China's LineShine menjadi superkomputer tercepat di dunia dengan 2.198 exaflops, mengejutkan industri karena sama sekali tidak menggunakan GPU — hanya mengandalkan CPU Armv9 buatan sendiri. Meskipun kehilangan posisi nomor 1, NVIDIA semakin menguat: 81% (400 dari 500) superkomputer tercepat dunia menggunakan teknolo...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key highlights from the ISC High Performance 2026 conference regarding Nvidia's domi. Article summary: Here are the key verified highlights from the ISC High Performance 2026 conference (Hamburg, June 22–26, 2026).. Topic tags: general, government, documentation, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it usefu
Konferensi ISC High Performance 2026 di Hamburg, Jerman (22–26 Juni 2026) menjadi saksi beberapa peristiwa besar yang mengubah peta persaingan superkomputer global. China berhasil mencuri perhatian dengan LineShine, superkomputer yang menjadi nomor 1 di dunia tanpa menggunakan satu pun GPU. Meski begitu, NVIDIA masih memegang kendali dengan menguasai 81% dari seluruh sistem di daftar TOP500. Eropa juga mengumumkan ekspansi AI terbesarnya, sementara NVIDIA memamerkan platform generasi terbaru, Vera Rubin.
Daftar TOP500 edisi ke-67 yang dirilis pada 23 Juni 2026 mencatat kejutan besar. LineShine, sistem yang dipasang di Pusat Superkomputer Nasional di Shenzhen (NSCS), China, langsung debut di posisi No. 1, menggeser sistem milik Amerika Serikat, El Capitan . LineShine mencetak 2.198 FP64 exaflops pada benchmark High Performance Linpack (HPL) — menjadikannya sistem pertama dalam sejarah yang mampu mempertahankan performa lebih dari 2 exaflops dalam komputasi presisi ganda
.
Yang paling mengejutkan: LineShine sama sekali tidak menggunakan GPU. Sistem ini hanya menggunakan CPU Armv9 buatan sendiri (prosesor Huawei LX2 dengan 304 inti per prosesor), lengkap dengan chip, jaringan, dan perangkat lunak buatan China . LineShine mengonsumsi daya sebesar 42,22 MW dan menghasilkan efisiensi 52,07 GFLOPS/W — lebih rendah dari El Capitan yang mencapai 60,94 GFLOPS/W
.
Para ahli menilai bahwa pencapaian ini lebih menunjukkan ambisi China untuk mencapai kemandirian di bidang sistem komputasi daripada daya saing AI, karena sistem dengan akselerasi GPU masih lebih unggul untuk beban kerja AI . Selain HPL, LineShine juga memuncaki benchmark HPCG (High-Performance Conjugate Gradient) dengan 22,00 HPCG-Petaflop/s dan HPL-MxP dengan 7,92 exaflops
.
Meskipun kehilangan posisi puncak, kehadiran NVIDIA di daftar TOP500 justru semakin kuat. Teknologi NVIDIA kini digunakan di 81% dari 500 superkomputer tercepat — atau lebih dari 400 sistem . Berikut rincian dari blog resmi NVIDIA
:
Pada 22 Juni 2026, NVIDIA mengumumkan ekspansi superkomputer AI terbesar yang pernah dilakukan di Eropa: 35 sistem AI/HPC baru yang tersebar di 23 negara, dibangun di atas arsitektur Blackwell dan Hopper . Detail penting:
NVIDIA memperkenalkan platform Vera Rubin, sebuah arsitektur superkomputer rak-skalabel yang dirancang untuk menggabungkan simulasi presisi tinggi, AI, dan analitik data. Platform ini memberikan sekitar 7 exaflops performa AI dan 5 petaflops performa presisi ganda (FP64) native . Platform ini ditujukan untuk generasi baru sistem kelas TOP500, menggabungkan mesin presisi ganda berbasis FPGA dengan kemampuan penuh platform CUDA-X dan AI NVIDIA
.
Menurut CEO NVIDIA, Jensen Huang, platform ini dirancang sebagai instrumen ilmiah baru yang mampu mempercepat riset dalam pemodelan iklim, penemuan obat, dan sistem energi .
NVIDIA dan EuroHPC secara eksplisit membingkai ekspansi 35 sistem ini di sekitar riset dekarbonisasi, energi bersih, dan komputasi kuantum . Jalur komputasi kuantum-GPU menjadi tema unggulan konferensi, dengan pusat-pusat Eropa seperti CINECA, Fraunhofer FOKUS, BSC, dan Jülich memperluas infrastruktur kuantum-GPU
. Sistem-sistem ini dirancang untuk mempercepat riset iklim, kesehatan, bioteknologi, pertanian berkelanjutan, dan layanan AI pemerintah
.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
China's LineShine menjadi superkomputer tercepat di dunia dengan 2.198 exaflops, mengejutkan industri karena sama sekali tidak menggunakan GPU — hanya mengandalkan CPU Armv9 buatan sendiri.
China's LineShine menjadi superkomputer tercepat di dunia dengan 2.198 exaflops, mengejutkan industri karena sama sekali tidak menggunakan GPU — hanya mengandalkan CPU Armv9 buatan sendiri. Meskipun kehilangan posisi nomor 1, NVIDIA semakin menguat: 81% (400 dari 500) superkomputer tercepat dunia menggunakan teknologi NVIDIA, dan 90% sistem baru di TOP500 memakai GPU atau jaringan NVIDIA.
Eropa mengumumkan ekspansi AI terbesar dalam sejarah: 35 superkomputer AI baru di 23 negara, melayani lebih dari 3 juta peneliti, dengan total kapasitas 800 AI exaflops.