Kritik utama Israel berpusat pada enam hal:
Teks yang dipublikasikan dan berbagai laporan mengenai kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah manfaat bagi Iran berlaku segera, sedangkan persoalan paling sensitif diserahkan untuk perundingan lanjutan .
Al Jazeera melaporkan bahwa MoU ditandatangani secara elektronik oleh kedua pihak. Kesepakatan itu memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai pembukaan Selat Hormuz secara bertahap. Dalam skema tersebut, AS juga mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran .
Dalam analisis perbandingan, Al Jazeera menilai MoU 2026 berbeda tajam dari JCPOA 2015—kesepakatan nuklir yang mengharuskan Iran mengurangi persediaan uranium yang diperkaya, membatasi tingkat pengayaan, dan menerima inspeksi ketat sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi secara bertahap .
Al Jazeera juga melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Iran pada awalnya menyebut pernyataan Trump sebagai “spekulasi”, sebelum kemudian mengonfirmasi bahwa dokumen tersebut telah ditandatangani secara elektronik .
Perbedaan antara kedua kerangka tersebut menjadi salah satu alasan utama kritik terhadap MoU baru. JCPOA menetapkan batas persediaan uranium yang diperkaya hingga 300 kilogram, membatasi pengayaan pada 3,67 persen, dan menerapkan rezim inspeksi Badan Tenaga Atom Internasional atau IAEA .
Sebaliknya, MoU 2026 hanya memuat komitmen umum agar Iran tidak memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir. Dokumen itu tidak mencantumkan batas pengayaan, kewajiban mengurangi persediaan uranium, atau sistem inspeksi yang sebanding. Rincian terkait material nuklir diserahkan kepada perundingan berikutnya .
Karena itu, para pengkritik melihat kesepakatan tersebut sebagai pertukaran yang timpang: Iran memperoleh keringanan sanksi, peluang memulihkan ekspor minyak, dan legitimasi diplomatik lebih dulu, sementara konsesi nuklir yang tidak dapat dibatalkan belum dipastikan .
Periode perundingan 60 hari dimulai setelah penandatanganan pada 17 Juni. Pembicaraan dijadwalkan berlangsung di Swiss dan harus membahas masa depan material nuklir yang diperkaya melalui mekanisme yang disepakati bersama .
Namun, MoU tersebut belum menjelaskan secara rinci apa yang terjadi jika perundingan gagal atau salah satu pihak tidak memenuhi komitmennya. Inilah sebabnya Israel dan para pengkritik lain menilai Iran telah menerima manfaat utama—keringanan sanksi dan penghentian tekanan—tanpa menyerahkan sesuatu yang bersifat permanen .