European Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin pada 11 Juni 2026, menjadi 2,25% [1][5]. Ini adalah kenaikan pertama ECB dalam tiga tahun, didorong langsung oleh inflasi akibat perang di Timur Tengah dan lonjakan harga energi [1][7][10].
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Which central banks recently changed interest rates due to war-driven inflation, what were their specific rate decisions, and what actions d. Article summary: Here is a concise summary based on current evidence from 2025–2026.. Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Berikut adalah ringkasan berdasarkan bukti terkini dari tahun 2025–2026.
European Central Bank (ECB) — Yang paling menonjol. Pada 11 Juni 2026, ECB menaikkan tiga suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin, menaikkan suku bunga simpanan (deposit facility rate) dari 2,00% menjadi 2,25% . Ini adalah kenaikan suku bunga pertama ECB dalam hampir tiga tahun, yang secara eksplisit didorong oleh inflasi akibat perang di Timur Tengah (Iran) dan melonjaknya harga energi
.
Bank of Japan — Juga menaikkan suku bunga, sejalan dengan laporan dari berbagai bank sentral yang memperketat kebijakan sebagai respons terhadap lonjakan inflasi akibat perang Iran .
Reserve Bank of Australia — Menaikkan suku bunga tunai (cash rate) untuk bulan kedua berturut-turut pada Maret 2026 menjadi 4,1%, dengan alasan tekanan inflasi .
Federal Reserve (AS) — Telah memberi sinyal akan potensi kenaikan suku bunga di bawah pimpinan baru Kevin Warsh karena risiko inflasi yang meningkat akibat konflik, namun belum ada langkah nyata hingga pertengahan Juni 2026 .
Bank of England — Menahan suku bunga Bank (Bank Rate) di 3,75% pada Juni 2026, dengan catatan bahwa inflasi (2,8%) diperkirakan akan naik lagi karena efek domino harga energi . BoE sebelumnya telah memangkas suku bunga tetapi kini memilih wait and see.
Kesimpulan: Di antara ketiganya, hanya ECB yang benar-benar telah menaikkan suku bunga sebagai respons terhadap guncangan harga energi Timur Tengah. SNB dan CBC Taiwan sama-sama bertahan, dengan alasan prospek ekonomi yang tidak pasti dan penilaian bahwa inflasi yang didorong energi bersifat sementara atau masih terkendali untuk saat ini.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
European Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin pada 11 Juni 2026, menjadi 2,25% [1][5].
European Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin pada 11 Juni 2026, menjadi 2,25% [1][5]. Ini adalah kenaikan pertama ECB dalam tiga tahun, didorong langsung oleh inflasi akibat perang di Timur Tengah dan lonjakan harga energi [1][7][10].
Bank Sentral Swiss (SNB) mempertahankan suku bunga di 0% pada pertemuan 18 Juni 2026, menahan laju Franc Swiss yang menguat [13][15].