setiap pemain Brasil sebelumnya yang mencapai prestasi ini berhasil memenangkan Piala Dunia di tahun yang sama .
The Times of India mencatat bahwa Vinícius "menuliskan namanya dalam sejarah sepak bola Brasil" dengan pencapaian ini . Dengan empat gol di turnamen ini, ia sejajar dengan Erling Haaland (Norwegia) dan Kylian Mbappé (Prancis), tertinggal satu gol dari Lionel Messi (Argentina)
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Brasil menang 3 0 atas Skotlandia di Hard Rock Stadium pada 24 Juni 2026, memastikan posisi juara Grup C dengan 7 poin dan selisih gol +6, melaju ke babak 32 besar.
Brasil menang 3 0 atas Skotlandia di Hard Rock Stadium pada 24 Juni 2026, memastikan posisi juara Grup C dengan 7 poin dan selisih gol +6, melaju ke babak 32 besar. Vinícius Júnior mencetak dua gol (menit ke 7 dan 45+3) serta Matheus Cunha menambah satu gol (menit ke 60).
Vinícius Júnior mencatat sejarah sebagai pemain Brasil kelima yang mencetak gol di setiap pertandingan grup Piala Dunia, setelah Jairzinho, Romário, Ronaldo, dan Rivaldo.
Loading comments...
Comments
0 comments