Delegasi Iran walkout dari perundingan di Bürgenstock, Swiss, setelah hanya 80 menit sebagai protes atas ancaman Presiden Trump yang mengatakan akan 'menghajar Iran lagi... Setelah konsultasi dengan mediator Qatar dan Pakistan, delegasi Iran kembali ke meja perundingan dan pembicaraan dilanjutkan hingga larut malam.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Searching with cited sources for What were the key developments and tensions on the first day of the US-Iran peace talks at Switzerland's Bü. Article summary: The first day of US-Iran peace talks at Bürgenstock on June 21, 2026, was marked by a dramatic Iranian walkout triggered by President Trump's threats, a subsequent return to the table, a real-world Strait of Hormuz closu. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Hari pertama perundingan damai AS-Iran di resor Bürgenstock, Swiss, pada 21 Juni 2026, jauh dari kesan awal diplomatik yang biasa. Baru 80 menit perundingan empat pihak dimulai, delegasi Iran langsung keluar ruangan. Mereka kembali beberapa jam kemudian, namun hari itu diwarnai sinyal yang saling bertolak belakang: sengketa nyata di Selat Hormuz, rentetan ancaman dari Presiden Trump di Washington, dan nada diplomatis dari Wakil Presiden JD Vance di meja perundingan. Berikut kronologi dan mengapa ini penting.
Perundingan yang melibatkan AS, Iran, Qatar, dan Pakistan ini terhenti setelah sekitar 80 menit ketika delegasi Iran keluar ruangan . Walkout ini merupakan protes langsung atas peringatan Presiden Trump bahwa AS akan "menghajar Iran lagi... lebih keras!!!" jika Teheran tidak menahan sekutunya di Lebanon
. Kantor berita negara Iran, IRNA, mengonfirmasi bahwa delegasi meninggalkan tempat perundingan sebagai bentuk protes
. Momen ini terekam dalam video dan gambar yang memperlihatkan negosiator Iran menolak jabat tangan dan foto bersama yang direncanakan dengan tim AS
.
Setelah konsultasi dengan mediator, delegasi Iran setuju untuk kembali, dan pembicaraan dilanjutkan . Seorang diplomat senior AS mengonfirmasi bahwa delegasi "bekerja sepanjang malam" untuk mengubah Nota Kesepahaman (MOU) yang rapuh menjadi kesepakatan politik yang lebih luas
. Perundingan tahap pertama ini menyepakati beberapa hal, termasuk tenggat waktu 60 hari untuk finalisasi kesepakatan, pembentukan Komite Tingkat Tinggi untuk mengawasi negosiasi, dan mekanisme komunikasi untuk Selat Hormuz
.
Di luar ruang perundingan, terjadi sengketa sengit terkait Selat Hormuz. Pada Sabtu, 20 Juni, IRGC mengumumkan bahwa Selat Hormuz "ditutup untuk semua kapal" dengan alasan serangan Israel di Lebanon dan dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh AS S. IRGC memperingatkan kapal-kapal untuk tidak mendekati jalur air tersebut
S.
Namun, pemerintah AS secara langsung membantah klaim penutupan ini. Wakil Presiden Vance menyatakan tidak ada bukti selat benar-benar ditutup S. Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa lalu lintas kapal komersial tetap berjalan normal. Data menunjukkan 55 kapal dagang yang membawa hampir 17 juta barel minyak melintasi selat pada Sabtu itu S. Data pelacakan independen dari Lloyd's List Intelligence juga menunjukkan kapal-kapal tetap bergerak di kedua jalur
.
Kontras paling mencolok terlihat dari dua figur kunci AS. Di Bürgenstock, Wakil Presiden JD Vance memimpin delegasi dengan nada diplomatis dan konsiliatif, siap berunding . Namun, pada saat yang sama, Presiden Trump melontarkan ancaman demi ancaman dari Washington. Ia memperingatkan Iran dengan kata-kata kasar, mengatakan, "Kalian tidak akan bisa kembali ke negara kalian" jika selat tidak dibuka
. Ia juga mengancam akan "meledakkan" pembangkit listrik dan jembatan Iran
. Pendekatan dua jalur ini—Vance menawarkan perundingan, Trump mengancam eskalasi—menciptakan ketegangan besar di hari pertama
.
Perundingan ini membahas empat agenda utama: Selat Hormuz, pertempuran di Lebanon (antara Hizbullah dan Israel), program nuklir Iran, dan pelonggaran sanksi . Semua dibahas dalam kerangka MOU yang ditandatangani kedua pihak, yang salah satu poinnya adalah saling "menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan"
. Menariknya, isu nuklir Iran justru tidak dibahas di putaran pertama ini dan baru akan dimulai pada sesi berikutnya
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Delegasi Iran walkout dari perundingan di Bürgenstock, Swiss, setelah hanya 80 menit sebagai protes atas ancaman Presiden Trump yang mengatakan akan 'menghajar Iran lagi...
Delegasi Iran walkout dari perundingan di Bürgenstock, Swiss, setelah hanya 80 menit sebagai protes atas ancaman Presiden Trump yang mengatakan akan 'menghajar Iran lagi... Setelah konsultasi dengan mediator Qatar dan Pakistan, delegasi Iran kembali ke meja perundingan dan pembicaraan dilanjutkan hingga larut malam.
Di luar ruang perundingan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, namun militer AS dan data pelacakan kapal menunjukkan lalu lintas kapal tetap berjalan normal.
Loading comments...
Comments
0 comments