Peringatan ini muncul setelah Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke Moskow, yang memicu janji balas dendam dari Kremlin.
Serangan paling dahsyat yang didokumentasikan terjadi pada malam 1-2 Juni 2026. Rusia meluncurkan serangan gabungan besar-besaran dengan 73 rudal dan 656 drone, menurut Angkatan Udara Ukraina. Serangan ini menargetkan Kyiv, Dnipro, Kharkiv, dan Zaporizhzhia.
Angka korban bervariasi di setiap sumber:
Sebagai respons, Ukraina meningkatkan serangan drone ke target-target di Rusia dan Krimea yang diduduki pada pertengahan Juni.
Pada malam 11-12 Juni 2026, drone Ukraina menyerang Krimea yang diduduki dan beberapa wilayah Rusia. Serangan ini menyebabkan kebakaran di dekat pembangkit listrik tenaga panas di Simferopol, mengganggu pasokan listrik, dan juga menghantam fasilitas kimia.
Pada malam 17-18 Juni 2026, Ukraina meluncurkan apa yang digambarkan sebagai serangan drone terbesar ke Moskow selama perang. Detail penting:
Pada 20 Juni 2026, Ukraina kembali menyerang infrastruktur gas di Krimea, menghantam empat kompresor gas dan sebuah jembatan di Selat Henichesk, sebagai bagian dari kampanye untuk mengganggu logistik Rusia.
Comments
0 comments