Keluhan resmi ke FIFA. Federasi sepak bola Iran menyiapkan pengaduan resmi ke FIFA tentang pembatasan perjalanan dan visa yang dianggap 'secara signifikan mengganggu' persiapan .
Ghalenoei sangat kritis terhadap kondisi yang dialami timnya:
Dia menyebutnya sebagai "kondisi terburuk yang mungkin terjadi" dan mengatakan tim telah menghabiskan "40 jam di jalan" akibat gangguan perjalanan .
Sebelum laga melawan Belgia, dia mengatakan kondisinya menjadi "bahkan lebih sulit" daripada sebelum laga pembuka melawan Selandia Baru .
Dia mengkritik kurangnya waktu persiapan, dengan menyebut komplikasi visa, gangguan perjalanan, dan persiapan yang terbatas telah menghambat tim .
Setelah dua hasil imbang, Ghalenoei memuji timnya sebagai "prestasi besar" karena berhasil mengamankan poin di tengah keterbatasan. Dia juga mengaku telah diberitahu bahwa pembatasan perjalanan akan dilonggarkan untuk laga pamungkas grup .
Hasil pencarian belum menemukan kutipan langsung dari Jahanbakhsh tentang kondisi tim. Namun, kapten Mehdi Taremi secara terbuka menyatakan bahwa tim menghadapi persiapan yang sulit akibat perang, masalah visa, dan komplikasi perjalanan . Ghalenoei juga menegaskan seluruh skuat terkena dampak yang sama
.
Iran sukses menahan Belgia yang bermain dengan 10 orang di hadapan 70.317 penonton di Stadion SoFi :
Penampilan gemilang Alireza Beiranvand. Kiper Iran melakukan 7 penyelamatan . The Guardian menyebut penyelamatannya pada menit ke-59 sebagai "menakjubkan" dan menjadi momen yang akan dikenang jika Iran lolos ke fase gugur
.
Belgia kehilangan satu pemain. Bek Belgia, Nathan Ngoy, mendapat kartu merah langsung pada menit ke-66 .
Iran gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Meski unggul jumlah pemain, Iran tidak bisa mencetak gol. Gol Mehdi Taremi dianulir .
Klasemen Grup G setelah Matchday 2: Mesir memimpin dengan 4 poin, disusul Iran dan Belgia dengan 2 poin, serta Selandia Baru dengan 1 poin .
Laga terakhir Iran di Grup G adalah melawan pemuncak klasemen, Mesir. Kemenangan akan membawa Iran ke 5 poin dan membuka jalan ke fase gugur—sesuatu yang belum pernah dicapai Iran sepanjang sejarah Piala Dunia . The Guardian mencatat bahwa penyelamatan Beiranvand akan menjadi kenangan manis jika Iran akhirnya lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya
. Ghalenoei juga mengungkapkan bahwa pembatasan perjalanan AS akan dilonggarkan untuk laga ini, sehingga persiapan bisa lebih normal
.
Comments
0 comments