Pada 22 Juni 2026, EASA mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive 2026 0119 E (berlaku 24 Juni) yang mewajibkan inspeksi khusus segera pada mid spar sayap 16 Airbus A380 produksi awal setelah ditemukan retakan ya... Directive ini berdampak pada 15 pesawat A380 milik Emirates dan 1 milik Qantas, dengan nomor ser...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What urgent airworthiness directive did EASA issue on June 22, 2025, regarding wing cracks found. Article summary: *Note: The correct date is **June 22, 2026**, not 2025.* All sources confirm the directive was issued on 22 June 2026.. Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful a
Pada 22 Juni 2026, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menerbitkan Emergency Airworthiness Directive (EAD) 2026-0119-E, yang berlaku per 24 Juni 2026. Directive ini mewajibkan special detailed inspections (SDI) atau inspeksi detail khusus secara mendesak pada mid-spar sayap (balok struktural di dalam sayap yang menahan beban aerodinamis saat terbang) dari 16 pesawat Airbus A380 produksi awal. Regulator menyimpulkan bahwa retakan yang ditemukan selama inspeksi sebelumnya "dapat membahayakan integritas struktural sayap" .
Directive ini berlaku untuk varian A380-841, A380-842, dan A380-861 dengan 16 nomor seri pabrik (MSN) berikut: 30, 42, 55, 56, 105, 142, 184, 187, 190, 202, 203, 208, 209, 227, 228, dan 234 .
Hanya sebagian kecil dari sekitar 120–130 A380 yang beroperasi di seluruh dunia yang terkena dampak, dan belum ada insiden dalam penerbangan terkait integritas struktural sayap yang tercatat .
Directive mewajibkan special detailed inspections (SDI) pada mid-spar sayap. Batas waktu bervariasi per pesawat:
Jika ditemukan retakan selama inspeksi, operator harus menghubungi Airbus untuk mendapatkan instruksi perbaikan yang disetujui dan menyelesaikan perbaikan sebelum pesawat dapat kembali beroperasi .
Emirates menyatakan akan memulai inspeksi dalam waktu 48 jam sejak directive diterbitkan dan akan mematuhi sepenuhnya. Maskapai ini mengonfirmasi bahwa mereka bekerja sama erat dengan Airbus dan EASA untuk menyelesaikan pemeriksaan yang diperlukan .
Qantas telah mengonfirmasi bahwa satu A380 miliknya yang terdampak akan menjalani inspeksi yang diwajibkan . Tidak ada pernyataan publik lebih lanjut selain kepatuhan yang telah dikeluarkan.
Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) juga telah mendaftarkan directive EASA ini sebagai kebijakan yang berlaku saat ini di Inggris .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 22 Juni 2026, EASA mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive 2026 0119 E (berlaku 24 Juni) yang mewajibkan inspeksi khusus segera pada mid spar sayap 16 Airbus A380 produksi awal setelah ditemukan retakan ya...
Pada 22 Juni 2026, EASA mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive 2026 0119 E (berlaku 24 Juni) yang mewajibkan inspeksi khusus segera pada mid spar sayap 16 Airbus A380 produksi awal setelah ditemukan retakan ya... Directive ini berdampak pada 15 pesawat A380 milik Emirates dan 1 milik Qantas, dengan nomor seri pabrik tertentu yang telah ditetapkan.
Loading comments...
Comments
0 comments