John Jumper, peraih Nobel Kimia 2024 dan pencipta AlphaFold, meninggalkan Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic pada 19 Juni 2026 [1][3][6]. Kepergian Jumper terjadi hanya satu hari setelah Noam Shazeer, rekan pemimpin model Gemini Google, hengkang ke OpenAI [1][4][7].

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key details and broader significance of Nobel laureate John Jumper leaving Google DeepMind for Anthropic, including his role as. Article summary: On June 19, 2026, John Jumper — a Nobel Prize-winning chemist and the co-creator of AlphaFold — announced he is leaving Google DeepMind after nearly nine years to join Anthropic [1][3][6]. His departure came just one day. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Pada 19 Juni 2026, John Jumper — seorang kimiawan peraih Nobel sekaligus pencipta bersama AlphaFold — mengumumkan bahwa ia meninggalkan Google DeepMind setelah hampir sembilan tahun untuk bergabung dengan Anthropic . Kepergiannya terjadi sehari setelah Noam Shazeer, rekan pemimpin proyek Gemini Google dan salah satu penulis makalah Transformer, mengumumkan perginya ke OpenAI
. Dua hengkang secara beruntun ini menandai salah satu krisis bakat paling parah dalam sejarah AI Google.
Jumper sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden dan Fellow di Google DeepMind, di mana ia memimpin proyek AlphaFold. Lewat unggahan di X, ia menyatakan: "Setelah hampir 9 tahun, saya memutuskan meninggalkan Google DeepMind dan bergabung dengan Anthropic (setelah mengambil waktu untuk memulihkan diri)" . Jumper dan CEO DeepMind, Demis Hassabis, bersama-sama meraih Nobel Kimia 2024 atas pengembangan AlphaFold — sebuah model AI yang telah memprediksi lebih dari 200 juta struktur protein, secara dramatis mempercepat riset biologi dan medis
. Peran pastinya di Anthropic belum diungkap, namun pada awal 2026 Jumper dikabarkan sedang mengerjakan proyek coding AI; sementara itu, produk unggulan Anthropic, Claude Code, bersaing langsung di ranah tersebut
.
Pada 17–18 Juni 2026, Noam Shazeer — salah satu penulis makalah Transformer "Attention Is All You Need" (2017) dan rekan pemimpin model AI Gemini Google — mengumumkan bahwa ia keluar dari Google untuk bergabung dengan OpenAI . Konteksnya mengejutkan: Google dilaporkan membayar US$2,7 miliar pada tahun 2024 untuk merekrut kembali Shazeer dan timnya dari Character.AI, perusahaan rintisan yang ia dirikan setelah meninggalkan Google pada tahun 2021. Investasi itu bertahan tak sampai dua tahun sebelum ia pergi ke pesaing langsung
. Waktunya pun teramat pahit: Shazeer mengumumkan pada 17–18 Juni; Jumper mengumumkan pada 19 Juni — rentang tiga hari di mana Google kehilangan baik rekan pemimpin Gemini maupun pemimpin AlphaFold peraih Nobel, masing-masing ke OpenAI dan Anthropic
.
Kehilangan dua peneliti AI paling terkemuka di dunia — dalam pekan yang sama, ke kedua pesaing utama — menandakan masalah retensi sistemik di Google, terutama di kalangan ilmuwan elitnya . Para pengamat industri menggambarkan tren ini sebagai "bakat AI papan atas sekarang diburu layaknya agen bebas"
. Perekrutan kembali Shazeer senilai US$2,7 miliar kini menjadi simbol pemborosan modal yang mencolok: meskipun mengeluarkan dana yang belum pernah terjadi sebelumnya, Google gagal mempertahankannya
. Kepergian Jumper menunjukkan bahwa bahkan prestise setingkat Nobel dan masa kerja hampir satu dekade pun tak lagi cukup menjadi jangkar loyalitas.
Anthropic kini memiliki seorang peraih Nobel dengan keahlian mendalam dalam pelipatan protein yang bisa mengaplikasikan AI pada biologi, penemuan obat, atau coding. OpenAI mendapatkan seorang arsitek Transformer yang memimpin model AI konsumen paling penting Google, Gemini. Kedua startup kini memiliki arsitek kunci dari pencapaian paling gemilang Google . Google memang masih menyimpan Demis Hassabis (CEO DeepMind dan sesama peraih Nobel) serta segudang bakat AI lainnya, ditambah infrastruktur komputasi dan data yang tak tertandingi. Namun, efek sinyal dari kepergian ini — dua nama paling disanjung dalam AI memilih startup dibanding Google — bisa mempercepat arus keluar bakat yang lebih sulit dibalikkan daripada sekadar satu peristiwa perpisahan.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
John Jumper, peraih Nobel Kimia 2024 dan pencipta AlphaFold, meninggalkan Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic pada 19 Juni 2026 [1][3][6].
John Jumper, peraih Nobel Kimia 2024 dan pencipta AlphaFold, meninggalkan Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic pada 19 Juni 2026 [1][3][6]. Kepergian Jumper terjadi hanya satu hari setelah Noam Shazeer, rekan pemimpin model Gemini Google, hengkang ke OpenAI [1][4][7].
Kedua kepergian ini menunjukkan krisis retensi bakat terbesar dalam sejarah AI Google, di mana bakat bakat papan atas kini lebih memilih startup AI daripada raksasa teknologi [1][8][13].