Jajak pendapat INDSR Mei 2026 terhadap 1.127 warga Taiwan menemukan 44,9% memilih memperkuat pertahanan mandiri sebagai pendekatan paling penting untuk menjaga keamanan pulau dan perdamaian lintas Selat Taiwan, jauh d... 29,7% responden memilih menunjukkan itikad baik ke China daratan, sementara hanya 11,8% yang men...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: According to a May 2026 survey by Taiwan's Institute for National Defence and Security Research of 1,127 residents, what were the preference. Article summary: The SCMP article provides the figures for the survey you asked about. Here is the breakdown:. Topic tags: general, education, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidenc
Ketika ditanya apa yang paling penting bagi keamanan Taiwan dan perdamaian lintas Selat Taiwan, publik memberikan jawaban yang jelas: kemandirian.
Sebuah survei pada Mei 2026 yang dilakukan oleh Institute for National Defence and Security Research (INDSR) — lembaga riset yang didanai pemerintah Taiwan — menjaring 1.127 warga Taiwan dewasa antara 28 dan 31 Mei 2026. Survei ini ditugaskan oleh INDSR dan dilaksanakan oleh Election Study Center di National Chengchi University. Responden diminta memilih satu pendekatan terpenting untuk menjaga keamanan pulau dan perdamaian lintas selat. Margin of error survei ini ±2,92 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95%.
Hampir separuh responden — 44,9% — memilih "memperkuat kemampuan pertahanan mandiri" sebagai pendekatan paling penting. Angka ini lebih besar dari gabungan dua opsi berikutnya. INDSR mencatat bahwa hasil ini menunjukkan pandangan publik yang menganggap "peningkatan kapasitas pertahanan sendiri sebagai fondasi utama menjaga keamanan dan perdamaian, bukan mengutamakan kerja sama eksternal atau perbaikan hubungan lintas selat."
Opsi terpopuler kedua adalah "menunjukkan itikad baik kepada China daratan," dipilih oleh 29,7% responden. Di posisi ketiga, "memperdalam kerja sama dengan AS" hanya mendapat 11,8% dukungan. Artinya, warga Taiwan menilai menunjukkan itikad baik ke daratan 2,5 kali lebih penting daripada memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat.
Sisanya memilih "lainnya," "tidak tahu," atau tidak menjawab.
Waktu pelaksanaan survei ini penting. Survei dilakukan tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengunjungi Beijing pada Mei 2026 — konteks yang kemungkinan memperkuat kekhawatiran tentang diplomasi negara besar dan posisi Taiwan di dalamnya. Analisis terpisah oleh The Diplomat menemukan bahwa banyak warga Taiwan khawatir kepentingan mereka bisa "diabaikan atau dikorbankan" saat Washington dan Beijing berupaya menstabilkan hubungan bilateral.
Sentimen ini menjelaskan mengapa pertahanan mandiri — pendekatan yang tidak bergantung pada kerja sama AS maupun itikad baik Beijing — mendapat dukungan terluas.
Temuan INDSR sejalan dengan hasil survei lain. Sebuah jajak pendapat Mainland Affairs Council (MAC) pada Mei 2026 terhadap 1.073 responden menemukan bahwa 85,6% mendukung pernyataan bahwa "hal terpenting bagi Taiwan saat ini adalah menjaga perdamaian dan stabilitas lintas Selat Taiwan." Kedua survei menangkap publik yang mengutamakan stabilitas, namun melihat pertahanan mandiri sebagai jalur paling dapat diandalkan untuk mencapainya.
Jajak pendapat sebelumnya dari Chicago Council on Global Affairs dan Taiwan National Defense Surveys pada 2024 dan 2025 menunjukkan mayoritas di Taiwan dan AS menganggap kebangkitan China sebagai "ancaman kritis" dan lebih memilih mempertahankan status quo lintas selat. Siklus survei 2025 juga mencatat 63,9% warga Taiwan melihat "ambisi teritorial China" sebagai ancaman serius.
Survei INDSR 2026 melukiskan gambaran publik Taiwan yang mengutamakan kemandirian di atas segalanya. Meskipun minoritas signifikan percaya menunjukkan itikad baik ke China daratan dapat membantu, dan kelompok yang lebih kecil lagi mendukung hubungan lebih erat dengan AS, preferensi dominan tetap jelas: perkuat pertahanan sendiri sebagai penjamin utama keamanan dan perdamaian.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Jajak pendapat INDSR Mei 2026 terhadap 1.127 warga Taiwan menemukan 44,9% memilih memperkuat pertahanan mandiri sebagai pendekatan paling penting untuk menjaga keamanan pulau dan perdamaian lintas Selat Taiwan, jauh d...
Jajak pendapat INDSR Mei 2026 terhadap 1.127 warga Taiwan menemukan 44,9% memilih memperkuat pertahanan mandiri sebagai pendekatan paling penting untuk menjaga keamanan pulau dan perdamaian lintas Selat Taiwan, jauh d... 29,7% responden memilih menunjukkan itikad baik ke China daratan, sementara hanya 11,8% yang mendukung memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat — angka ini 2,5 kali lebih kecil dibanding opsi itikad baik.
Survei dilakukan tak lama setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing pada Mei 2026, memicu kekhawatiran bahwa kepentingan Taiwan bisa diabaikan dalam diplomasi AS China.