
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for Why did lithium prices plunge in June 2026, and what is the status of CATL's Jianxiawo lithium mi. Article summary: ## Why Lithium Prices Plunged in June 2026. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Harga lithium karbonat di China ambles tajam pada akhir Juni 2026, jatuh ke CNY 157.000 per ton — level terendah dalam 10 minggu — hampir seluruhnya dipicu oleh spekulasi bahwa tambang Jianxiawo milik CATL bisa beroperasi kembali setelah mendapatkan persetujuan penggunaan lahan . Futures lithium China merosot sekitar 9% dalam dua sesi perdagangan (19–22 Juni) akibat rumor yang belum terverifikasi soal restart tambang tersebut
.
Pergerakan harga ini adalah babak terbaru dari kisah panjang: salah satu tambang lithium terbesar di dunia telah berhenti beroperasi selama hampir setahun, dan setiap sinyal regulasi langsung mengguncang pasar. Mari kita bedah apa yang sebenarnya terjadi, apa artinya, dan hambatan apa yang masih tersisa.
Pemicu langsungnya adalah sebuah dokumen regulasi. Pada 17 Juni 2026, anak perusahaan CATL, Yichun Times New Energy Mining, kembali memperoleh "Surat Pendapat Pra-Tinjauan dan Pemilihan Lokasi Proyek" dari departemen sumber daya alam Provinsi Jiangxi — ini adalah kemajuan regulasi pertama dalam hampir 10 bulan terakhir . Persetujuan awal penggunaan lahan ini berlaku hingga Juni 2029, namun tidak serta merta mengizinkan penambangan. Ini hanyalah langkah prosedural untuk membersihkan aspek perencanaan lahan, bukan pengganti izin tambang resmi
.
Para trader menafsirkan berita ini sebagai tanda bahwa tambang bisa segera beroperasi. Kontrak futures lithium karbonat utama anjlok lebih dari 6% pada 19 Juni saja, dan kerugian kumulatif mencapai sekitar 9% pada 22 Juni .
Penurunan di bulan Juni ini terjadi setelah harga lithium sudah lebih dulu melemah di semester pertama 2026, dari sekitar CNY 76.400/ton di awal tahun menjadi sekitar CNY 58.000/ton di akhir Juni. Penyebabnya adalah kelebihan pasokan dari kapasitas baru di Afrika dan dalam negeri China, pertumbuhan permintaan yang lambat, serta dampak kebijakan tarif .
CATL menghentikan operasi penambangan di Jianxiawo pada 9 Agustus 2025 setelah izin pertambangannya habis. Perusahaan mengumumkan penghentian ini di platform investor pada 11 Agustus 2025 . Langkah ini juga dipandang sebagai upaya untuk membantu mengelola kelebihan kapasitas di sektor ini
.
Pada November 2025, Bloomberg melaporkan bahwa CATL menargetkan untuk memulai kembali tambang pada awal Desember 2025 . Target itu tidak terwujud. Tambang tetap mangkrak hingga pertengahan 2026, memaksa CATL untuk mencari pasokan bijih lithium dari pemasok luar
.
Pada 17 Juni 2026, Departemen Sumber Daya Alam Provinsi Jiangxi menerbitkan izin awal penggunaan lahan dan pemilihan lokasi kepada Yichun Times New Energy Mining (anak perusahaan CATL) untuk proyek Jianxiawo, yang berlaku dari 17 Juni 2026 hingga 17 Juni 2029 .
Catatan penting: Ini adalah izin awal penggunaan lahan, bukan izin tambang. Izin ini membersihkan aspek perencanaan lahan tetapi tidak mengizinkan ekstraksi aktual. Pembaruan izin tambang formal masih tertunda .
Hingga 22 Juni 2026, tidak ada tanggal restart yang dikonfirmasi oleh CATL. Pelaku pasar memperkirakan restart terjadi dalam beberapa minggu atau bulan ke depan jika izin tambang formal menyusul, tetapi ini masih bersifat spekulatif . Beberapa laporan menyebut restart "diperkirakan" terjadi dalam waktu dekat, tetapi CATL belum secara publik berkomitmen pada suatu tanggal
.
Sumber-sumber berbeda dalam menyebutkan kapasitas tambang, tetapi angka yang paling sering dikutip adalah:
Reuters menyebut sekitar 46.000 ton LCE (~3% dari produksi global) ; Fastmarkets menyebut kapasitas tahunan sekitar 65.000 ton
; Investing.com menyebut kapasitas 24.000–36.000 ton (~2–3% dari pasokan global)
. Tambang ini adalah operasi lepidolite (batuan keras) di Yichun, Jiangxi, sebuah wilayah yang memproduksi sekitar 90% lepidolite China
.
Berita ini langsung memukul saham perusahaan tambang lithium di Hong Kong:
Saham lithium global yang lebih luas juga tertekan, meskipun penjualan terparah terkonsentrasi pada saham-saham yang terdaftar di China dan Hong Kong .
Hambatan terbesar yang belum terselesaikan adalah pembaruan izin tambang formal. Izin tambang asli habis pada Agustus 2025, yang menyebabkan penghentian operasi. Izin awal penggunaan lahan adalah langkah prasyarat tetapi tidak menggantikan izin tambang itu sendiri .
Pada akhir 2025, CATL dilaporkan membayar 247 juta yuan untuk biaya hak penambangan, tetapi izin tambang formal belum diberikan . Persetujuan lingkungan dan perencanaan tambahan mungkin diperlukan sebelum operasi penuh dapat dilanjutkan
. CATL sendiri telah mengatakan bahwa mereka "tidak akan dengan mudah menyerah pada proyek ini" dan menggambarkan pembatalan izin sebelumnya sebagai kemungkinan karena "penyesuaian dalam perencanaan proyek" dan bukan pengabaian
.
Anjloknya harga di Juni 2026 menunjukkan betapa sensitifnya pasar lithium terhadap sinyal sisi pasokan dari China. Dengan tambang Jianxiawo yang mewakili sekitar 3% dari pasokan global, bahkan spekulasi restart yang belum terkonfirmasi pun dapat menggerakkan harga secara tajam. Tanggal restart yang sebenarnya — jika dan ketika itu terjadi — bisa menambah tekanan penurunan lebih lanjut pada harga, terutama jika bertepatan dengan pasokan baru dari Afrika dan wilayah lain yang akan online .
Untuk saat ini, pasar terus memantau pembaruan izin tambang formal. Sampai itu terjadi, persetujuan penggunaan lahan di Juni 2026 tetap merupakan langkah prosedural, bukan sinyal restart.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Harga lithium karbonat di China jatuh ke CNY 157.000 per ton pada akhir Juni 2026, level terendah dalam 10 minggu, dipicu spekulasi bahwa tambang Jianxiawo milik CATL akan segera beroperasi kembali setelah mendapatkan...
Harga lithium karbonat di China jatuh ke CNY 157.000 per ton pada akhir Juni 2026, level terendah dalam 10 minggu, dipicu spekulasi bahwa tambang Jianxiawo milik CATL akan segera beroperasi kembali setelah mendapatkan... Futures lithium China turun sekitar 9% dalam dua sesi perdagangan (19 22 Juni 2026) setelah anak perusahaan CATL, Yichun Times New Energy Mining, memperbarui 'Surat Pendapat Pra Tinjauan dan Pemilihan Lokasi Proyek' p...
Tambang Jianxiawo, yang menyumbang sekitar 3% dari pasokan global, telah berhenti beroperasi sejak 9 Agustus 2025 karena izin pertambangannya habis [1][4].